
"halo mak..lagi ngapain ?"
"....."
"hmmm..gue mau cancel job yang diresto itu"
"....."
"iya..gak bisa aja.
lo cari orang lain aja deh buat gantiin gue"
"....."
"aduh...yaudah besok gue dateng.kirim alamatnya ya"
aku dilema apakah akan melanjutkan rencana pemotretan besok atau tidak.tapi sudah jelas raya mengatakan bila aku tidak mau maka dia pun tidak.karena katanya pemilik restoran sudah memilihku secara khusus untuk menjadi modelnya.teringat ucapan raya yang katanya akan menikah tahun depan aku jadi tidak tega.dia pasti butuh banyak uang kan?
tapi fawaz bahkan sama sekali tak memberi kabar.kenapa dia masih menginginkanku coba ?
baiklah kalau itu maunya,aku akan bekerja secara profesional dan tidak akan mengganggunya.
aku kembali menekuri buku yang ada dihadapanku dan mulai mencatat beberapa poin penting.aku ingat pesan vero kemarin,tentang komunikasi yang baik.tapi melihat posisiku saat ini akan sangat riskan.aku tidak mau saat nanti kami sedang bekerja malah keadaan semakin canggung.
setelah mendapat informasi dari raya aku segera mengetikkan namanya di aplikasi instagram,melihat beberapa foto aku ingat itu adalah tempatku makan bersama nadia minggu lalu.
memang saat itu aku menyebutkan photoshoot disana.dan saat itu hanya ada aku,nadia dan juga seorang pramusaji disana.
jadi dia melihatku dan nadia direstoran waktu itu??
pantas saja dia menanyakan hal aneh tentang masakan dan chef-nya.hanya saja waktu itu aku belum tau apa-apa.
haha..lucu sekali.aku tidak percaya dia sampai sejauh ini.
uhhh.....
pengaruh datang bulan mulai kurasakan sekarang,perutku terasa nyeri dan keringat dingin muncul disekujur tubuhku.aku segera menarik selimut saat kurasakan badanku menggigil kedinginan.
rasanya aku ingin menangis,tapi justru rasa sakit semakin mendera.
***
aku terbangun sekitar pukul 2 pagi,syukurlah rasa sakitnya sudah hilang saat aku tertidur tadi karena tak kuasa menahan nyeri di area perutku.
aku keluar kamar dan berjalan menuju dapur untuk mengambil air putih dan juga memasak mi instant karena perutku sangat lapar.
__ADS_1
meraih hapeku yang tergeletak disamping mangkok mie,aku membuka aplikasi pesan dan membaca pesan dari fawaz,dia mengingatkanku tentang pemotretan besok pagi.
bahkan dia sedang aktif saat ini.
aku mulai mengetikkan balasan padanya,yah mungkin aku harus membujuknya agar mau mengganti model.
bilang saja padanya kalau aku sedang sakit,iya kan??
lagipula aku tidak berbohong,tadi aku memang sakit.
setelah menulis kalimat panjang lebar dan kubuat sesopan mungkin aku segera mengirim pesannya.
yah..semoga saja dia setuju untuk mengganti modelnya.
oke,kita undur jadwalnya.
begitu katanya.
pupus sudah harapanku untuk menghindarinya.kalau begitu lebih baik aku datang besok.setelah itu masalah selesai aku akan menjauh darinya.
saat aku menjawab akan melakukan pemotretan besok,dia hanya membalas oke.
hanya begitu saja.
tidak ada pesan apa-apa lagi.
setelah membereskan meja makan aku langsung pergi kekamar dan menutup tubuhku dengan selimut.minyak kayu putih sudah kubalurkan ke seluruh area perutku agar terasa lebih nyaman.
aku bertanya-tanya kenapa dia begitu berbeda sekarang?
bersikap cuek,dan hanya menjawab seperlunya saja.
aku akan mengusahakan yang terbaik besok agar tidak mengecewakan raya.yah dia adalah salah satu orang terdekatku saat ini,aku tidak mau mempertaruhkan reputasinya.
