Cerita Cinta Mafia

Cerita Cinta Mafia
Kepergian Sally


__ADS_3

Semuanya berjalan dengan sangat lancar antara hubungan Sally dan William. Namun suatu hari, Sally mendapat sebuah panggilan telepon yang memintanya untuk pergi ke Perancis, dimana disana merupakan lokasi dimana kakaknya, Samuel berada. Hal itu dibuktikan dengan sebuah pesan singkat berupa foto yang menunjukkan wajah kakak Sally.


Tanpa pikir panjang, Sally langsung pergi hari itu juga tanpa memberitahukan siapapun termasuk William, karena itu adalah permintaan dari pengirim pesan jika Sally masih mau bertemu dengan Samuel, kakaknya.


Sally hanya mengatakan kepada William bahwa dia akan pergi untuk perjalanan bisnis ke inggris. Awalnya William tak mau mengizinkannya, tapi Sally memaksa hingga membuat William akhirnya mengalah.


...----------------...


Dua hari kemudian...


"Sudah dua hari sejak Sally melakukan perjalanan bisnisnya." Ucap William pada dirinya sendiri saat duduk di ruangannya.


"Bos ada panggilan untuk anda." Ucap asisten William saat masuk ke dalam ruangannya.


"Sambungkan aku dengan panggilan itu." Balas William.


Asisten William pun membungkuk dan kemudian keluar untuk melakukan apa yang dikatakan William padanya.


William lalu mengangkat telepon.


"Tebak siapa aku?" Ucap seorang pria dari sisi telepon itu kepada William.


"Pemimpin geng Lion yang tidak berguna." Jawab William sambil mencibir si penelepon.


"Aku mengundangmu ke pesta ulang tahunku." Ucap si penelepon yang sebenarnya merupakan Nathan itu.

__ADS_1


"Aku tidak tertarik." Balas William hendak menutup telepon.


Tapi kemudian Nathan berkata kepadanya, "apakah kamu tidak ingin melihat tunangan mu?"


William menjadi sedikit terkejut dan bertanya pada Nathan.


"Apa maksudmu?"


"Datanglah ke pesta dan kamu akan tahu." Balas Nathan dan langsung menutup sambungan telepon.


'Sally bersamanya? Tapi dia bilang dia tengah melakukan perjalanan bisnis ke Inggris. Jadi bagaimana dia bisa berada di Prancis? Apa yang sedang dia lakukan sekarang?' Ucap William berkata kepada dirinya sendiri.


Kemudian dia berdiri dari kursinya keluar dari dalam ruangannya.


'Kenapa wanita ini tidak menjawab telepon dariku? Seharusnya aku pergi bersamanya. Tunggu dulu, apakah hal ini berhubungan dengan Samuel? Brengsek.' ucap William dalam hati dan bergegas menuju mobilnya.


"Sialan! Wanita ini, tidak bisakah dia membicarakan hal-hal penting ini denganku." Ucap William seraya mengemudikan mobilnya.


Dia lalu pergi ke villa milik Sally. Tiba disana, dia langsung masuk ke dalam villa.


"William suatu kejutan melihatmu kemari." Ucap Mama Sally.


"Tante, di mana Sally?" Tanya William.


"Bukankah dia memberitahumu bahwa dia pergi ke Inggris untuk perjalanan bisnis?" Balas Mama Sally.

__ADS_1


"Kenapa dia tidak mengangkat telepon nya?" Tanya William.


"Oh, karena dia menggunakan nomornya yang lain. Dia menggunakan nomor yang ini ketika dia pergi ke negara lain." Ucap Mama Sally menunjukkan sebuah nomor dari ponselnya kepada William.


William mencatat nomor itu dan keluar setelah berkata kepada Mama Sally.


"Aku akan mengunjungi kalian berdua lain kali."


William lalu duduk di mobilnya dan mencoba menghubungi nomor Sally yang lainnya.


Sally akhirnya menjawab telepon dari William.


"Halo!" Ucap Sally.


"Kau di mana?" Tanya William kesal.


"Aku sedang dalam perjalanan bisnis. Aku sudah memberitahumu sebelumnya." Balas Sally.


"Kirimi aku alamatnya. Aku akan datang sekarang juga." Balas William dengan tetap menyadarkan kepalanya di setir mobil.


"William, aku sangat sibuk. Ayo kita bicara nanti." Balas Sally dan langsung menutup teleponnya.


"Aku benar-benar benci sikapnya yang seperti ini. Kenapa dia tidak pernah menghubungiku sebelum melakukan apapun. Baiklah, lakukan apapun yang kau mau. Aku tidak akan ikut campur dalam urusanmu." Ucap William dengan marah dan kembali ke perusahaannya.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2