CASANOVA SANG PENAKLUK

CASANOVA SANG PENAKLUK
WANITA DI HATIMU


__ADS_3

Ditatapnya wajah Rika yang tengah


tertidur pulas, wajah nya cantik…..kulitnya putih bersih , dan Rendy tahu


dibalik selimut yang dikenakannya, Rika sudah tanpa busana. “Ahh…kacau nih…”


gerutunya.


Dengan Retno atau pun Reni,


mungkin sudah di ***** bibir merekah milik wanita di pelukannya saat ini, namun


dengan Rika…Rendy merasa ragu, walau bagaimanapun Rika masih seorang gadis, dan


juga rekan kerja sekantor dengannya.


Kembali dilirik jam tangannya, “


Jam 02.00 pagi….” Rasa kantuknya pun datang, dan akhirnya Rendy tertidur disisi


Rika.


“PLAKKKK…!!!” sebuah tamparan


keras Rendy rasakan dipipinya yang membuat kaget dan terbangun di tidurnya yang


lelap


“Rika,,????” Ucap Rendy masih


dengan rasa kaget dan mengusap pipinya dengan jemarinya.


“Jahat kamu Ren….!!! …kamu


manfaatkan keadaanku yang mabuk semalam…..apa yang sudah kamu lakukan Ren???”


suara Rika meninggi dan diakhiri dengan linangan air mata disudut matanya.


“Heiii…!! Dengar dulu


penjelasanku…dan jangan asal main tampar aja …..kamu yang sudah kelewatan Ka….aku


udah ingetin kamu berkali-kali di night club agar tidak terlampau banyak minum,


tapi kamu ga hiraukan…..susah payah aku dan supir Mr.David memapahmu untuk


kembali ke hotel dan ke kamarmu….dan saat aku mau kembali ke kamar…kamu yang


bersikeras menarik tanganku dan meminta aku temani kamu…..dan kamu sendiri yang


membuka pakaianmu……dan cam kan ini….aku tidak menyentuhmu apalagi melakukan


hubungan intim denganmu….jika itu yang mau kamu tahu….” Muka Rendy sedikit


marah dan setelah berbicara dia berdiri lalu keluar kamar .


Rika hanya termangu….dan semenit


kemudian dirinya merasa malu mendengar kata kata Rendy tadi, dia merasa murahan


di mata laki laki itu, apalagi memikirkan apa saja yang sudah dia ucapkan dan


dia lakukan pada saat hilang kesadarannya semalam.


Rika menuju kamar mandi dan


mengguyur dirinya di bawah kucuran air shower, untuk mengurangi rasa kacau


didalam hati dan pikirannya.


Setelah sedikit tenang dan


berganti pakaian, dia putuskan keluar kamar dan mengetuk pintu kamar Rendy.


“Siapa…?” ujar Rendy dari dalam


kamar


“Aku Ren…Rika….” Balas Rika


dengan lidah sedikit kelu


Rendy membuka pintu, Rika


langsung menghambur kea rah Rendy dan memeluknya, “Maafkan aku Ren….” Ucapnya


sambil menyusupkan kepalanya di dada laki laki itu.


Rendy hanya terdiam dan membelai


rambut wanita cantik teman sekantornya itu, “Iya….sudah ka….sebaiknya kamu


beristirahat hari ini, biar aku saja yang temui klien perusahaan kita….mereka


Cuma punya waktu sedikit dan aku akan pakai grab saja untuk ketemu mereka…..”

__ADS_1


ucapnya lembut


“Tapi kamu ga marah kan Ren…? “


tatap Rika sendu


“Ngga…..masa aku marah sama orang


mabuk? Rugi….” Balas Rendy dengan tawa khasnya


Rika mencubit pinggang Rendy,


namun ia hanya tersenyum dan memluk lebih erat tubuh laki-laki tampan itu.


“Eh udah ah…nanti aku terlambat…..kita


masih punya waktu satu hari lagi di Jogja….nanti selesai meeting, kita akan


keliling nikmati kota jogja sampai besok….” Bisik Rendy


“Benar Ren…? Janji…?” ucap Rika


dengan mata berbinar binar bahagia.


Rendy membalasnya dengan anggukan


“makanya…lepas pelukannya…nanti kemejanya lecek nih…” kembali Rendy tertawa


kecil.


“Oke…aku kembali ke kamar ya? Aku


tungguin lho….”balas Rika…lalu tiba tiba mengecup bibir Rendy. Rendy sedikit


kaget dengan tindakan Rika yang diluar perkiraannya, wanita cantik dan imut itu


hilang dibalik pintu kembali ke kamarnya.


Waktu terasa berjalan lebih


lambat bagi Rika, sebentar-sebentar dia melihat jam di Handphone miliknya,


entah kenapa dirinya menjadi tidak sabar untuk segera bertemu laki laki bernama


Rendy itu dan dia kerap tersenyum sendiri membayangkan dirinya dan Rendy akan


menghabiskan sisa waktu perjalanan dinasnya sampai esok hari.