tiba-tiba aku terpikir untuk mengambil cuti kuliah.rasanya aku benar-benar kehilangan jatidiri saat ini.bila bang reza sampai marah aku akan mengacuhkannya saja.huh aku juga lelah mendapat tekanan setiap hari bahkan otakku rasa-rasanya mau meledak bila tugas kuliah menumpuk.
ya aku akan mencari sesuatu yang aku suka dan menjadikannya pekerjaan.mungkin aku bisa menjadi pelatih karate,karena aku cukup baik dibidang itu daripada bidang lainnya.atau menjadi model profesional saja ??
tapi itu juga memiliki resiko yang cukup besar,selama ini aku hanya membiarkan raya yang mengambil fotoku.dia sudah sangat paham batasan-batasan yang aku punya dan dia juga tidak pernah memaksakan kehendaknya.
aku takut terjebak dalam kelamnya dunia hiburan.jaman sekarang sangat mudah untuk seorang model terkena skandal.
lalu aku teringat tentang panti yang aku datangi dengan fawaz.apa mungkin aku harus melakukan sesuatu untuk panti itu?mungkin aku akan berkunjung kesana sering-sering dan berbagi dengan anak-anak.yah untuk sementara itu hal terbaik yang bisa aku pikirkan.
*******
__ADS_1
samar-samar kudengar suara mama sedang berbincang dengan seseorang diruang tamu.sudah pukul 7 pagi aku harus bersiap-siap untuk pergi ke studio raya dan berangkat bersama.sepertinya aneh kalau aku datang sendiri ke restoran jadi aku segera mengirim pesan pada raya tentang rencana kedatanganku.
"vel ,kamu udah bangun? emang kamu sakit apa sih kok mama gak tau?" cecar mama sambil menenteng sebuah kantung kresek berisi sterofoam.beliau mendekat dan mengamati wajah vella seksama.yah memang terlihat sedikit pucat.
"hmm...sakit perut ma.lagi dateng bulan" aku bingung mama tau hal itu darimana
"temuin nak fawaz didepan tuh,dia mau nengokin kamu tapi mama bilang kamu masih tidur.waktu mama bilang mau bangunin, katanya gak usah"
"oh...." dia kesini ?? tiba-tiba aku jadi gugup,dan rasa kesalku padanya menguap begitu saja.kemarin aku sudah berjanji akan bersikap profesional padanya,tapi begitu mendengar dia datang hatiku langsung luluh.
untung saja aku sudah mencuci muka tadi sebelum keluar kamar.
dia sedang menunduk menatap layar hapenya, begitu aku panggil dia langsung menoleh.
"gimana keadaan kamu el,udah baikan?" dia sedang tersenyum sekarang tapi yang aku perhatikan adalah jambang disekitar rahangnya begitu lebat dan hitam,bulu matanya yang lentik terlihat sangat indah dan aku seperti terikat pada pandangan matanya yang intens.
"udah mas,nanti aku ke resto bareng raya"
aku menjawab lirih,ck mama mana sih kenapa lama sekali dibelakang?
"kalo masih sakit kita undur aja,muka kamu masih pucet gitu"
"tenang aja mas,nanti bisa ketutup make-up kok" aku langsung menolak penawarannya.untuk apa diundur ? semakin lama akan semakin menjadi beban bagiku.
tapi dia malah tersenyum kecil.
"bukan gitu,aku khawatir kamu kenapa-napa"
"oh..aku udah mendingan kok.nanti kalo gak kuat pasti aku bilang"
yah aku pasti tidak apa-apa karena perutku sudah tidak nyeri lagi.aku hanya perlu mampir ke apotik dan membeli obat khusus untuk meredakan nyeri saat haid untuk jaga-jaga.
"yaudah el aku pamit dulu yah,bilangin mama kamu"
"loh gak sarapan dulu mas"
"udah tadi el , buburnya dimakan ya?aku mau ke resto dulu" aku mengangguk dan mengantarnya sampai pintu gerbang.seperti seorang istri mengantar suaminya pergi untuk bekerja.
iyuuuh bila saat ini teman-temanku ada sudah pasti aku habis ditertawakan oleh mereka berempat.
aku harus segera bersiap
BERSAMBUNG
################################
__ADS_1
yuk klik SUKA dan beri saran di kolom komentar.aku tunggu 😊😊