
Jaya mengendong tubuh istri nya ala Bride Style, dia menatap sendu dua bola mata istri nya yang indah, Jaya merasakan nya dengan penuh kehagatan, bahkan dia menjatuhkan tubuh Adellia secara perlahan, hingga Jaya membaringkan istri nya di ranjang, bahkan dirinya menataap lekat kedua bola mata yang begitu dirindukan nya selama ini, Jaya merapikan rambut Adellia untuk disisipkan ke arah samping, bahkan membuat Adelia mengeliat karna geli, melihaat respon tersebut, membuat Jaya merasa senang, bahkan birahi nya terhidupkan hanya dengan geliat yang ditampilkan istri nya
“Di usia seperti ini, tubuh mu masih sensitif sayang” bisik nya sembari menyosor bagian telingan Adellia, membuat wanita ini mengeliat merasakan geli di sekujur tubuh nya
“Akkhhh….ahhh” desahan itu lolos dari bibir istri nya, membuat Jaya semakin tak kuasa mempercepat gerakan nya, hingga Adellia tanpa segan mengerang di tengah ruang kamar yang jarang mereka tidurkan.
Wangi rambut istri nya itu membuat Jaya tak habis pikir ada wanita yang membuat nya jatuh cinta bertubi-tubi hanya mencium wangi dari tubuh nya, dengan lembut Jaya mengenduskan nafasnya di permukaan kulit tipis Adellia, dia mengkecup bibir istrinya dengan penuh rindu dan sayang, bagaimana tidak selama lima belas tahun Jaya menahan hasrat nya untuk membiarkaan istri nya menemukan jati diri.
Dan sekarang Jaya akan menjadikan puncak atas kerinduaan nya, tidak peduli bagaimana hasil nya dan tidak peduli apa yang difikirkan Adellia, Jaya tidak akan melepaskan kesempatan yang diberika kepada nya.
Bibir ranum itu lagi-lagi membuat candu yang tidak bisa dilepaskan saat di cumbu, Jaya menghabisi semua permukaan bibir istri nya, hingga Adellia memejamkan mata menerima nya, Adellia tidak bisa melakukan apapun selain batin nya yang memberikan penerimaan atas apa yang dilakukan oleh suami nya, bahkaan akal sehat nya hilang begitu saja atas tindakan Jaya, dia hanya berfikir tidak apa-apa melakukan ini sebab Jaya masih suami sah di atas kertas, meskipun dia tidak mencintai Jaya asalkan Adellia tidak salah melakukan nya dengan orang sembarangan.
Di tengah ciuman mereka yang berujung saling serang dan balas, bahkan Adellia pun melumat bibir dan lidah Jaya hingga pria itu menikmati nya dengan tersiksa, disela Adellia mempermainkan lumata nya, tangan Jaya merambat kebagian dada yang menonjol besar, dia meremas nya hingga istrinya menikmati bersamaan dengan desahan, hingga jemarin nya dengan lihai membuka kancing blouse drees yang di kenakan Adellia, memperlihatkan bra yang menutupi dada besar istri nya, sudah lama rasa nya Jaya tidak menyaksikan semua ini, namun tubuh istri nya masih seperti wanita gadis yang membuat nya semakim ingin menyerang, bahkan Jaya tak sanggup untuk melihat hal itu, dia langsung menyosor dada Istri nya, hingga membuka pengait bra Adellia terbuka dengan lihai, bahkan Jaya melumat habis dua pentolan itu hingga desahan lagi-lagi menaiki birahi Jaya
“ahhhh….ahhhhh…ahhhhh….jaa..jayaa….akhh…” desah nikmat itu lolos dari mulut Adellia, tubuh nya bereaksi tanpa disadari, membuat Jaya seperti mencubu wanita yang tidak pernah melakukan nya saja, sebab tubuh Adellia masih sensitif seperti tubuh remaja
“ahhh..ahhh” rintih nya saat Jaya menghisap habis dua pentolan yang menonjol di dada istri nya “akkkkkkkhhhhhhhh…..sudahhhhhh” seru nya, membuat Jaya tersenyum saat mendengar Adellia tersiksa dengan rasa tersebut, seketika Jaya menyambar bibir ranum istri nya, hingga adellia membalas dengan hal yang sama
“kenapa nikmat sekali” gumam Adellia disela kenikmatan yang dirasakan nya atas sentuhan Jaya, bahkan nafas pria itu sangat menyatu ketika bertemu dengan nafas nya.
“ahhhh…..aku tersika” lirih Adellia saat Jaya mencicip habis permukaan kulit dan leher istri nya
__ADS_1
“akkkkk…..apa kau akan menyiksa ku terus..aahh….aahhh…jaya….akhhhhhh” desah Adellia disaat pria itu menyerang bagian sensitif istri nya, bagaimana pun Jaya pernah melakukan nya ketika lima tahun pernikahan mereka, jadi membuat dirinya begitu hapal dengan bagian sensitif istri nya.
