Cewek Langit Cowok Bumi

Cewek Langit Cowok Bumi
intermezzo


__ADS_3

rutinitas kehidupan kadang membuat manusia seringkali melupakan satu hal yang paling penting dalam hidup,yaitu bersyukur.


hidup itu kadang manis,pahit,asam,tapi kalo yang asin......aku gak tau ya kira-kira peristiwa seperti apa yang bisa membuat kita mengategorikannya menjadi asin.hehe


aku hanya mahasiswi umur awal 20an yang otaknya sedang-sedang aja gaess,tapi kalo masalah tugas sebisa mungkin aku kerjakan sampai tuntas dan bersungguh-sungguh.karena aku sudah berjanji pada almarhum ayahku,jadi aku harus benar-benar menepatinya.


seperti hari ini biar aku ceritakan pada kalian,sebenarnya aku masih sangat mengantuk tapi tetap saja aku harus berangkat ke kampus.


kenapa??


karena selain ada mata kuliah,aku juga memiliki janji dengan teman satu kelompokku.memang tugasnya tidak terlalu banyak,tapi aku harus tetap mendiskusikannya agar besok bisa dipresentasikan dengan baik.


lagipula aku sudah begadang semalaman.dengan perut kenyang dan hati senang tentunya,karena semalam lelaki aneh itu menjadi kurir dadakan.hihihi


tapi aku sedikit heran darimana dia dapat udang telur asin semalam??kalau hanya martabak,nasi goreng dan kerak telor aku yakin dipinggir jalanpun ada.


sudahlah aku harus mengalihkan pikiranku darinya hari ini.masih ada banyak hal yang aku lupakan termasuk mengunjungi makam papa.biasanya minggu ke 2 tiap bulannya aku akan ke pemakaman.tapi karena kemarin lelaki aneh itu terlalu awal datang dan pulang saat hari sudah sore aku jadi tidak ada waktu.


minggu depan aku akan bangun pagi,sehingga tidak bertabrakan dengan janjiku bertemu dengan lelaki itu.semoga saja minggu besok adalah yang terakhir.


ahhh,kenapa akhirnya aku memikirkannya lagi??kalian ada yang tau??


apa mungkin karena dia yang menjadi beban terberat di pikiranku saat ini??????


sampai dikelas,aku tiba sebelum jam mata kuliahku dimulai.teman kelompokku lalu menghampiri dan kami membahas beberapa hal secara detail.dan aku berjanji akan menemuinya dikantin nanti.


tapi aku merasa aneh dengan teman sebelahku duduk saat ini.


emmm,sepertinya dari tadi dia mengikuti gerakanku.


si kacamata besar dengan rambut bagian atasnya berdiri ini namanya roni atau romi ya?


aku tidak begitu ingat.


aku sedang memandanginya saat ini,tapi dia malah balas memandangku tanpa rasa canggung.saat aku bertanya dia malah balik bertanya,menyebalkan sekali.lalu saat aku mengipasi wajahku,dia juga melakukannya.saat aku menunduk untuk mengambil pulpen,dia juga menunduk tapi tak ada apapun yang diambilnya.


fix dia memang sedang meniruku saat ini.dasar gak jelas.


aku memutuskan untuk mengacuhkannya saja sepanjang dosen menjelaskan.


setelah kelas selesai aku segera bangun dari kursiku,tapi cowok tadi justru menghalangiku sambil tersenyum.


huaaaa pasti ada yang salah dengan otaknya.aku langsung memutar badan dan keluar dari sisi kursi satunya.lelaki ini masih saja mengikutiku keluar.


baiklah akan aku selesaikan saat ini juga,akan kutanyakan apa mau lelaki ini.

__ADS_1


aku berhenti dan berbalik menghadap cowok tadi,tapi sialnya dia hanya lalu begitu saja.


sedangkan anak-anak lain menatapku penuh tanda tanya.ada juga yang tersenyum geli.


what ?!!!!!


apa...apa cowok tadi sedang mengerjaiku ?


ah,yang benar saja.


bodoh sekali.


aku segera berlalu sambil menundukkan kepalaku.aku bisa mendengar mereka tertawa tadi.aku harus segera pergi ke kantin.


huh malunya aku.


kebetulan dia sudah ada disana dan sedang menatap ke arah laptopnya.


