Cewek Langit Cowok Bumi

Cewek Langit Cowok Bumi
43


__ADS_3

"denger el,kamu bisa tinggal di apartemenku dulu.aku bakal jelasin ke mama kamu.urusan kampus nanti kita tangani sama-sama"


vella mengangguk saja karena bersembunyi di apartemen sepertinya ide yang paling bagus untuk saat ini.dia terlalu takut bertemu dengan orang-orang.


meskipun dia tidak melakukan hal seperti itu,tapi orang-orang pasti lebih percaya dengan apa yang mereka lihat.


apa ini semua teguran dari tuhan karena dia sudah melakukan dosa ?


padahal kemarin dia dan fawaz tidak sampai melakukan itu.


tapi tetep aja namanya dosa vel,lo gak seharusnya ngelakuin hal kayak gitu!!


otaknya mulai menyalahkannya atas kebodohan yang sudah dia lakukan kemarin,membuat hatinya semakin merasa bersalah.dia terbayang wajah papa,mama dan kakaknya yang memandangnya dengan wajah kecewa.


sepanjang perjalanan vella nampak melamun.dia bahkan enggan mengaktifkan ponselnya karena takut teman-teman kampusnya akan berkomentar macam-macam.


"halo...oh iya dia lagi sama saya.kamu bisa dateng ke apartemen,nanti saya shareloc.oke"


fawaz melirik kearah vella melalui sudut matanya.dia sedang berpikir keras bagaimana caranya agar bisa menyelesaikan masalah ini.yang jelas dia tidak akan membiarkan vella terus-terusan terpuruk.


setelah nadia sampai di apartemennya fawaz segera pergi dengan membawa foto sebagai langkah awal menyelidiki masalah vella.dia menghubungi seseorang dari ponselnya.

__ADS_1


dia berencana untuk pergi ke kampus terlebih dahulu untuk berkonsultasi dengan dekan universitas.


dia juga harus menemui ibunda vella dan menceritakan segalanya sebelum beliau mendengar masalah ini dari orang lain.


"pokoknya kamu cari pakar telematik paling ahli buat saya dan paling lambat besok pagi harus sudah ada.kalo bisa sekalian buat janji"


dia memasuki area kampus dan langsung bertanya pada satpam dimana letak ruangan dekan berada.saat melewati lorong bangunan banyak gadis yang melihatnya dengan pandangan terpesona.tapi fawaz tak tertarik dan terus melewatinya dengan tenang.


dia melihat ke beberapa titik kerumunan,dan memastikan bukan foto syur seorang perempuan yang sedang mereka lihat.


tiba didepan ruang dekan dia mengetuk pintunya beberapa kali,saat seseorang mempersilakannya masuk fawaz membuka pintu dan menghampiri orang yang nampak berwibawa diusianya yang sudah tak lagi muda.


"jadi begini pak,saya abdul wakil dari keluarga ravella maulidina putri"


"oh kebetulan sekali pak abdul,sebenarnya kami tadi menghubungi saudari ravella karena ada satu hal yang menyebabkan kegaduhan dikampus,tapi nomernya tidak aktif"


fawaz meletakkan foto kehadapan pak dekan.


"ini pak,tadi vella datang pada saya dan melaporkan kalau ada orang yang memfitnahnya dengan foto ini"


"apa bapak yakin,wanita difoto ini bukan saudari vella sendiri?"

__ADS_1


"untuk saat ini saya akan menyelidiki foto ini ke orang yang ahli pak.saya juga akan melaporkan ke pihak yang berwajib untuk mencari pelaku yang menyebarkan fotonya agar diusut sampai tuntas"


"baik kalau begitu pak,pihak kami akan bekerja sama"


"kalau begitu saya mohon undur diri dulu pak.sekali lagi terima kasih"


mereka saling berjabat tangan dan fawaz keluar dari rektor dengan langkah cepat.


karena hari ini juga dia berniat membuat laporan ke kantor polisi.dia sudah menghubungi temannya yang merupakan seorang pengacara untuk mendampinginya.


tadi dia sempat meminta satu foto yang masih bagus keadaannya dari pak dekan,untuk diserahkan kepada polisi sebagai barang bukti.sementara foto yang dimilikinya akan ia serahkan pada pakar telematika besok.


hari sudah gelap saat fawaz tiba dirumah vella.dia bahkan melewatkan makan siangnya karena sibuk mondar mandir dari satu tempat ke tempat lainnya.fawaz menarik nafas panjang sebelum keluar dari mobil.entah apa yang akan dia katakan tapi yang jelas ibunda vella harus tau semuanya.


BERSAMBUNG


################################


maaf pendek,sambung lagi nanti ya readers


makasih semuanya 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2