Bukan Wanita Malam

Bukan Wanita Malam
Bersama


__ADS_3

Kegiatan Hanna dan Hans pun berlangsung dengan lancar . Hanna merasakan kepuassan yang tidak ia terima dari mantan suaminya.


Satu teriakan panjang berbunyi


" Akkkkh i love you Om " terus mengiang-ngiang ditelinga Om Hans .


satu kepuasan tersendiri sang istri tergila-gila pada permainannya.


Setelah mandi dan memasukan perlengkapannya ke dalam koper Hanna dan Om Hans keluar menuju mansion.


Mereka disambut dengan senyum penuh arti oleh semuanya yang sedang berkumpul.


" Oh cucu - cucu Oma sekarang bertambah banyak." Oma memeluk Hanna dan Om Hans.


" Bagaimana Hans ? " Ledek Om Alex diiringi tawa Oma dan om Jerry


" WOW " Om Hans merebahkan dirinya di sofa,hanya itu yang keluar dari mulut Om Hans.


" Lelah Hans ? " Tanya Oma .


Hans mengangguk dan malah ditertawai .


" Sudah tua Oma, susah mengimbangi Hanna " Om Alex yang Bar-bar itu menyahut dan dilempar jeruk yang ada di depan Om Hans.


" Sayang langsung ke kamar , kamu nanti malah dengar ocehan laknat dari para single man ini " Om Hans mencium kening Hanna .Hanna mengangguk.


" Tolong Anter Vin " Ujar Om Hans ke Vinna.


Vinna mengangguk dan lalu membawa koper Hanna.


" Gimana Han, Om gue keren gak ? " Vinna cekikikan .


" Banget , Kalau kata Om Hans wow lah pokoknya " Hanna tersenyum senang .


" Syukurlah Lo bahagia sama Om Hans , Tadinya Lo mau gue jodohin sama papa gue Vin dulu " Vinna mengenang masa ulang tahunnya beberapa tahun lalu.


" Oh ya ? gue jadi mama Lo dong " Hanna tertawa sambil menutup mulutnya.


" Lah sekarang aja Lo jadi Tante gue ini " Vinna mengingatkan kalau Hanna pun saat ini menjadi istri Om nya.


" Wah iya ya," Hanna tertawa. Timbul terharu dari diri Vinna. Akhirnya sang sahabat bahagia.


" Gue panggil Lo Tante dong " Vinna meledek Hanna.


" Tante girang " Hanna menyahut dan sampailah di kamar Om Hans yang sudah dihias bak kamar pengantin.


" Hihi siapa yang hias ini ,Kamar maskulin jadi begini " Hanna cekikikan sambil masuk ke kamar nya dan Om Hans mulai saat ini.


" Gue,Oma, sama ada EO yang Oma panggil khusus hias nih kamar " Vinna ikutan tertawa


" Moga cepet jadi sepupu kecil gue disini " Vinna menyentuh perut Hanna dan mengusapnya.


" Aamiin " Keduanya mengaminkan bersama .


" Ya udah Lo istirahat dulu sana , kan lelah abis perang-perangan sama Om Hans " Ledek Vinna.


" Gue sayang banget Vin mau tidurin nih kasur. Berantakan nanti " Hanna melihat ke arah ranjangnya yang penuh bunga.

__ADS_1


" Iya juga ya " Vinna tertawa.


" Pengen makan salad buah aja deh Vin seger kayaknya. Buat yuk " ajak Hanna .


" Ayok deh, padahal Lo disuruh istirahat " ucap Vinna.


" Kan Oma dikit lagi pulang, jadi biar aja kita sekalian Anter. eh iya Adek gue mana ya Vin ga kelihatan " tanya Hanna.


" Lagi ngobrol sama Papa gue perihal kerjaan katanya sih "


" Oh " Hanna mengangguk-angguk.


Mereka turun kembali dan dilihat oleh Oma Hans.


" koq turun sayang ? " Om Hans menghampiri.


" Pengen salad buah Om " jawab Hanna.


" Loh koq manggilnya masih Om Sih " Oma mengernyitkan dahinya.


Hanna hanya Cengir kuda. " Biarin aja Oma, suka-suka Hanna aja pelan-pelan juga pasti berubah " Om Hans membela sang istri.


" Ya sudah yang penting kalian bahagia " Ujar Oma..


" Jordan siap-siap ya dua jam lagi kita berangkat setelah makan siang " Oma menghampiri Jordan dan Jordan mengangguk hormat.