"hai li..lagi ngapain?"


aku duduk dihadapannya,dia segera tersenyum setelah melihatku datang.


"masih ngoreksi tugasnya la,bagian lo gimana?"


"haha,gue malah seneng satu kelompok ama lo.bisa diajak kerjasama soalnya.kalo yang lain belom tentu mau ngerjain"


setelah bakso pesananku datang aku segera membubuhkan sambal banyak-banyak.aku masih kesal dengan cowok tadi.


"lo udah makan li?" aku menatap horor pada kuah baksoku saat ini karena nampak sekali rasanya begitu pedas.


"udah.lo makan dulu aja" dia sama sekali tidak melirikku dan sibuk dengan laptopnya.


benar saja,setelah suapan pertama aku langsung menyeruput es jerukku rakus.sialnya lagi dipojokkan kantin gerombolan cowok-cowok tadi juga sedang makan dikampus.mereka masih sibuk tertawa-tawa hanya satu lelaki saja yang nampak diam saja seperti tak menghiraukan keadaan sekitarnya.


seperti adegan lambat kepalanya terangkat dan pandangan kami bertemu.


demi tuhan...matanya itu teduh sekali.dan sesaat aku bisa melihat senyumnya yang amat tipis mengarah kepadaku.


aku segera memalingkan wajahku.


entah kenapa rasanya sekarang aku sedang diawasi.membuatku makan lebih hati-hati dan tanpa sadar aku menghindari kuah bakso yang rasanya begitu membakar lidah.


"la gue pergi dulu ya,ada kelas soalnya.ntar gue kabarin deh" lili ternyata sudah membereskan barang-barangnya.


"oh..oke li.bye"

__ADS_1


aku segera mengeluarkan hapeku dan mengabari nadia yang tak tampak batang hidungnya.


tiba-tiba seseorang mengagetiku dari arah belakang.membuat bakso yang baru saja aku masukkan meloncat entah kemana.


nadia langsung duduk didepanku dengan tawa lebarnya.


"kampret lo,ngagetin aja" semburku cepat,dia masih tertawa rupanya membuatku semakin kesal saja.


"lagian tadi gue panggilin lo gak nengok nyet"


"masa sih emang lo dimana?" nadia menunjuk kearah pojok kanan dari tempatku duduk dengan dagunya.


"ya pantesan gue gak liat,lo duduknya di pojokan kayak makhluk astral.wkwkwkwk"


"haha,kampret lo.oh iya ada yang nitip salam buat lo"


keningku mengkerut.salam??


"salam dari siapa?"


"dari temennya rama,tadi ada anaknya disini...(nadia sedang mengedarkan pandangannya sekeliling kantin)


tapi udah pergi kayaknya"


refleks aku.melirik anak cowok yang tersenyum padaku tadi,ternyata dia masih saja memandangku bahkan kali ini dia tersenyum sedikit lebar padaku.


"eh nyong,dari tadi ada cowok senyum-senyum ke gue.t shirt item arah jam 1"


nadia langsung membalikkan badannya dan mendapati seorang cowok memang sedang menatap ke arah sahabatnya tapi kini lelaki itu justru melirik ke arahnya.


"iya,tapi dia udah liat gue lagi liatin dia nyet"


"apa?!!!! yaampun nadia,berarti tuh cowok udah tau kita ngomongin dia donk?!" nadia mengangkat bahu.


ahh sial aku segera mengajaknya untuk pergi dari sana


hari ini rasanya begitu ....aneh.


ada apa dengan cowok-cowok dikampus ini??


BERSAMBUNG


A.N : please like & komennya gaess.makasih banyak yg udah mau baca dan vote ceritaku di part-part sebelumnya.


tp ini bener-bener kejadian waktu aku smp,ada cowok disebelahku duduk yang kelakuannya persis seperti yang aku tulis diatas 😅😅😅

__ADS_1


__ADS_2