Cewek Langit Cowok Bumi

Cewek Langit Cowok Bumi
L word


__ADS_3

"el...aku pengen...."


"gak mau"entah dia mendengarnya atau tidak,tapi aku merasa kaget saat selimut yang kupakai sedikit tersingkap,tangannya terus membuka sedikit demi sedikit satu-satunya pelindungku ini.


"mau buka sendiri,apa aku yang buka ?pilih satu"


apanya yang dibuka sih?


satu


dua


tiga


fawaz berhenti menghitung dan langsung membuka selimut tebal itu secara paksa membuatku berteriak histeris.


dia sudah duduk diatas pahaku tanpa sungkan,aku menyilangkan tangan didepan dada karena merasa terancam dengan tingkahnya yang begitu agresif.


tuhan tolong aku kali ini


dia semakin mendekat memutus jarak yang ada,hembusan nafasnya begitu terasa diwajahku membuat jantungku semakin berdegup kencang.


"mas..." tanpa ada kata dia mencium bibirku lembut,bulu-bulu halus diwajahnya bergesekkan dengan pipiku dan rasanya begitu sulit untuk dideskripsikan membuat pikiranku tak fokus.


dia turun dari tubuhku tanpa menghentikan ciumannya.dari samping dia mulai memasukkan tangannya ke balik bajuku lagi seperti minggu lalu.lama kelamaan tubuhku menyerah oleh sentuhannya dan membalas ciumannya dengan lebih berani.


kudengar dia melenguh setelah aku memeluk lehernya dengan mesra,apa senikmat itu rasanya disentuh olehku?


dia melepas ciuman dengan nafas terengah-engah.bangkit dari ranjang dengan baju yang nampak kusut berjalan menuju lemari.


dengan tenang dia membuka salah satu laci yang terkunci dan membawa kotak berbahan beludru warna biru.


"maaf baru kasih sekarang"


"ini apa mas"


"buka dong"

__ADS_1


aku menggeleng karena masih merasa sungkan.


"buka el,apa kamu mau buka yang lain ?"


dia malah menarik tanganku dan memasukkannya ke balik bajunya.refleks aku menarik tangan (dasar mesum) begitu makiku dalam hati.tentu saja aku lebih memilih memegang kotak tadi dan membukanya perlahan.


"bagus banget mas,pasti mahal kan?aku gak bisa terima,ini terlalu berlebihan buat aku"


"enggak,kamu pantes buat dapetin ini"


"tapi mas..."


"berani nolak?"


aku menggeleng,tatapan matanya begitu tajam membuatku tak bisa berkutik.


"makasih mas" aku masuk kedalam dekapannya dan memeluknya erat.


"kapan kita bulan madu ke dubai?"


"bisa..kan kamu yang minta.harus aku turutin dong"


"aaah...seriusan mas?kalo gitu gimana kalo libur semester ini aja?"


"boleh,nanti aku atur jadwalnya dulu sama pesen tiket,terus ngurus visa ama paspornya"


"aku ngrepotin ya mas,kalo gitu kita gak usah ke dubak deh ke bali aja aku udah seneng kok"


"kalau kamu ganti tujuan jadi ke bali berarti kamu harus siap-siap layanin aku malam ini"


"dih...kok gitu.yaudah kita ke dubai" wajahku sudah berubah cemberut mendengar jawabannya tadi.


"eits..karena udah ganti-ganti tujuan honeymoon kita,aku mau kamu sekarang" aku melotot mendengarnya.


tapi dia sudah bergerak cepat dengan menciumku mesra.kotak perhiasan tadi diambil dan dia letakkan di nakas.


dia mengajakku berbaring diranjang,sebelah tangannya sudah tak terkontrol menjamah seluruh tubuhku terutama di area sensitifku membuatku menjerit kecil.

__ADS_1


aku terkesiap saat dia mulai turun menciumiku dari mulai leher,dada,perut bahkan sekarang dia membuka celana panjang yang aku pakai dan kembali fokus menciumku dititik sensitif itu.sesaat aku menarik kepalanya karena rasa malu ini tiba-tiba muncul,tapi dia bersikeras melakukannya memberiku kenikmatan luar biasa yang belum pernah aku rasakan sebelumnya.


"mas..berhenti,berhenti dulu"


"kenapa sih el?"


"kasus aku gimana kalo kita pergi honeymoon?"


"yaampun kita bahas besok ya"


"gak mau"


"kamu tenang aja,aku yang bakal urus semuanya.oke?!"


seketika aku merasa tenang dan masalahnya seperti sudah terselesaikan setelah mendengar ucapannya.makin malam suasana kamar justru semakin panas.ini kedua kalinya aku berciuman dengannya ditempat yang sama.


aku menurut saja saat dia melucuti baju yang kukenakan satu persatu.


apapun yang akan dia lakukan padaku malam ini aku akan membiarkannya.aku tau betul dia bisa dipercaya dan sangat bertanggung jawab.aku sadar kalau aku begitu mencintainya,dan dia pun memiliki rasa yang sama meskipun dia tidak pernah mengucapkannya.


"i love you"


mendengarnya dia hanya tersenyum dan melanjutkan kegiatannya tadi yang sempat terganggu.


BERSAMBUNG


################################


ceritaku ini kurang apa ya readers??


bagi kritik dan sarannya donk,rasanya masih kurang greget kalo yang baca banyak tapi yang suka dikit dan kolom komentar belum begitu rame.


aku mau bilang makasih banget buat pembaca setiaku yang selalu nyempetin buat ngelike dan kasih komen yang bikin aku selalu semangat.love you to the moon pokoknya.


terima kasih buat kalian semua 😘😘😘😘😘


semoga kalian terhibur ya.

__ADS_1


__ADS_2