Calon Istriku Ketua Geng Jabrik

Calon Istriku Ketua Geng Jabrik
[MASIH TAHAP REVISI]


__ADS_3

Setibanya di apartement ken berjalan ke arah lift dan memasukinya. perlahan tangan ken menekan tombol untuk menuju kamarnya, apartemen milik ken berada dilantai atas jadi ada sekitar 3 menit menuju kesana. Tiba-tiba saja ada getaran dari celana yang dikenakan ken, hal itu membuat ken mengalihkan fokusnya dengan perlahan dia meroggoh saku celananya, lalu mengeluarkan telepon genggam yang bergetar tersebut.


seketika saja, Mata ken terbelalak melihat panggilan yang masuk, rasa nya iya masih tidak percaya penelpon yang membuat getaran di handphone dan jantung milik ken, bagaimana tidak panelpon itu ternyata calon mertuanya nya, yaitu tuan jaya, Baskoro Tomo Jaya papa alizafairany jaya.


Tak tanggung-tanggung pagi buta yang diselimuti kesejukan berubah panas dan membuat ken sedikit ketakutan. Dia mengingat sikapnya tadi malam kepada eca. Ken frustasi menolak atau menjawab panggilan dari calon mertuanya tersebut. Tak lama mode getar itu berhenti dan dilanjutkan oleh panggilan yang kedua. langsung saja ken menjawab tanpa berfikir panjang lagi, sebab dia adalah laki-laki. laki-laki tidak sepatutnya malu atas perbuatan yang dilakukan. dan bertanggung jawab adalah jati diri mereka. dengan percaya diri ken mengumpulkan keberanian penuh lalu berbicara dengan tuan jaya dari balik telepon.


“hallo, selamat pagi tuan jaya” sapa ken kepada calon mertuanya


“selamat pagi kembali ken” jawab papa eca dengan singkat


“ ada apa tuan jaya, anda menelfon saya pagi-pagi begini? “ tanya ken dengan serius

__ADS_1


“ oh disini masih jam 9 malam ken, sekarang saya berada diamerika bersama dengan anak laki-laki saya”


“ oh begitu kah” dengan suara sedikit terkekeh untuk membuat dirinya santai


“ ken apa kau ke rumah kami semalam?” tanya papa eca tanpa basa basi kepada ken, dan langsung saja darah ken seakan menjalar kekepala, mengisi setiap sel otak otak seakan tersentrum . ken yang kala itu kebingungan ingin menjawab apa dia langsung saja menjawab lontaran pertanyaan dari mertuanya tersebut


“ iya tuan maafkan saya” dengan nada lirih dan penuh perasaaan bersalah ken membenarkan dirinya


“ ken apa kau masih disana?” panggil tuan jaya dari balik telepon sebab ken tidak menjawab pertanyaan nya lagi.


“ iya tuan” jawab ken singkat

__ADS_1


“begini saja apa kau benar-benar serius dengan eca?” lantas saja pertanyaan ini membuat tubuh ken merinding, meskipun ini dari balik telepon dan tidak berhadapan langsung dengan tuan jaya, secara naluri ken benar-benar seperti penjahat yang tertangkap basah dalam mencuri.


“iya, aku mencintainya” seketika tangan ken menutup mulut nya, lalu iya memejamkan mata. sebab malu dengan jawaban nya sendiri (apa-apaan aku ini mengatakan hal yang begitu percaya diri) gerutunya didalam hati kepada diri sendiri


“baiklah, jika kau benar-benar serius dengan anak ku, datanglah kesini untuk menyelesaikan beberapa bisnis kita. Agar tidak menganggu proses pernikahan dan kehidupan barumu,dengan begini kau tidak terikat lagi dengan ku. Aku hanya tidak ingin kau berbolak-balik keluar negri dan meninggalkan eca di hari-hati pertama pernikahan kalian.Aku akan memajukan pernikahan kalian 3 minggu kedepan, dan selama itu kau tidak boleh menghubungi anak ku sampai aku mengatakan kepada eca bahwa kalian akan aku nikahkan. Jika kau bisa melakukan ini aku akan mempercayai gadisku kepada dirimu” jelas tuan jaya dengan penuh keseriusan


"tuan kenapa harus menyembunyikan dulu dari eca? bukan kah lebih baik memberitahunya agar dia tidak salah paham" jawab ken tentang pernyataan terakir tuan jaya yang membuat dirinya merasa ganjil akan itu.


"aku kenal anak ku, dia anak yang baik dan penurut, tapi dia anak yang gampang kefikiran atas sesuatu hal. kemarin rencana nya aku hanya menjodohkan kalian saja belum ada ketahap pernikahan. makanya aku menyuruh eca membiasakan diri dengan mu. tapi malam ini aku mendengar kabar bahwa, kau menemani eca semalaman saat hujan hingga pagi. itu berarti anak ku juga menginginkan mu. eca bukan perempuan yang bisa melihatkan dirinya kepada orang asing. dan kau laki-laki pertama yang tidak diusirnya setelah 20 menit kedatangan hehehe, oh yaa ken kau sudah melihat betapa anak ku terluka bukan? hal inilah alasan ku mempercepat pernikahan kalian. agar eca dapat bahagia kembali. bukan menyembunyikan luka untuk terlihat bahagia. dan jika kau menerima anak ku, kau harus menerima dirinya dengan bentuk apapun. jika kau siap aku sangat berterima kasih dengan dirimu ken" jelas tuan jaya kepada ken yang masih setia mendengarkan penjelasan nya dari balik telepon. meskipun ini tidak secara langsung tapi ken dapat merasakan kekhawatiran dari orang tua eca.


"baiklah tuan aku melakukan apa yang terbaik bagi eca dan aku" dengan nada yang penuh percaya diri ken sudah menetapkan hati akan mempersunting eca sebagai permaisuri nya.

__ADS_1


__ADS_2