Hanna pun membuat salad buah kesukaannya dan memakannya di meja makan bersama Vinna.


Sedang Oma dan yang lainnya terlihat obrolan tentang bisnis.


***


Om Hans yang berjanji mengajak Riki dan Riko untuk memilih antara apartemen atau Rumah pun memenuhi janjinya.


Kini Riki dan Riko di bawa ke apartemen mewah milik Om Hans. mereka .melihat-lihat ke dalam.


Setelah satu jam disana , mereka dibawa Om Hans ke salah satu perumahan punya Om Hans.


Riki dan Riko sepertinya menyetujui kalau mereka lebih memilih rumah saja agar ada suasana segar di dalamnya. karena rumah itu banyak sekali tanaman membuat mata segar memandang saat sedang penat-penatnya.


Dan mulai besok. Riki dan Riko akan pindah ke salah satu rumah Om Hans itu.


Mereka mengucapkan terima kasih dan terharu atas kebaikan-kebaikan yang Om Hans berikan.


Untuk pekerjaaan, salah satu dari mereka akan bekerja di Kantor Om Hans yaitu Riki.


Dan Riko bekerja di kantor Om Juna.Papa Vina.


...


Malam ini adalah malam kedua untuk Hans dan Hanna tapi karena ada para single man yang mengganggu mereka, mereka tidak melakukan penyatuan malam ini membuat Om Hans kesal.


Sepanjang malam Om Hans hanya menggerutu melihat sang istri sudah terlelap mengenakan lingerie. Padahal Hanna sudah siap dari tadi untuk melayani Om Hans..Tapi Om Hans tak kunjung datang Hanna pun tertidur.


***


Pagi Hari Hanna melihat sang suami tidur membelakanginya.

__ADS_1


" Om.. " Panggil Hanna.


Tapi Om Hans tidak bangun.


Hanna berinisiatif mendekat dan memeluk suaminya itu.


" Sayang.. " panggil Hanna ditelinga Om Hans.


Om Hans agak bergeming dan membalikan badannya .


" Hmm tadi aku dipanggil apa " Om Hans berucap sambil matanya tetap terpejam.


" Mas.. " Bisik Hanna lagi membuat tubuh sang suami meremang.


Om Hans membuka matanya lalu menatap Hanna.


" Tadi panggil apa ? " Wajah tampan itu sempurna setelah kelopak matanya terbuka dan menampilkan bola mata berwarna coklat .


" Om Hans " ujar Hanna senyum senyum.


" Bukan itu, yang pertama apa " Om Hans bertanya lagi.


" Om Hans " Ujar Hanna menggoda sang suami.


" Ini sih minta diajak perang sama rudal aku ya hmm " Hanna pun dikukung oleh Om Hans. diciumi sekujur tubuhnya ,dan agak lama dibagian pangkal paha .


Om Hans makin dibuat takjub melihatnya karena Hanna sangat konsen sekali untuk perawatan tubuh khususnya di sekitaran intinya.


Bagaimana tidak, pagi hari begini tetap tercium wangi dan menggetarkan jiwa Om Hans.


Tanpa permisi, gaya kesukaan Hanna pun terjadi lagi. Om Hans dengan rakusnya menjilatii dan menyesap inti Hanna hingga Hanna mengeluarkan suara khass nya .


" Akhhh Mas.. " Hanna meremat rambut Om Hans karena kenikmatan tiada Tara itu.


Senyum terukir dari bibir Om Hans.


" Dan ini spesial untuk kamu sayang " tubuh Hanna diangkat dan dibiarkan berada diatas Om Hans.


Hans mengangkat pinggul Hanna " Ayo mainkan sayang "


Hanna menggoyangkan pinggulnya membuat sang suami mabuk kepayang.


" Mas aku lagi ya .. Akhh mas Hans . " Om Hans tersenyum Hanna terus memanggil namanya dengan indah.


Disesap buah yang menggantung itu dan Hanna pun ingin lagi dan lagi.


Posisi Hanna kini dibawah dan Om Hans diatasnya .Om Hans terus menggempur Hanna dengan rudalnya .


" Mas Aku mau sampai lagi akhhh Mass... "


" Bersama sayangku Aakhhhh "


Keduanya mengerang dengan indah bersaman dengan reder yang basah.


***


Jangan lupa ritualnya ya 😘

__ADS_1


__ADS_2