Jenuh menunggu kedatangan Rendy


membuat dirinya sedikit mengantuk, Rikapun tertidur hingga handphone nya


jawaban…” suara Rendy terdengar di telpon genggamnya.


“Eh…iya Ren…abis kamu lama….jadi


aku ngantuk….sebentar aku keluar ya?...” sahut Rika sambil bangkit dari tempat


tidur dan merias sedikit wajahnya di depan cermin.


Rika mengenakan kaos berlengan


pendek dan celana jeans, rambutnya pirangnya dibiarkan tergerai membuat


penampilannya makin cantik dan mempesona bagi kaum adam yang melihatnya.


Rendi sudah menunggunya sambil


menyandarkan tubuhnya di dinding lorong hotel, diliriknya Rika sekilas lalu


berjalan santai disisinya.


“Nanti jangan jauh jauh dari


aku…..tar kamu diculik….disangka artis lagi keluyuran….” Ucap Rendy santai


Wajah Rika bersemu merah


mendengar pujian dari Rendy, diliriknya laki laki tampan itu, ada desir aneh


dalam hatinya.


“Oh …oke ….kalo gitu…” balas Rika


seraya menggamit lengan Rendy, laki laki itu hanya tersenyum sambil menekan


tombol lift hotel.


“Kok kita ga ke lobby Ren? Malah


ke basemen? “ ujar Rika didalam lift saat Rendy menekan tombol B didalam lift.


“Tadi selesai meeting aku mampir


ke rental mobil, dan aku parkir dibasemen, memangnya kamu mau kita jalan kaki

__ADS_1


keliling jogja…?” ucap Rendy sambil tertawa kecil.


Mereka ditiba di kalibiru tempat


wisata dipinggiran kota jogja kulonprogo sekitar jam 4 sore, cuaca saat itu


agak mendung sehingga hawa disekitar saat itu menjadi sedikit sejuk. Hamparan


pepohonan hijau menyegarkan mata bagi yang melihatnya.


“Ren….ini indah banget…….” Ucap


Rika kaget sambil melihat alam diseklilingnya.


Rendy seperti biasa hanya


tersenyum, dan menyalakan rokoknya sambil duduk disamping Rika.


“Ren…semalam aku ngoceh apa saja


sih…?” ujar Rika sambil menyandarkan kepalanya dipundak Rendy.


“Mau tahu aja….atau mau tahu


banget..?” jawab Rendy terkekeh


“Ahhh…kamu …ayo dong….aku mau


tahu…sekonyol apa aku tadi malam….” Balas Rika pura pura cemberut didepan


Rendy.


“Mmmmm…sebentar…aku inget inget


dulu…..soalnya yang kamu ocehin banyak sih…” ujar Rendy lagi kembali tertawa


Rika kembali mencubit pinggang


Rendy


“Oke…oke…mmm…pertama kamu


bilang…apa dirimu kalah cantik dan sexy dari Retno….lalu …ya gitu….kamu buka


tuh baju kamu…buat kasih liat aku…” Ucap Rendy santai


Rika menutup mulutnya dengan


tangannya…”Oh My God…..trus ? kamu nikmati ya pemandangan itu? Hayooo


ngakuuu??!!” Balas Rika sambil menatap tajam ke arah Rendy.


“Tadinya sih maunya gitu….tapi


kasihan …takut kamu masuk angin…aku tutupi pakai selimut hotel…” Ujar Rendy


lagi sambil mneghisap rokoknya dan melirik ke arah Rika.


“Ren…janji ya ? jangan ceritakan


soal ini ke teman teman di kantor..?” Ucap Rika pelan sambil menatap Rendy


penuh harap.


“Iya…pasti….memangnya aku tukang


gossip seperti para perempuan…?” balas Rendy santai seraya tersenyum.


“Tapi …nggg…jujur….aku memang


cemburu…..dan aku ga pernah seperti ini sebelumnya sama cowok Ren…maafin aku


Ren….” Rika masih menatap wajah Rendy


“Ga perlu minta maaf…..itu hak


tiap orang buat suka….jatuh hati…cemburu…bahkan cinta…..” Balas Rendy lembut


“Aku boleh tahu….siapa wanita


yang ada dihatimu sekarang…? “ Ujar Rika lagi tanpa ragu merebahkan kepalanya


di paha Rendy.


“ Ga mau jawab ah….nanti kamu


cemburu lagi….buka baju lagi…repot aku…” Jawab Rendy sambil kembali tertawa


“Kamu ihhh…..” Ujar Rika mencubit


paha Rendy…”Bilang aja…aku gpp kok….kan kamu udah bilang tadi…hak tiap orang


untuk suka atau cemburu….”


“Oke….tapi janji ya jangan pake

__ADS_1


acara buka baju lagi…?” Rika mengangguk


“Initial nya “A”……


__ADS_2