
"waaaah dateng juga akhirnya...." nadia buka suara mewakili teman-temannya yang lain begitu melihat vella masuk.
vella yang merasa tersudut lantas mengeluarkan senyum terpaksa begitu melihat siapa yang duduk disana sambil menggenggam erat lengan suaminya.
sebenarnya tadi dia sudah melihat kendaraan
teman-temannya di parkir didepan rumah.mereka semua duduk berjejer di sofa dan ada beberapa juga yang duduk dikarpet.
mampus gue..abis jadi bulan-bulanan mereka.
"hehe...kalian disini?"
"iya lah..temen merit masa kita nggak dateng"
kali ini friska yang menyahut,terdengar nada sewot saat dia mengatakannya.
"waah pas banget kalo gitu,gue bawa makanan favorit kalian nih"
vella berusaha mencairkan suasana.berharap makanan bisa membuat mereka melunak dan tidak marah lagi,tapi.....
"ada bau-bau mau nyogok nih kayaknya" salah seorang dari temannya yaitu tamara menyeletuk kemudian diamini oleh teman-temannya yang lain.vella semakin tersudut sekarang,dia menoleh mencari fawaz untuk mencari bala bantuan tapi lelaki itu sudah pergi ke dapur untuk mengambil minum dan meletakkan makanan yang tadi dia bawa.
"oke...oke gaess gue minta maaf belom ngasih tau kalian"
vella akhirnya duduk di ruang kosong dekat teman-temannya.dia menghela nafas panjang menghilangkan kegugupannya.
"gue baru tau kemaren-kemaren kalo gue udah dinikahin,ditambah lagi gue masih ada kasus foto itu.mau cerita gimana coba?"
"alesan aja lo"
kevin mulai mengeluarkan unek-uneknya,dia tidak menyangka sepupunya ini sudah menikah tapi dia tidak diberi tau.
"tega lo vel,emang kita-kita lo anggap apa?" vella menoleh kearah vero tak percaya. bahkan sahabatnya satu ini yang biasanya berpikiran matang dan paling dewasa daripada yang lainnya ikut-ikutan menyudutkannya?
astagaaaaaaa dia benar-benar gemas dibuatnya.
"serius....bang reza tuh nikahin gue ma laki gue nggak bilang-bilang,gue aja baru tau minggu kemaren"
"el makanannya udah siap nih,mau makan dimana?"
terdengar suara fawaz membuat keadaan menjadi sunyi.
"situ aja dulu"
"udahan si marahnya...ayok makan dulu" vella memandangi temannya satu persatu,hingga akhirnya nando bangkit sambil mengelus perutnya yang sudah sangat kelaparan.saat vella dan fawaz masuk tadi dia sempat melirik kotak pizza yang dibawa fawaz.
"sorry gaes..gue laper banget.kalo kalian mau lanjut marahnya,lanjutin aja gue udah nggak kuat" serempak mereka menyoraki nando yang sedang berjalan menuju dapur dan menyebutnya pengkhianat.
vella masih memandangi sahabatnya satu persatu,bahkan rama sekarang juga ikut dalam gengnya dia hanya diam mengikuti yang lain.dalam hati vella tau kalau rama hanya mengikuti kemauan pacarnya saja.
kevin masih memandangnya kesal karena merasa tak terima.
vella yang tak sabar menarik tangan sahabatnya itu satu persatu sampai mereka semua bangun.tak disangka mereka semua malah memeluknya erat sambil menangis.rama dan kevin hanya menepuk-nepuk pundak kekasihnya masing-masing.
__ADS_1
mereka masih berdebat kecil karena vella yang tidak memberitahu mereka pasal pernikahannya.
vella berusaha menenangkan sahabat-sahabatnya agar berhenti menangis meskipun dia sendiri belum bisa mengendalikan rasa harunya.
"el..makan dulu yuk.kamu dari siang belum makan loh" akhirnya pelukan mereka terurai begitu fawaz datang,kevin dan rama saling beradu tinju karena lega akhirnya drama yang mereka lihat secara live berakhir juga.
"pokoknya malem ini kita-kita mau nginep disini"
pandangan mata mereka semua mengarah pada fawaz,membuat lelaki itu menaikkan alis karena bingung.
"kenapa kok pada liatin saya?"
"kita-kita mau nginep,jadi mas.....kamu tidur sama anak-anak cowok.soalnya vella mau kita tawan"
"nggak bisa" fawaz sudah menarik vella kesampingnya membuat nadia yang tadi berada paling dekat dengan vella melongo.
