Calon Istriku Ketua Geng Jabrik

Calon Istriku Ketua Geng Jabrik
[MASIH TAHAP REVISI]


__ADS_3

"Malam ini kau harus dinner dengan ku” sontak membuat suasana yang hening langsung berubah dengan wajah kaget Eca, Ken yang serius mengemudikan mobilnya sedikit tersentak dengan suara Eca yang tiba-tiba berteriak dihadadapan nya


“Apa-apaan ini, memaksa ku sesuka hati mu. Bahkan sekarang kau merampas hak azasi ku” jawab Eca dengan kesal ke arah Ken


“Merampas hak azasi milik tunangan sendiri apasalahnya” sahut Ken dengan senyum sinis menghadap ke arah jalan


“Tuan Kenfenderick yang terhormat, kau masih Calon tunangan, jadi tidak ada hak untuk ku memenuhi semua syarat itu, inti nya aku tidak mau” balas Eca sambil mengubah duduknya dengan melipat kedua tangan nya, bahkan terlihat jelad wajah imut nya lagi-lagi ditampilkan dengan sangat alami


“cih” Ken berdecak dengan menarik perhatian wanita itu, tentu saja Ken kesal karna tak tahan melihat wajah yang ditampilkan Eca, namun gadis di samping nya merasa terhina akan decakan Ken


“ kakak kau menghinaku!!” bentak gadis itu ketika menaiki suaranya, yang membuat Ken kaget ketika mengendarai mobil

__ADS_1


“Kecilkan suaramu, kita hanya berdua saja disini. Kau ingat ini baik-baik akan ku jadikan kau istriku” Eca bungkam beberapa saat dengan lontaran kata dari Ken, entah bagaimana kata-kata yang di ucapkan nya itu sangat menakut kan untuk di jadikan ancaman


“Aku...aku nggak mau makan malam dengan mu, aku sudah membuat makan malam ku sendiri dirumah. Aku harus menghabiskan nya” jelas Eca yang masih mempertahankan diri meskipun ada rasa gugup menjawab calon tunagan nya itu


“Baik lah kalo begitu” seru Ken dengan senyum simpul


Setelah perkataan barusan Ken tak lagi mengatakan apa-apa, entah apa yang ada difikiran laki-laki tampan itu yang membuat Eca lebih takut dari pada harus menolak.


“Kak, aku ingin menarik kembali perkataan ku, aku mau dinner dengan mu” terlihat jelas untuk mengatakan itu Eca mengumpulkan seluruh keberanian nya, Ken yang masih duduk sembari melihat Eca berdiri di samping mobilnya, hanya tersenyum manis.


tingkah lucu Eca membuat Ken seperti orang yang akan menculik calon tunagan nya hingga dia memasang raut wajah cemas tanpa alasan.

__ADS_1


“aku sudah membatalkan dinner diluar” seperti biasa pria itu berucap dengan perawakan yang berkarisma, Ken masuk melaju kencang kendaraan nya, dan meninggalkan Eca dengan rasa bersalahnya.


Eca selalu berfikir Ken sengaja seperti ini agar dapat mengadu kepada orang tua nya dengan sikap barusan, perasaan takut menyelimuti nya, perlahan Eca membaringkan diri seakan memasrahkan hidup di tempat tidurnya.


"Aku butuh kenyamanan ini, bagaimana aku bisa hidup bersama seseorang jika aku tidak nyaman bersamanya, akan kah aku bahagia atau hanya kesepian lagi?" seru Eca kepada dirinya sendiri, sejak Ken pergi dari pandangan nya iya selalu melihat ponsel digengaman nya, Eca ingin menelfon calon tunangan nya tersebut, yaitu Kenfenderick tapi dia tak memiliki nomor ponsel Ken.


Bagaimana bisa seorang wanita dapat hidup dengan laki-laki yang sampai saat ini tak memiliki nomor ponsel tunangan nya tersebut, membuat Eca mengakasihani diri nya sendiri


“aku ini kenpa! Ya Tuhan!!! Kenapa takdir ku menikahi laki-laki asing. Kenapa tidak Kak Aldo! kenapa? kenapa harus laki-laki yang tidak senang dengan ku, bahkan cara dia memperlakukan ku saja begitu angkuh. Apa aku harus menerima semua nya. apa yang salah di hidup ku! dasar bajingan” teriak Eca di dalam kamar yang kedap suara.


Dengan penuh frustasi terhadap kehidupan yang dijalani, Eca terkadang berfikir didalam hidup ini kita tidak dapat memiliki apa yang ingin dimiliki, tapi harus menerima apa yang tak mau dimiliki.

__ADS_1


__ADS_2