Calon Istriku Ketua Geng Jabrik

Calon Istriku Ketua Geng Jabrik
[MASIH TAHAP REVISI]


__ADS_3

Brand fashion Daniell Fenderck adalah label pakaian wanita eklektik dengan pandangan global, desain yang asik dan mencolok telah menarik perhatian kalangan kelas berat, berkolaborasi dengan pabrik di Irlandia, Inggris, Itali dan Jepang Daniell Fenderick mampu menciptakan kain nya sendiri, hal ini tak lepas dari campur tangan putra ke dua dari Daniell Fenderick, yang terkenal di bidang bisnis yang sangat jenius itu, bahkan di usia muda nama nya sudah di pertimbangkan di ranah internasional, menjadi kebangaan tuan Fenderick sendiri.


Malam itu Eca sangat anggun dengan dress hitam yang membentuk lekuk pinggang nya, dia mengunakan perhiasan mahal yang membalut leher jenjang nya dengan rambut yang terurai panjang, wajah teduh itu memberikan kesal elegan yang membuat Eca berbeda dengan dirinya yang biasa, Eca meminta untuk tidak mencolok atas dandanan nya, jadi polesan make up yang tipis memancarkan ke alamian yang ada ditubuh indah gadis itu, begitu juga dengan Brian, setelan yang dikenakan nya mungkin bisa membeli satu rumah mewah di Indonesia.


Seketika notifikasi dari mama menyadarkan Eca untuk tidak berlama-lama di kamar hotel dan sesegera mungkin menuju ke tempat acara, salah satu Hotel mewah di Dublin tersebut menjadi tempat berlangsung nya acara malam ini, Eca dan Brian berjalan menuju tempat tersebut mengunakan mobil yang disediakan mama, kaki jenjang yang indah itu menjulur ke luar hingga menyentuh aspal, karpet merah yang terbentang sepanjang jalan hingga memasuki ruangan menunjukan arah bahwa harus di lewati Eca, namun kilau cahaya dari kamera wartawan yang memotret perjalan mereka sedikit menganggu, membuat Eca begitu gugup menghadapi nya.


Dirinya masih saja mematung menatap kamera yang berkilauan memotret diri nya, namun tanpa sadari Brian menekuk tangan nya sembari mengajak kakak kandung nya itu untuk bergandeng tangan, tentu saja Eca tertegun memandang ke arah Brian, selama ini dia lah yang selalu mengenggam tangan adik nya, namun bocah itu sudah dewasa dan tinggi nya melampaui Eca.


Mereka berdua berjalan dengan elegan, hingga kedipan kamera tak henti memotrot sampai membuat Eca semakin risih, brian yang mengerti pribadin kakak nya itu mencoba tenang dengan tersenyuman. agar tidak ada yang menyadari betapa tegang nya seorang Alizafayrani Jaya.


Ditengah langkah yang pasti Eca hanya terfikir ,cepat sekali anak itu tumbuh rasanya baru kemarin dia yang mengandeng tangan Brian saat berjalan di karpet merah, sekarang diri nya yang dituntun bocah ingusan tersebut, tentu saja ada kebangaan tersendiri melihat kedewasaan Brian, yang mempu melindungi diri nya.


Eca akirnya memasuki ruangan setelah melakukan verifikasi undangan, tanpa sadar paman Lee yang sudah duduk di bangku VVIP sejajar dengan mama dan papa menyapa dua keponakan nya dengan tersenyuman manis.


"hallo sayang, paman merindukan mu" sembari mencium pipi kanan dan kiri Eca bergantian dengan Brian, tentu saja dua anak itu membalas kecupan paman nya. beberapa saat Eca memindahkan tubuh nya menghadap ke arah mama.

__ADS_1


Membuat wanita itu menghampiri anak nya sembari memeluk hangat Eca dan Brian, diamemberikan ciuman manis di pipi kiri dan kanan nya, brian pun membalas pelukan itu dari orang tua nya, hingga berakit di pelukan papa.


Eca mencium lembut pipi papa nya, di susul dengan kecupan sayang di kening Eca dari ayah nya, setelah selesai mereka semua menempatkan diri di kursi masing-masing, jika tidak karna kesempatan seperti ini Eca dan Brian tak akan merasakan moment kehangatan keluarga Jaya.