“Apa kau sudah tersiksa sayang” bisik Jaya di telinga Adellia, membuat gadis itu mengeliat karna geli nya “ahhhhmmmm” seru nya
“Bersiaplah” seketika pria itu mencumbu bibir istri nya dengan lembut saat jemari nya merambat kebagian rok yang dikenakan Adellia, bahkan Jaya menyudahi ciuman nya untuk menjalarkan tangan memasuki cd istri nya, setelah mendarat di bagian semesti nya Jaya memainkan jemari nya, hingga Adellia mengelinjang tak kuasa, melihat repon seksi dari wajah istri nya tentu saja Jaya membuka baju nya dengaan cepat, hingga dia lemparkan kesembarangan tempat, dia membuka seluruh benang yang ada di tubuh Adellia, hingga wanita itu tidak memiliki apapun menutupi tubuh polos nya, sedangkan Jaya masih lengkap dengan celana panjang nya
Dari ujung kepala, Jaya mencium dan merasakan kulit tipis istri nya, bahkan kulit Adellia masih mulus seperti tubuh nya yang gadis, tidak banyak yang berubah selain keriput dipermukaaan mata nya saja, meskipun tidak terlalu jelas, bagaimana pun Adellia benar-benar awat muda, membuat Jaya merasa bercinta dengan wanita usia 20 tahun, dia menyingahi bibir nya untuk mengisap dada Adellia
"Tubuh mu lebih jujur dari dirumu dell" gumam Jaya saat merasakan bagaimana ereksi nya tubuh istri nya saat ini
“Ahh..ah….ahhhhh” desah wanita itu saat dada nya di hisap secara serakah oleh suami nya
“ahhhhh” balas Jaya saat tubuh nya mulai bereaksi akibat nafas yang mulai memberat
“Jika ku katakan, aku mencintai mu apa kau percaya?” tak ada balasan apa-apa dari pertanyaan Jaya, membuat dirinya mencium bagian pipi yang dekat dengan telinga istri nya
“Nikmati saja, jangan terlalu banyak bertanya, tapi..aku akan mengatakan. Aku mencintai mu sayang” Jaya langsung membuka celana nya, hingga mereka berdua sama-sama bertubuh polos tanpa apapun.
“akhhhhhhhhhh….akkkhhh” desah Adellia ketika tangan Jaya memainkan daerah bawah nya disertai ciuman yang membasah di bagian atas, dia mengerakan jemari nya hingga tubuh Adellia bergetar, bahkan membuat bagian bawah sana banjir akibat siksaan yang mendera atas kenikmatan yang di rasakan Adellia.
Melihat Adellia sudah terkulai lemah, Jaya tersenyum jahat sambil mencium kembali bibir istri nya, dia memeluk Adellia disaat posisi mereka sudah tidak berbenang, hingga dibagian bawah nya menegang saat bertemu dengan milik istri nya.
__ADS_1
“maafkan aku” seru Jaya ke arah istri nya
“akhhhhhhhhhhh…….akkhhhhhhhh..aaaahhhh.ahhhha…ahhhhhh….mas” hanya itu yang dapat di serukan Adellia kepada Jaya
“ini sempit sekali” gerutu Jaya merasaka milik nya susah payah menembus inti istri nya
“Aahhhh…ahhhh,,aahh..masss... akhhh” Adellia mengarang saat Jaya mencoba memaksa milik nya memasuki inti Adellia, bahkan suami nya itu susah payah dibawah sana, hingga akir nya Jaya menikmati nya
“ahhhh…aahhh ini terlalu nikmat” seru nya saat mulai mempercepat ritme gerakan
“ahhhh…hikss……akhhh” Adellia benar-benar tersiksa merasakan nikmat dan ngilu itu, bagaimana pun sudah lima belas tahun dia tidak pernah melakukan nya
“ahhhhh….sebentar lagi, sabar sebentar dell” balas Jaya saat menyaksikan raut wajah istri nya yang kesakitan
Sudah berjalan beberapa lama antara kesakitan dan kenikmatan itu terjadi, hingga air mata Adellia mengalir akibat milik Jaya di paksakan ke tubub nya, meskipun Adellia tidak perawan lagi, tapi sudah lama dia tidak melakukan ini, dan tetap saja ini menyakitkan untuk nya
“ahhhhhhhhh” mereka berdua mengarang saat sama-sama melepaskan, membuat tubuh Jaya jatuh ke tubuh Adellia yang ada dibawah nya, sedangkan istri nya meringkuk menyembunyikan ngilu nikmat yang baru saja dirasakan nya.
Melihat Adellia membelakangi nya, Jaya langsung meraih badan istri nya sembari lengan kekar nya membalikan tubuh Adellia kedalam pelukan nya
“Janga jauhi aku lagi, aku mencintai mu” bisik nya ke telinga Adellia, membuat wanita itu tak mampu membalas apapun selain memejam kan mata nya
__ADS_1
“Aku mencintai mu ddell” Jaya menyelimuti tubuh istri nya dengan pelukan hangat yang diberikan nya kepada Adellia, mereka berdua tertidur setelah percintaan yang dilakukan selama lima belas tahun tidak bersetubuh sebagai suami istri