CASANOVA SANG PENAKLUK

CASANOVA SANG PENAKLUK
SEBUAH RAHASIA


__ADS_3

“A…? Anita mantan Istrimu Ren?”


Ucap Rika sambil bangkit dari posisinya lalu duduk dan menatap wajah Rendy.


Rendy hanya tersenyum sambil


masih asik menghisap rokok nya.


“Kamu kok malah senyum-senyum


gitu sih..? aku nanya serius lho??” lanjut Rika sedikit sewot melihat mimik


wajah laki laki yang bernama Rendy itu.


“Abisnya kamu…..nanya nya model


detektif swasta aja…..” Balas Rendy dengan gelak tawanya


“Rendy ihhhhh….” Ujar Rika gemes


sambil berusaha mencubit pinggang Rendy


“Oke..oke…kamu tuh ya? Seneng


banget cubit dan sentuh pinggangku…udah tahu aku orangnya gelian….oke…A


itu…Anisa …putriku….wanita yang ada dihatiku kan..?” Ucap Rendy sambil menatap


Rika.


“Lalu…Retno….Anita…? “ balas Rika


lagi dengan tatapan penuh selidik


“Ya…mereka wanita wanita yang


hadir di jalan dan alur kehidupanku….termasuk kamu…” Ujar Rendy lagi masih


dengan nada santai sambil melemparkan pandangannya ke pepohonan hijau


disekililing mereka.


“Yee…aku? Emangnya aku wanita


yang hadir di hidupmu? Emang aku suka kamu…?” Balas Rika sambil mencibirkan


bibirnya.


“Hahahaha….kalau ngga…masa kamu


mau buka baju…dan cium bibirku tadi pagi ka..?” Jawab Rendy cepat


Mendengarnya Rika tak bisa


berkomentar, Rendy memang benar benar seorang laki-laki yang selalu dapat


membuat dirinya terpojok dan mati kutu serta tidak berdaya di hadapannya.


“Sudah mulai gelap ka….kita balik


ke hotel yuk?” Ujar Rendy melihat Rika yang terdiam


“Oke…tapi aku laper Ren…kita


makan di Maliboro dulu yuk…?” balas Rika


“Ok….tahu aja jalan pikiranku


sama….” Ujar Rendy lagi sambil tersenyum dan mengulurkan tangannya untuk


membantu Rika bangun .


Suasana Malioboro malam itu tidak


terlalu ramai, karena mungkin saat itu bukan week end atau malam minggu, jadi


Rendy dan Rika bebas berjalan-jalan sepanjang jalan sambil mencari tempat untuk


mereka makan malam, setelah Rendy memarkir mobil sewaan nya tak jauh dari jalan


Malioboro.


Mereka memilih salah satu tempat


makan lesehan yang tidak terlalu banyak pembeli dan jauh dari tempat lalu


lalang orang, Rendy dan Rika menyantap dengan lahap makan malam mereka,


“Ternyata makan di lesehan seperti ini jauh lebih nikmat daripada di resto


hotel ya Ka?” ucap Rendy sambil meminum teh hangatnya.


“He eh….banget…..” Jawab Rika


cepat yang juga baru saja menghabiskan makanan dipringnya


“Oh ya Ren….besok flight kita jam


berapa sih ?” lanjut Rika


“Kalau ga salah jam 1 siang

__ADS_1


Ka…jam 11.00 lebih baik kita sudah di Bandara YIA….” Balas Rendy sambil


menyalakan rokoknya


“Ren….malam ini kan aku ga mabok


nih…….boleh malam ini aku tidur sekamar sama kamu? Karena aku sadar bisa berdua


kamu seperti beberapa hari ini adalah hal yang sangat langka…..” Ucap Rika


pelan sambil menggeser duduknya lebih dekat disamping Rendy


Mendengar ucapan Rika yang


blak-blak an dan tentunya dalam keadaan sadar, membuat kerongkongan Rendy


terasa tercekat dan sedikit kaget.


“Ngaco kamu Ka….kalo aku khilaf


gimana? Kamu masih gadis….dan aku ga mau merusak masa depanmu apalagi membuat


janji atau harapan palsu sama kamu untuk penuhi keinginan kelakianku…” jawab Rendy


agak pelan takut terdengar orang yang lewat.


“Kalau kamu laki laki brengsek,


kamu sudah lakukan kemarin pada saat aku mabuk Ren…..dan aku…” Rika berhenti


berbicara , dan airmata menetes dari sudut matanya .


“Hei….kamu kenapa Ka..? kok


nangis…” Ucap Rendy lembut sambil mengambil tissue di meja lesehan dan


menghapus airmata Rika.


“Sebelum aku kenal Anton….aku


mengenal seorang pria…..David….dia anak temen mamaku….dia lama kuliah dan


tinggal di Amerika….gaya hidupnya sudah mengikuti gaya barat…bebas…..tapi mama


sanat percaya padanya…karena dia adalah anak sahabatnya……” Rika berhenti


bercerita sesaat dan meneguk minumannya, lalu menyandarkan kepalanya di pundak


Rendy.


Rendy hanya terdiam menunggu Rika


“Akhirnya David merenggut


kegadisanku Ren…..dan aku hamil….aku minta David bertanggung jawab, tapi hanya


menggugurkan kandunganku yang keluar dari mulutnya…..”kembali air mata meleleh


dipipi mulus Rika.


