CASANOVA SANG PENAKLUK

CASANOVA SANG PENAKLUK
CANTIK


__ADS_3

Sudah beberapa hari ini Rika


tidak bisa fokus ke pekerjaannya, benak dan hatinya dipenuhi rasa galau serta


cemburu yang ga jelas dengan wanita yang dekat dengan Rendy, yang menjadi top


gossip di kantornya.


Tiba – tiba saja lamunan Rika


buyar seketika saat Rony menepuk pundaknya, “Hei…bengong aja lu…dipanggil ke


ruangan Mr.Albert sekarang…”


Kontan jantung Rika berdetak  keras…”Aduuuh…ada apa ini? Jangan jangan


Mr.Albert mau menegurnya karena laporan-laporan nya yang dia berikan kemarin,


apa banyak salah ya? Karena aku ga fokus?” batin Rika sambil melangkah ke


ruangan bos nya tersebut.


Didalam sudah ada Mr.Albert dan


Rendy dihadapannya.


“Duduk Rika….” Ucap Mr. Albert


“Rika…dua hari lagi Rendy akan


ada tugas keluar kota,ke Jogjakarta untuk survey ke beberapa distributor hasil


product kita disana…nah kali ini saya mau you temani Rendy kesana dan mencatat


semua hasil pertemuan dengan klien dan juga segala hal yang potensi menjadi


kendala dalam distribusi product kita disana…” lanjut laki laki berwarga Negara


Amerika tersebut.


“Baik pak…..” Jawab Rika cepat


tanpa pikir panjang, hatinya lega karena dia dipanggil bukan untuk ditegur


karena kesalahan kerja nya.


Rendy hanya melirik dan tersenyum


ke arah Rika.


“Dua hari lagi aku ke Jogja…hanya


berdua Pak Rendy? Laki laki tampan,simpatik dan penuh pesona itu?” ucap Rika


dalam hati saat dirinya merebahkan tubuhnya di kasur kamarnya malam itu…tak


sadar dia tersenyum sendiri membayangkan dirinya akan selalu berdua dengan laki


laki itu.


“Ka…besok kita ketemu di bandara


sokearno hatta aja ya? Kamu dijemput supir kantor nanti Pak Tarso ..” pesan


singkat dari Rendy


“Baik Pak…” Rika membalas singkat


pesan Whatsapp tersebut


Pagi itu Rika terlihat sangat


cantik , rambutnya dibiarkannya tergerai ,dengan blazer berwarna biru tua,dan


kaos dalam tanpa lengan berwarna putih serta celana jeans membuatnya terlihat


seperti gadis usia belasan yang masih duduk dibangku kuliah. Sambil menarik


travel bag kecilnya, dia mencari cari gate 4 tempat dia dan Rendy akan check in


pesawat,dilihatnya Rendy dengan kaos berkerah tengah duduk di kursi yang ada


disekitar tempat penumpang akan check in, sambil sibuk melihat handphone nya.


“Saya belum terlambat kan pak..?”


ucap Rika membuat Rendy sedikit kaget dengan kedatangannya.


“Eh…mmm…ngga…pesaat kita juga


masih 1 jam lagi….” Balas Rendy sambil menggeser travel bag nya agar Rika bisa


duduk disebelahnya.


“Oh…syukurlah….soalnya tadi macet


banget di jalan menuju bandara…” ujar Rika sambil duduk disebelah Rendy.


Sekilas diliriknya laki-laki


itu…”ganteng banget nih orang….apalagi saat pagi begini…wajahnya masih sangat


fresh….” Batin Rika

__ADS_1


“Nanti setelah sampai Jogja…kita


ke hotel tempat kita menginap dulu….taruh koper bawaan kita…istirahat..lalu


sore baru ketemu salah satu klien disana….” Ujar Rendy membuyarkan lamunan


Rika.


“Oh ok pak….” Balas


Rika…”Hotel..? apa iya nanti aku sampai sana harus sekamar dengan laki-laki ini


untuk beberapa hari..?” tiba tiba Rika menjadi sedikit ugup memikirkannya.


“Tenang aja….saya pesannya dua


kamar kok…” Ujar Rendy sambil tersenyum tipis, melihat wajah Rika yang sedikit


gugup, mendengarnya muka Rika bersemu merah..”kurang ajar laki-laki ini….seolah


tahu apa yang sedang ada di pikirannya…” umpatnya dalam hati


Tidak sampai satu jam , pesawat


yang ditumpangi Rendy dan Rika sudah mendarat di Yogyakarta, jika dulu dengan


pesawat, mereka langsung dekat dengan pusat kota,karena Bandara Adi Sutjipto


yang terletak di kota Yogayakarta, namun kini Bandara Yogyakarta dipindahkan ke


pinggirian Yogya yakni Kulonprogo dan bernama YIA (Yogyakarta International


Aiprot) sekarang. Untuk menuju hotel Rendy dan Rika menggunakan taxi yang


parkir diluar Bandara .


“Cowok yang waktu itu….siapa


namanya? Anton ya? Gimana kabarnya? Masih sama dia Ka..?” Ucap Rendy didalam


taxi membuka obrolan, karena sejak di pesawat tadi Rika hanya diam dan tak


banyak bicara seperti biasanya.