"dia itu kan istri saya,jadi dia tidur sama saya dong"
lanjut fawaz lagi sengit.
beberapa jam kemudian mereka berakhir di taman belakang ditempat vella dan mamanya biasa menjemur pakaian.
suasana sudah kembali cair,mereka duduk diatas hamparan tikar sambil memakan camilan.vella duduk ditengah tengah sahabat perempuannya sambil ditanyai macam-macam sementara fawaz sedang menjelaskan kasus foto yang melibatkan vella.kevin,nando dan rama menyimak dengan seksama.
vella menceritakan kembali pertemuannya dengan deni dan juga saat mengunjungi keluarga lelaki itu.
"kira-kira siapa ya yang ngedit fotonya?"
"gue nggak tau,yang jelas kalo sampe ketemu gue abisin tuh orang"
"kita udah tau siapa yang nyuruh deni.jadi kalo farhan ketangkep kita tinggal suruh mereka minta maaf didepan anak-anak kampus buat bersihin nama kamu"
"tenang aja nyet ..gue pasti temenin lo"
mendengar ucapan nadia barusan membuat vella tersenyum.
mereka ngobrol hingga pukul 1 malam.
para perempuan sudah membawa vella masuk kedalam kamar dan menguncinya membuat fawaz kesal.
"udah deh mas..biarin aja mereka tidur bareng" rama yang jarang bicara akhirnya mengeluarkan suara membuat kevin takjub.
"tapi kan dia itu istri saya"
"ck..semalem doank.lo nunggu setaun aja bisa mas" timpal kevin lagi,dia sepertinya menderita sekali kemarin-kemarin tapi entah kenapa.
"gue tuh bosen denger nadia ngeluh dan nangis gara-gara dia nggak dikasih tau kalo sahabatnya udah nikah"
"sama ram...gue juga" jawab kevin lesu.
"kok cuma gue doang ya yang biasa-biasa aja"sontak perkataan nando barusan membuat dua orang yang tengah protes menatap tajam ke arahnya.
"ya jelas lah..elo kan penghianat"
__ADS_1
kevin sewot menjawab pernyataan sahabatnya barusan.
"kamu bukannya pacaran sam friska"
"enggak!!! siapa bilang?"
"saya barusan"
"yaampu mas..yang ada mereka kaya anjing ama kucing tiap ketemu nggak pernah akur"kevin mengingat-ingat lagi jaman mereka masih sma
"anjingnya siapa?"
"ya elo lah..hahahah" kevin terlihat puas setelah mengatakannya.mereka kini sedang berada dikamar reza.
rama sedang membuka kasur lipat yang tadi diberikan vella.
nando dan kevin sudah meminopoli ranjang membuat fawaz mau tak mau ikutan berbaring di kasur lipat tadi.dia sudah mengganti pakaiannya tadi,untung saja vella mengingatnya.
tik tok tik tok
waktu terus berjalan tapi mata fawaz tidak bisa tidur sama sekali.dia gelisah dalam tidurnya padahal kasurnya cukup empuk,bahkan kamar ini dilengkapi dengan ac.
ia memutuskan untuk keluar dan berbaring di atas sofa.tak lama pintu kamar vella pun terbuka.fawaz yang tidak menyadarinya masih menatap langit-langit rumah.
"mas..kamu ngapain tidur disini?"
fawaz yang terkejut melihatnya langsung tersenyum begitu sadar vella yang memanggilnya.
dia sudah menarik tangan vella mendekat.
"aku nungguin kamu el"
vella sudah ada dipangkuan fawaz,sementara fawaz memeluknya cukup erat.dia sedang menghirup aroma tubuh istrinya yang begitu dia rindukan.
fawaz mengajak vella berbaring disofa sempit itu.vella mengelus jambang suaminya lembut,membuat lelaki itu bernafsu.ia lalu mencium istrinya mesra.
fawaz memasukkan tangannya ke balik celana yang vella pakai.dia menyentuh titik sensitif milik istrinya membuat vella menggigit bibirnya kuat.ciumannya kini turun ke leher sang istri,tangan vella refleks menjambak rambut fawaz kuat.
dia sudah menyingkap baju istrinya dan mulai mengulum puncak dada vella yang menegang membuat istrinya itu semakin kehilangan kendali sementara tangannya masih asyik membelai dibawah sana.
hingga tak lama akhirnya vella mendapatkan pelepasaannya,membuat wanita itu lemas bukan main.
dengan cepat dia mulai menggerakkan pinggulnya karena sudah tak tahan.
dan miliknya berkedut-kedut didalam sana.
vella sudah sangat kelelahan,fawaz membetulkan bajunya dan juga istrinya lalu tidur sambil berpelukan erat.tak lupa dia mencium kening sang istri.
fawaz tersenyum senang dalam tidurnya.
BERSAMBUNG
maaf lama gaess...
__ADS_1
😅😅😅