“Kamu ga cerita ke mama mu?” Ujar


Rendy


“Cerita….tapi mama sudah satu


kata dengan mamanya David…memintaku menggugurkan kandunganku…karena alasan


mereka ..aku dan David masih terlalu muda dan bisa jadi aib keluarga….” Lanjut


Rika kelu.


“Lalu…? Kemana sekarang laki laki


itu Ka..?” Balas Rendy dengan nada sedikit geram


“Setelah menggugurkan


kandungan…David kembali dikirim orang tuanya ke Amerika dan entah dimana


sekarang keberadaannya…ku simpan cerita ini tanpa satu orang pun tahu…dan itu


kenapa aku ga punya sahabat wanita seperti kebanyakan wanita-wanita


lainnya….takut aku kelepasan bercerita dan akhirnya akan diketahui orang banyak


dari mulut ke mulut….dan itu kenapa aku banyak menolak laki-laki lain walau


banyak yang menyukaiku….dan Anton….aku ga salahkan dia jika akhirnya dia


mencari wanita lain….karena selama dengan ku …aku hanya anggap dia sebagai


orang yang bisa antar aku pergi dan aku suruh-suruh, tanpa pernah dia bisa


menyentuh seperti layaknya dua orang yang berpacaran….” Rika menyeka air matanya


yang tak henti meleleh dipipinya.


Darah Rendy berdesir….hatinya


bergetar dan iba mendengar cerita pilu Rika, diremasnya jemari lentik milik

__ADS_1


Rika, dan dibelai lembut rambut pirang miliknya.


“Maafkan aku Ka…..kamu jadi sedih


dan ceritakan semua ini…..” ucap Rendy sambil terus membelai lembut rambut Rika.


“Gpp Ren….justru aku terima


kasih….rahasia yang ku simpan bertahun-tahun akhirnya bisa ku ceritakan pada


seseorang….sejak aku gugurin kandungan…..dan David ke Amerika…aku keluar dari


rumah dan menyewa rumah sendiri….dan aku jarang berkunjung ke rumah mama dan


papa….” Ujar Rika pelan


“Kamu ga boleh gitu Ka…sorry kalo


aku sok nasehati kamu…..walau bagaimanapun mereka orang tua mu…apalagi


mama….orang yang melahirkanmu….mereka mungkin bukan orang tua yang


sempurna…tapi mana ada sih Ka orang yang sempurna di dunia ini?


Kamu….aku…..pasti banyak kekurangannya….mereka pasti merindukanmu….dan ingin


tahu bagaimana kehidupan putrinya….” Balas Rendy lembut


Rentang usia yang berbeda 5 tahun


antara Rendy dan Rika, membuat Rika merasa nyaman dan merasa terlindungi, dan merasa


bisa bermanja-manja dengan laki laki disampingnya ini.


“Jujur aku juga kangen mama papa


Ren…..tapi aku takut…karena aku sudah lama pergi….” Ucap Rika lagi


“Memang dimana rumah orang tuamu


Ka…?” sahut Rendy


“Cikarang Bekasi Ren….”


“Oalah deket…kirain di Raja Ampat


atau Aceh…..ya udah….nanti kalau senggang…aku yang antar kamu kesana  Ka…” Ujar Rendy sambil tertawa agar raut sedih Rika sedikit sirna


Rika tertawa kecil mendengarnya…”


Eh nanti kalo papa mama sangka kamu pacar atau calon ku gimana?”


“Ya gpp…paling aku senyum senyum


doang…..yang penting…kamu harus kembali ketemu dan akur lagi sama papa


mamamu…..masa lalu …biar tetap jadi masa lalu…..” Balas Rendy


“Eh kok kamu jadi kayak lagu


dangdutnya inul sih?” Ucap Rika sambil tertawa


“Nah ya…ketahuan….ternyata


diam-diam kamu penggemar dangdut juga….jangan jangan rambutmu pirang ikutin


inul ya?” mereka berdua tertawa terbahak-bahak


“Ka…udah jam 10 malam…balik ke


hotel yuk? Tapi sebelum itu kita balikin mobil rental dulu ya? Nanti jalan kaki


aja…hanya beberapa meter dari hotel kita kok….” Ujar Rendy


“Ok…” sahut Rika sambil


mengangguk lalu menghabiskan minuman dinginnya.


Setelah mengembalikan mobil


sewaan, Rendy dan Rika berjalan santai menyusuri trotoar jalan, Rika meraih


tangan Rendy dan menggandengnya, semilir angin malam itu terasa sejuk dan


dedaunan di pohon-pohon dipinggir jalan berayun pelan seolah mengimbangi


langkah dua manusia melewati suasana malam yang penuh romansa.


“Ren….mmmm…permintaan ku saat di


Malioboro gimana…?” Ucap Rika sambil melirik ke arah Rendy


“Yang mana..? yang soal antar ke


rumah papa mama mu?...kalo itu kan iya…..aku udah janji…” Ujar Rendy pura-pura


lupa, walau dia tahu maksud ucapan Rika.


“Rendy ihhhh….bukan ituuuuu…”


Balas Rika manja sambil menvubit pelan pinggang Rendy

__ADS_1


__ADS_2