“Udah kelaut pak….sejak kejadian


di café waktu itu…saya ga pernah bertemu dia lagi …” ujar Rika seraya


melemparkan pandangannya keluar jendela mobil.


“Oh…kasihan dong kamu….masih


muda…cantik….jomblo…padahal dulu kata teman-teman kantor, kamu selalu banga


sambil tertawa kecil.


“Ah…pak Rendy juga sama….belum


tua…ganteng….mapan….tapi masih sendiri” balas Rika sedikit sewot dengan ledekan


Rendy tadi.


Mendengarnya Rendy tertawa dan


menggeleng-gelengkan kepalanya.


“Dasar cewek keras kepala dang a


mau ngalah…” Ujar Rendy disela tawanya


“Abisnya …Pak Rendy ngeledekin


saya jomblo….pake kata kasihan lagi….” Sungut Rika


“Hahahahaha…iya…iya maaf…..” Ucap


Rendy berusaha menghentikan tawanya.


“Oh ya …satu lagi…boleh saya


minta kamu jangan panggil saya pak disini? Rendy aja….saya ga mau terkesan tua


didepan para klien nanti…” lanjut Rendy


“Takut dibilang tua tapi masih


sendiri pak..?” kali ini Rika membalas Rendy sambil tertawa lebar.


“Wah….sudah berani ngeledek ya


kamu…?” Ujar Rendy, sambil tertawa bersama dengan Rika


Sesampainya di hotel, setelah


check in mereka berdua langsung naik ke lantai 6, kamar yang telah di pesan


Rendy dari Jakarta. Kamar Rendy dan Rika letaknya bersebelahan, karena menurut


Rendy akan memudahkan saat akan pergi berangkat memenui klien maupun jika ingin


sarapan atau makan malam bersama di resto hotel.


“Nanti kalau sudah mau berangkat

__ADS_1


saya wa lagi ya ka? janjiannya sih jam 5 sore ,dan tempatnya katanya sekitar 20


menit dari sini…jadi kita masih punya beberapa jam untuk beristirahat…” ucap


Rendy saat mereka akan masuk ke kamar masing-masing


“Oke…” balas Rika lalu masuk ke


kamarnya.


Rendy langsung mengeluarkan


pakaian-pakaiannya dari koper dan menaruhnya ke dalam lemari,dan setelah


mengganti celana panjangnya dengan celana pendeknya, dia rebahkan tubuhnya di


kasur hotel yang empuk, diraihnya handphone miliknya ,dia ingin menelpon putri


kesayangannya Anisa.


Rendy melakukan video call agar


dapat melihat wajah imut milik putrinya itu…


“Hai anak ayah yang cantik….sudah


pulang sekolah?” ucap Rendy


“Udah yah…..habis makan…..” balas


anisa dengan wajah yang menggemaskan


“Selama ayah di luar kota…kamu


jangan nakal ya?” Ujar Rendy lagi


“OK….Nisa sama ibu kok….katanya


selama Ayah diluarkota….ibu akan temanin aku…jadi ga sendirian lagi deh bobo


nya…” ucap Anita lagi sambil mengarahkan kamera handphonenya ke Anita yang


sedang merapikan meja makan. Anita hanya melihat sebentar dan tersenyum.


“Ya sudah….Nisa baik baik sama


ibu disana ya? “ Ucap Rendy sambil melambaikan tangannya dikamera handphonenya


“Oke ayah….dagh….” jawab Anisa


sambil tersenyum manja


Sedangkan dikamar sebelah, Rika


tengah menggonta ganti chanel TV yang ada dikamarnya, tapi pikirannya malah memikirkan


apa yang sedang dilakukan Rendy saat ini di kamarnya.


“Ah bete banget berjam-jam


sendirian kayak gini….mana jam 5 sore masih lama lagi….” Gerutu Rika


Tak lama kemudian handphone nya


berbunyi tanda ada pesan whatsapp masuk “ Kamu mau makan siang di Resto hotel


dibawah g aka?” pesan dari Rendy


Rika benar benar bingung,


seringkali Rendy seolah dapat membaca isi pikirannya, sampai berbeda kamarpun


laki-laki ini bisa tahu isi kepalanya.


“Mau…sebentar lagi aku keluar


kamar…” balas Rika


Saat Rika keluar kamar, Rnedy


sudah menyandarkan tubuhnya di tembok lorong hotel, diliriknya sekilas wanita


itu “cantik…..” gumam Rendy melihat Rika yang menanggalkan blazernya dan hanya


mengenakan kaos tanpa lengan dan celana jeans-nya


“Pak Rendy apaan sih…ngeliatin


saya kayak gitu..?” ucap Rika sempat grogi dibuatnya


“Pertama…..sudah saya bilang


jangan pakai Pak…..kedua…kamu cantik…pantes cowok bernama Anton itu pernah


ngajak saya berantem…” Ujar Rendy sambil tertawa pelan lalu berjalan didepan


Rika.


Rika mengikuti langkah Rendy


dibelakangnya, dia sempat tersenyum kecil mendengar pujian Rendy yang selama ia


kenal belum pernah sekalipun keluar kata kata seperti itu dari mulutnya.

__ADS_1


__ADS_2