Acaran pun di mulai, beberapa wanita cantik berjalan dengan anggun dan elegan dihadapan tamu, sembari memamerkan pakaian yang mereka kenakan dengan brand terbaru. pakaian yang begitu santai namun nuansa yang elegan, membuat Eca begitu menginginkan nya, padahal dirinya bukan penikmat fashion tapi untuk beberapa hal Eca dapat mengerti untuk mendefenisikan keindahan nya.


Di atas catwalk mereka berjalan bergantian hingga selesai, tiap orang menonjolkan keindahan dari baju yang di kenakan, begitu banyak nya kamera ponsel yang merekam kejadian, bahkan banyak sekali tepuk tangan yang berdatangan, hingga acara puncak, datanglah seseorang yang keluar dari arah samping panggung dengan beberapa bunga yang terangkai indah ditangan nya, pria berbahu bidang yang mengunakan setelan jas yang rapi itu adalah putra ke dua dari Daniell Fenderck.


Perlahan lampu panggung itu hanya tertuju ke arah nya, membuat seisi studio menjadikan kan dia pusat perhatian, betapa terkejutnya Eca saat orang berpengaruh yang merancang Brand ternama dikalangan kelas atas adalah Ken, seseorang kakak kelas yang menyebalkan untuk dirinya, Pria itu memeprkenalkan dirinya sebagai Ken Fenderick anak kedua dari Daniell fenderick dan kakak kandung dari Aldo Fenderick.


" kakak. kakak kenapa? apa kau baik baik saja? " tanya nya dengan cemas, mendengar hal itu Eca hanya terdiam kearah Ken yang begitu ramah mengucapkan terimakasih ke arah penonton


"aku baik" tutur nya, sambil menepuk tangan Brian untuk menenangkan raut wajag bocah itu


Dengan semua hal yang ada di hadapan nya, tentu saja Eca tidak menyangka, bagaimana bisa ini terjadi, dia masih tidak percaya dengan keadaan yang di alami nya, bagaimana bisa Aldo fenderick menjadi saudara nya, sudah jelas mereka berbeda karakter, sementara logika Eca masih mempertanyakan tapi mata nya tak henti memperhatikan Ken, tanpa sadar mata mereka saling bertemu, dan Eca yakin betul Ken menatap dirinya, namun pria itu seolah baik-baik saja untuk itu.

__ADS_1


Situasi ini semakin membingungkan untuk Eca, logika nya tak sampai lagi untuk berfikir jernih, Eca butuh bertanya kepada seseorang, dia melirik ke arah sampimg namun mama yang kala itu sibuk berdiskusi dengan papa rasanya tidak mungkin di ganggu.


"Paman Lee" panggil Eca dengan nada pelan, seketika menganti tempat duduk nya dengan Brian, sebab paman Lee duduk disamping Brian kala itu


" apa ca? " tanya Paman Lee dengan wajah datar nya


"Paman apakah dia anak tuan Daniell Fenderick? " tanya Eca dengan raut wajah serius


"iyaa, dia anak kedua dari Daniell Fenderick, dia tidak memiliki latar belakang pendidikan bisnis, tapi dia mahir dalam berbisnis, bahkan di beberapa negara dia disegani sebagai pesaing, sebab beberapa Brand yang dikeluarkan nya selalu menjadi brand kelas atas serta tidak memgecewakan.orang bilang jiwa bisnis orang tuanya mengalir didarah nya karna itulah dia sekarang terkenal menjadi pengusaha muda yang tergolong sukses di tingkat internasional" jelas paman Lee kepada Eca, seketika fikiran gadis itu menerawang kemana-mana, pantas saja caranya bicara ada karismatik sendiri yang membuat Eca terpikat.


" apa kau mau dijodoh kan dengan dia?" celetuk paman Lee kepada gadis yang linglung tersebut, sontak membuat Eca kaget dan bertiak sedikit keras


"Tidak! apa-apaan perjodoh itu, tidak paman! aku tidak mau" singkat Eca dengan tegas


" hahaha kenapa muka mu memerah sayang"

__ADS_1


godanya kepada nya ke arah Eca penuh dengan kekehan.


__ADS_2