Cewek Langit Cowok Bumi

Cewek Langit Cowok Bumi
kehidupan baru


__ADS_3

keesokan harinya vella pulang kerumah,ditemani oleh fawaz..


"loh vella kemana aja baru keliatan ?"


aduh..aku harus jawab apa nih ?


fawaz masih sibuk mengambil beberapa barang vella yang ada di jok belakang


"iya tante,nginep tempat bang reza"


"loh kata mama kamu lagi nginep ditempat raya"


udah tau ngapain nanya ?!!dasar mak-emak kepo


"iya tan..kebetulan semalem aku mampir ke tempat bang reza jadi nginep sekalian.kalo gitu aku masuk dulu ya,pengen ketemu mama soalnya" aku segera pamit dengan senyuman basa-basi.


"assalamu'alaikum ma....."teriakku dari teras bahkan belum sampai daun pintu sama sekali.


saat aku menengok ke belakang ternyata fawaz sedang ngobrol dengan tante wati,tante yang tadi ngobrol denganku.


itu tante girang seneng banget ngobrol ama laki gue


"mas ayo masuk"


aku mencari mama ke segala penjuru rumah,


kulihat dia sedang menjemur pakaian dibelakang.


kasian mama,pasti mama kesepian selama seminggu ini karena aku tinggal.


"ma,vella pulang.."


mama menoleh ke arahku dengan raut lelahnya


"ya ampun vel...kamu mau pulang kok gak ngabarin mama"


saat mama memelukku erat entah kenapa suasana menjadi melow dan air mataku langsung keluar begitu saja.


"ma...aku udah punya suami" ucapku terbata-bata karena tangisanku semakin menjadi.


"iya..mama tau.udah jangan nangis,fawaznya mana?"

__ADS_1


"didalem.."


mama mengajakku untuk masuk dan duduk diruang keluarga depan televisi.


"jadi gimana kasus foto itu?" tanya mama pada fawaz yang tengah duduk sambil memelukku.


"ma..vella gak mau kuliah lagi...vella gak mau pergi kesana lagi ma...."


orang-orang disana pada jahat,aku gak kuat dengerin omongan mereka yang nyakitin banget.


"kamu harus tetep kuliah vel,papa kamu udah pesen supaya kamu selesein kuliah.gimana kamu mau bersihin nama kamu,nama keluarga kita kalo kamu aja langsung keluar tanpa ada penjelasan apa-apa.mereka malah semakin mikir kalo orang yang ada difoto itu kamu"


"denger el,kasusnya lagi diusut dan kemaren polisi udah ke kampus buat cek cctv.kita tunggu hasilnya,kalo kamu mau rehat sementara gak pa-pa.tapi jangan berhenti kuliah"


aku terdiam mendengar kata-katanya barusan,beberapa kali aku menyeka air mataku.


"denger..aku tau ini berat,aku janji kalo kita udah tau siapa pelakunya aku bakalan buat dia minta maaf sama kamu didepan semua orang di kampus"


aku mengangguk lemah,dia benar-benar memahami keadaanku sekarang.


"pada makan sana,mama masak banyak tadi"


"tumben" aku heran mama masak beberapa menu sekaligus.


"uluuuuuh ....kangen ama aku pasti"


"udah sana makan buruan...saladnya ada dikulkas"


aku langsung menuju kulkas dan mengambil toples warna biru muda berisi salad buah kesukaanku.


kulihat fawaz sedang sibuk mengetikkan sesuatu dilayar ponselnya.


aku mengambil semangkuk kecil salad dan membawanya mendekat ke fawaz.


"mas... a "


dia menurut saja,padahal dia tidak melihat apa yang aku suapkan padanya.


"enak nggak?"


"enak"

__ADS_1


"nih..." aku kembali menyuapinya sampai isi mangkok yang ku pegang kosong.


aku memandang wajahnya yang nampak tenang,dari tadi pandangannya tak lepas dari layar ponsel.


melihat jambang diwajahnya,aku tersenyum kecil.tadi pagi saat dia belum bangun aku sudah puas mengelus-elusnya.


"pegang aja..boleh kok"


"pegang apaan ?"


"yang kamu pegang tadi pagi..."


aku melongo mendengar jawabannya,jadi dia sudah bangun waktu aku membelai wajahnya?


memalukan!!!!!


aku berlari masuk kekamar,menghindarinya.


huh...akhirnya aku merasakan berada dikamar sempit ini lagi.aku tersenyum membandingkan kamarku dengan kamar fawaz di apartemen yang cukup luas namun tak berpintu.


kalau disuruh memilih,tentu saja aku akan memilih kamar yang sudah aku tempati selama lebih dari limabelas tahun ini.


"el..."


suara beratnya mengagetkanku yang sedang melamun dijendela.


"kenapa mas?"


"aku ngantuk,ntar kamu bangunin jam 1 ya"


"oke.."


dia langsung tidur terlentang diatas ranjang, benar-benar tidur.


aku keluar mencari mama,dan kami berbincang cukup lama didepan televisi.


saat mama menyebut nama raya,aku baru terpikir untuk meminta tolong padanya.


BERSAMBUNG


################################

__ADS_1


semoga terhibur dan terima kasih 😊😊😊


__ADS_2