Cewek Langit Cowok Bumi

Cewek Langit Cowok Bumi
kamu suka?


__ADS_3

dalam seminggu ini kegiatan perkuliahanku berjalan cukup lancar,mama sudah jarang ngomel-ngomel.bang reza juga sering mengirim pesan dan memujiku karena sudah mau membantu mama.tapi aku hanya membalasnya singkat.aku masih kesal padanya.


saat nadia mengajakku makan diluar aku langsung menyetujuinya.semenjak dia pacaran dengan rama,kami sudah jarang sekali nongkrong bareng apalagi sabtu sore seperti ini.biasanya dia akan pergi dengan pacarnya.


jam 7 malam nadia sudah menjemputku dan langsung pergi ke restoran tujuannya.dia itu tipe cewek yang sangat ambisius,tapi aku senang melihatnya bersemangat.karena sifatnya itu memotivasi diriku untuk lebih maju.


satu hal yang sampai saat ini tidak pernah aku sesali karena mengikuti kemauannya,yaitu belajar karate.meskipun awalnya aku menolaknya mati-matian,kini justru olahraga ini menjadi jadwal tetapku tiap jum'at sore.sementara nadia berganti dengan olahraga berkuda.


yupp,dia itu pecinta adrenalin sejati.cewek imut dengan seribu satu kemauan.walaupun kuliahnya di bidang hukum,tapi dia selalu memiliki kegiatan yang menantang diluar.entah dari mana dia dapat keberanian besar untuk mencoba olahraga ekstrim.suatu hari dia bercerita padaku akan pergi keluar kota beberapa hari.dia bilang akan mencoba bungee jumping.


saat aku melihat videonya yang sedang loncat dari sebuah jembatan perutku seperti jatuh ke tanah.terdengar suara jeritannya begitu nyaring.dia terayun ke samping dan ke bawah jembatan beberapa kali.dan setelah dia di naikkan kembali ke atas jembatan wajahnya betul-betul bahagia dan senang sekali.gila...nadia benar-benar gila.aku tidak akan pernah mau mencobanya sama sekali.


kami tiba disebuah restoran yang tampak sangat nyaman.bangku bangku panjang tertata rapi sudah dipenuhi beberapa kelompok pengunjung.nadia sudah melakukan reservasi jadi kami langsung diantar oleh seorang pelayan.


kami lalu duduk disalah satu saung yang ada diatas sebuah kolam besar.tempatnya begitu bagus dengan beberapa lampion warna warni menggantung disepanjang jembatan menuju saung ini.


"tempatnya bagus banget nyong,kalo gue photo shoot disini cakep kali ya" nadia masih melihat-lihat menu.


"lo mah foto dimana aja cakep,pinggir kali apalagi"


kenapa aku merasa tersindir ya?sebenarnya dia memuji atau menghinaku sih?


aku meninggalkannya dan berdiri di pinggiran saung melihat sekeliling.suasananya sangat menyenangkan.tiap pelanggan sepertinya menikmati hidangan yang mereka santap.membuatku tak sabar untuk mencicipi makanan yang dipesan nadia.


"lo mau pesen apa nyet??"


"adanya apa?" aku kembali menghampirinya dan menilik buku menu.ahh aku akan memesan dessert saja.mungkin puding rasa kopi cocok sebagai penutup makan malam hari ini.


"gue pesen ini aja nyong,lo udah pesen makanan buat berdua kan?" nadia mengangguk lalu memberikan daftar pesanan yang sudah kami pilih.


"oh iya,besok lo mau pergi lagi ama cowok itu?"


"iya kali,orangnya gak ada kabar.sukur-sukur tuh orang lupa jadi gak usah pergi sekalian" aku mengucapkannya sambil menyapukan tanganku ke wajah seperti saat orang selesai berdo'a.


"tapi kayaknya dia orangnya konsisten deh.kalo udah ngomong apa pasti ditepatin"


"sotoy !!tau dari mana lo" aku mulai sewot sekarang.kenapa nadia malah mematahkan harapan dan do'aku.kadang aku heran kenapa aku bisa bersahabat dengannya padahal dia selalu berlawanan denganku kalau masalah pemikiran.


"feeling doang" jawab nadia pasti.

