Cantiknya Mawar Yang Tak Berduri

Cantiknya Mawar Yang Tak Berduri
Diperbaiki


__ADS_3

"Apa cuma perasaan aku saja atau memang dia menggerakkan tangannya barusan?" Tanya Selly dalam hati sembari melihat Ke arah Mawar yang terbaring di atas ranjang


"Sepertinya perasaan aku saja." Lanjut Selly melihat kembali pada tangannya


Setelah dokter keluar dari ruangan Mawar, tidak lama kemudian Tian pun masuk ke dalam ruang rawat inapnya Mawar


"Apa kamu sudah selesai memperbaiki ponselnya mawar?" Tanya Selly pada Tian yang sudah berada bersama mereka di dalam ruangan Mawar


Selly bertanya pada Tian membuat semua teman-temannya yang berada di dalam ruangan itu membalikkan badan mereka untuk melihat pada Tian yang masih diam saja memandangi ke arah ranjang Mawar yang berada di belakang mereka semua.


"Apa kau sudah bisa memperbaiki ponselnya Mawar?" Tanya Lili pada Tian yang masih saja diam memandangi arah di depannya


" apa mungkin ponsel Mawar sudah tidak bisa di perbaiki lagi?" Tanya Gita


" Sudah aku katakan ponsel Mawar yang hancur sudah tidak mungkin di perbaiki lagi, hanya saja kamu keras kepala untuk memperbaiki ponselnya." potong Lili


Bian yang melihat Tiang yang hanya diam saja dan tidak menjawab pertanyaan mereka, dia pun maju ke hadapan Tian dan berdiri tepat di depan wajahnya. Membuat Tian kaget karena ada yang menghadang pandangannya pada ranjang Mawar.

__ADS_1


"Apa ponsel Mawar tidak bisa lagi kau perbaiki?" Tanya Bian lagi di depan wajah Tian


" Apakah ada sesuatu yang ingin kamu katakan?, aku melihat kamu dari tadi hanya diam saja hingga pertanyaan teman-teman pun tidak kamu jawab." Lanjut Bian


"Tidak ada apa-apa?" Jawab Tian


Ketika Tian ditanya seperti itu dan melihat wajah Bian yang sudah tidak sabar untuk mengetahui jawaban dari nya pun membuat Tian sempat kaget, Tian kemudian mengambil sesuatu di dalam tas yang dipakainya.


" Oh iya, maaf aku tadi sedang memikirkan sesuatu." Ucap Tian meminta maaf kepada mereka


"Iya, ini ponsel Mawar, teman aku sudah perbaiki nya." Ucap Tian mengeluarkan ponsel Mawar dari dalam tasnya


Lili mengambil ponsel dari tangan dari tangan Tian dan melihat ponsel itu sudah kembali ke bentuk semulanya dan tidak ada yang rusak pada ponsel itu.


Setelah beberapa waktu detik Lili melihat dan membolak-balikkan ponsel Mawar yang diberikan Tian pada Lili, dia pun menatap kembali pada Tian.


"Apa benar ini ponselnya Mawar?, kamu tidak membeli yang baru bukan?, karena ponsel Mawar yang sudah hancur seperti itu tidak mungkin kelihatan seperti baru di beli seperti ini." Ucap La Lili sedikit tidak percaya

__ADS_1


" Memangnya kau pikir anak cupu dan miskin sepertinya bisa membeli ponsel untuk orang lain? Tanya Shafita dengan nada sindiran sembari melihat pada Tian


Tian yang baru saja datang dan belum menjelaskan apapun pada mereka kenapa bisa ponsel Mawar yang sudah hancur berkeping-keping itu bisa diperbaiki seperti semula pada mereka semua, hanya bisa diam ketika disindir oleh Shafita dan tidak ambil pada apa yang di ucapkan Shafita padanya.


Didalam pikirannya saat ini, dia masih kaget melihat kondisi Mawar yang seluruh kepalanya diperban seperti itu, dan sepertinya dia ingin segera beristirahat karena wajahnya terlihat sangat lelah.


" Aku yakin bahkan membeli ponsel untuk dirinya sendiri pasti tidak mampu untuk membelinya, apa lagi untuk orang lain, tapi mungkin saja jika itu ponsel bekas yang dibelinya." lanjut Shafita


"Bisakah kamu menutup mulutmu itu, bukannya sudah aku katakan untuk tidak memulai keributan lagi, apa kau ingin di usir dari sini? " Tanya Selly pada Shafita dengan sedikit menakutinya


Bersambung.......


Sampai jumpa lagi di episode berikutnya 😊


Terima kasih semuanya yang sudah membaca cerita ini 🙏😊


maaf Author lupa update semalam, di tempat Author sedikit terjadi masalah jaringan 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2