Cewek Langit Cowok Bumi

Cewek Langit Cowok Bumi
kehidupan nyata


__ADS_3

waktu berjalan begitu cepat,tak terasa sudah setahun berlalu.hubunganku dan fawaz juga baik-baik saja.


seringkali dia menanyakan kesiapanku untuk menjadi istrinya.tapi kuliahku saja belum selesai,bang reza pun belum menikah.aku mendengar cerita mama bahwa bang reza sedang dekat dengan salah satu teman kantornya dan berniat untuk menikahinya.


tapi dengan alasan masih mengharapkan sarah,mama menolak perempuan pilihan bang reza.aku tak habis pikir dengan jalan pikiran mama.sebenarnya kriteria seperti apa yang dia cari untuk seorang menantu perempuan.


setelah menerima penolakan dari mama soal calon istrinya,bang reza jadi jarang sekali pulang kerumah.kadang dia hanya datang sebentar untuk menengokku dan mama.tapi tiap kali mama menyinggung sarah bang reza langsung memilih pergi daripada berdebat panjang lebar dengan mama.


"mas..aku kasian ama bang reza deh.gara-gara ditolak mama,ceweknya bang reza sampe pulang kampung dan ninggalin bang reza"


"terus?"


sore ini aku sedang berada di apartemennya.aku mendesah kesal melihatnya masih saja sibuk mengutak-atik ponsel padahal suhu badannya sedang naik.harusnya kan dia beristirahat,bukannya mengkhawatirkan restorannya yang kini sudah diurus oleh orang yang cukup handal.


"bang reza nyusul kesana" jawabku menerawang,ingatanku kembali ke dua hari yang lalu saat bang reza mengirimiku pesan sebelum berangkat ke jogja.


"kapan berangkatnya el?"


"rabu kemarin,udah dua hari nggak ngabarin aku jadi khawatir"


"ya udah lah el,kakak kamu pasti baik-baik aja.gimana kalo kita nonton?"


"kamu kan lagi sakit mas,pake ngajakin nonton segala" tadinya aku senang,tapi mengingat keadaannya aku tidak boleh egois.


aku yang sedang tidur dipangkuannya diatas ranjang segera bangun setelah dia mengatakan akan menyetel kaset vcd di depan.aku penasaran film apa yang akan dia tonton.


bila sedang bersama nadia,aku selalu menyerahkan pemilihan film padanya.tapi ini pertama kalinya dia menonton dirumah bersama fawaz.

__ADS_1


shoot 'em up


aku melihat judul kasetnya,setelah aku menonton beberapa saat ternyata filmnya cukup menarik.si pemeran pria begitu menyukai wortel dan memanfaatkannya dalam segala situasi termasuk menarik pelatuk pistol saat jari-jari tangannya mengalami dislokasi.


saat adegan ranjang berlangsung aku segera mempercepat tayangannya membuat fawaz tersenyum geli.


tiba-tiba fawaz meletakkan kepalanya di pangkuanku,membuatku gelagapan.biasanya aku yang bermanja-manja padanya.tapi kali ini dia sungguh berbeda,tenangnya lain dari hari-hari biasanya.


"jangan liatin mulu diiih"


"kenapa?"


"kamu tuh ngedistract aku tau gak mas,itu film lagi seru-serunya"


"aku pengen..."


"pengen kamu"


fawaz mencium bibirku lembut,seperti dia benar-benar menginginkannya.kurasakan suhu badannya yang memang sedikit panas.


aku melepas ciuman dan mengambil nafas dalam,tapi rasanya belum cukup ciuman tadi baginya karena kini dia kembali menciumku dengan rakus dan menuntut.aku bahkan berani naik ke pangkuannya dimana dia kini memosisikan diri bersandar disofa.


kedua tangannya melingkari pinggangku dan mendorong agar semakin menempel ke tubuhnya.


sebelah tangannya sudah masuk kedalam bajuku yang longgar dan membelai lembut di area punggung membuatku semakin nyaman dan menikmati ciuman yang sedang aku mainkan dibibirnya.


entah sejak kapan dia menjadi lebih santai dan terlihat pasrah sementara aku yang menggebu-gebu menginginkan dirinya untuk menciumku lebih dalam dan lebih lama lagi.

__ADS_1


tangannya sudah bergerak tak tentu arah didalam sana menyusuri bagian tubuhku seinci demi seinci.


entah sudah berapa lama kami melakukannya tapi aku sadar bahwa suasana semakin gelap.dia menyalakan lampu kecil yang terletak disamping sofa sambil tetap menciumiku dan kini sudah beralih ke leherku.


dia menjilat dan mengecup mesra meninggalkan rasa sejuk saat dia berpindah kesisi yang lain.


dia mengangkat sedikit badanku dan membuatku bertumpu dengan lutut.kedua tanganku berpegangan pada bagian atas sandaran sofa sementara dia menyingkap bajuku keatas dan melepas kaitan bra-ku.


saat aku merasakan hisapan di puncak dadaku,badanku refleks mengejang dan desahan keluar dari mulutku tanpa bisa kutahan.


aku sadar betul yang terjadi saat ini tidaklah benar,tapi kenapa aku tidak menghentikannya aku pun tak tau.


dia beralih dari puncak satu ke puncak lainnya membuat otakku rasanya tak dapat berfungsi normal.


aku sedang menjambak rambutnya agar terus melakukan apa yang sedang dia lakukan sekarang.


dia mengisap kuat di beberapa bagian lalu menjatuhkanku terlentang diatas sofa.


BERSAMBUNG


################################


readers......aku minta vote dan komennya donk buat cerita ini.lanjutannya mau gimana?


makasih untuk kalian semua yang sudah meluangkan waktu buat baca.semoga hari kalian menyenangkan dan ceritanya bisa menghibur.


😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2