__ADS_1


astagaaaa feeling katanya ?! huft aku mulai ragu dengan diriku sendiri kalau dia sudah mengatakan kata itu.


aku mulai mengecek hapeku takut-takut ada kabar darinya.tapi nihil


hanya ada bebarapa pesan dari bang reza.aku melewatkannya,karena kalau aku sudah membacanya dan tidak langsung dibalas dia akan marah.dan mulai mengirim lebih banyak pesan yang isinya menceramahiku.


lalu dari andre,mantanku dari jaman sma.dia itu selalu saja menggodaku sampai aku kesal.aku rasa dia itu seperti anak kecil yang bermain-main.berhubungan denganku sepertinya sangat menyenangkan bila dia sudah membuatku kesal.aku hanya menganggapnya teman sekarang.jadi aku membalas seperlunya saja.


hidangan sudah tersaji penuh dimeja makan.ada beberapa piring lauk dalam porsi sedang dan juga wadah berbahan tanah liat yang masih tertutup.


nadia mengambil sedikit sekali nasi.lalu mengambil lauk lebih banyak dari nasi yang ada dipiringnya.aku tertawa melihat dia masih melakukannya.katanya pipi dan perutnya itu sangat mudah gemuk jadi dia selalu mengurangi makanan karbohidrat tinggi.


"gak usah ketawa lu nyet" ucap nadia sinis.dia iri padaku karena aku bisa makan sebanyak apapun tanpa takut gendut.aku selalu bersyukur akan hal itu.


"maaf ya nyong,sebenernya gue kasian tapi gak bisa kalo gak ketawa" aku menutup mulutku karena takut makanan yang ada dalam mulut menyembur kemana-mana.


nadia malah membubuhkan sambel keatas nasi yang sedang aku makan.aku melotot melihatnya sungguh aku tak akan kuat memakan sambal sebanyak ini.jahatnya......


"selamat malam mba.." suara itu membuyarkan tatapan mautku pada nadia yang masih tersenyum sambil mengunyah makanannya dengan bahagia.


"oh malem pak,ada apa?" nadia menjawab cepat


"menunya yang mana pak?"


"oh menunya yang ini mba" si koki ini menunjuk ke arah wadah tanah liat yang masih tertutup tadi.kebetulan kami belum sempat membukanya.


"sebentar ya pak kita cobain dulu" nadia mengambil semangkuk kecil lalu mencicipinya.


"emhh enak banget nyet,lo mesti cobain nih" nadia menyuapkan sesendok ke mulutku.sepertinya dia sedang menunggu tanggapanku mengenai ucapannya tadi.


aku menengok sang koki yang kini juga sedang menatap ke arahku.


"enak kok pak" aku menampilkan senyum lebar padanya bukti bahwa aku bersungguh-sungguh.


koki tersebut mengucapkan terima kasih dengan senyuman yang sangat manis.lalu tak lama kemudian dia pamit undur diri karena akan berkeliling menyapa para pelanggan lainnya.


" gak salah gue milih tempat ini.ternyata menu barunya gak kaleng-kaleng" nadia berganti menyantap makanan berkuah tadi dengan sedikit nasi.


"iya nad,entar gue mau bungkusin satu buat nyokap ah" sahutku.lumayan kan pagi-pagi aku gak perlu bantu mama buat sarapan.dan bisa langsung siap-siap ke makam.

__ADS_1


malam itu aku pulang sekitar pukul setengah sepuluh malam.karena mama tau aku pergi dengan nadia mama tidak menungguku pulang.saat aku masuk kedalam rumah keadaan sudah sangat sepi.mama pasti sudah tidur sekarang.aku bergegas masuk ke kamarku dan mengganti pakaian dengan tanktop dan celana boxer yang longgar.


hmm..rasanya nyaman sekali bisa merebahkan badanku dikasur ini.aku mengecek hape yang tergeletak disampingku saat ini.


ternyata cowok aneh itu mengirimiku chat beberapa menit yang lalu.mungkin saat aku sedang mencuci wajahku tadi dikamar mandi.


fa: gimana makanannya? enak gak?


aku mengerutkan keningku,makanan yang mana maksudnya?apa makanan yang tempo hari ia belikan saat tengah malam itu ?


*ve: enak kok.aku suka


fa: kamu suka sama makanannya apa sama kokinya*?


wah jangan-jangan cowok ini sedang melantur.dan salah mengirim pesan.


*ve: koki yg mana?


fa: restaurant*


what??


apakah maksudnya restoran yang tadi aku datangi dengan nadia?darimana dia tau aku makan di restoran??


ve: kepo.bye!


aku segera mematikan hapeku dan menutupi seluruh badan dengan selimut.


he's a little bit creepy


BERSAMBUNG


################################


hmm...kira-kira ada yang nunggu cerita ini update gak siiih ??


maaf banget dah beberapa hari gak up soalnya hapeku rusak 😥😥


aku mau bilang banyak-banyak terima kasih buat yang udah luangin waktu baca cerita ini.apalagi kalo ada yg vote & koment tambah semangat lah aku updatenya 😄😄😄

__ADS_1


www.ngarep.com


__ADS_2