
wajah vella terlihat kusut saat sudah sampai di gerbang rumahnya,meski begitu dia nampak cantik.tinggi badannya yang mencapai 168cm,wajah bulat dan juga kaki yang jenjang membuatnya terlihat bagus menggunakan setelan baju apapun.
akhirnya vella sampai dirumah sebelum jam 9 malam.dilihatnya mobil nadia terparkir digarasi berarti sahabatnya itu sudah tiba lebih dulu.dia melepas sneakers putihnya di rak sepatu lalu mengucapkan salam.
vella langsung menuju ruang tengah, ibu dan sahabatnya itu sedang berbincang santai sambil menonton tv.
"kok malem banget vel,kamu darimana ?" tanya sang mama,setelah putrinya itu duduk disampingnya sambil bersender manja.
"bahas tugas kelompok ma,buat hari selasa.aku mau mandi dulu ya ma" vella langsung bangkit menuju kamarnya.
dia segera tidur tengkurap dikasur melepas lelah, rasanya begitu nyaman saat dia bisa meluruskan seluruh badannya.menilik hape,ada pesan dari cowok bernama fawaz tadi,mengingatkan dia untuk segera memberi kabar untuk rencana besok.
dia langsung merasa frustasi,besok adalah hari minggunya.hari dimana dia akan berdiam diri dikamar dan tak melakukan apapun selain nonton film sambil mengerjakan tugas kuliah.
tapi dia pikir kalau dia tidak menuruti perintah lelaki itu,urusannya akan semakin lama dan fawaz akan terus mengganggunya.
nadia muncul sambil membawa sepiring besar ceker setan,susu UHT kemasan setengah liter,sebotol madu dan juga air es ukuran 2liter di nampan.
vella hanya melirik tanpa minat.dia heran,dengan tangan nadia yang mungil itu bagaimana bisa dia membawa semuanya dalam satu kali angkat.
"nyet,katanya mandi.malah tiduran sih lo?!" nadia mengomel seperti mamanya membuat vella semakin suntuk,hendak menjawab tapi dia ingin menghemat tenaganya.dia bangkit dari ranjangnya lalu melempar blazer yang ia kenakan ke keranjang baju kotor.
dan dia langsung mengumpat saat blazernya hanya terlempar sejauh setengah meter.
nadia tertawa melihatnya.
"tenaga gue abis nyong" jawab vella sambil berdiri lalu melepas roknya.dia kini hanya menggunakan hot pants dan tank top saja.terasa lebih nyaman sekarang.ia lalu mencomot keripik kentang yang sudah dibuka nadia dan duduk dikarpet depan tv.
nadia sedang memasang kaset film,hari ini mereka akan nonton film korea.
nadia ikut duduk disamping vella juga sambil memakan keripik kentang yang sama.
"gimana sirama-rama?"
__ADS_1
"kepo lo,makanya cari pacar sana"
"nyong gue serius,dia baik kan sama lo?" vella bertanya sambil melihat kearah layar televisi.nadia hanya mengangguk.kenapa meskipun kali ini mereka menonton film korea,hantu masih muncul.dia melirik ke arah nadia yang serius nonton.lalu membaca wadah kaset yang berisi sinopsis film.
dia geleng-geleng,temannya ini meskipun imut dan manis tapi sangat menyukai tantangan.
dia melanjutkan nonton juga,karena sejujurnya film pilihan nadia selalu bagus apapun genrenya.
setelah beberapa saat,vella meminta nadia untuk menghentikan sementara nontonnya.
karena dia ingin meminta pendapat nadia soal fawaz yang mengajaknya ke puncak besok.
"ke puncak nyet??ngapain??" tanya nadia sedikit heran dan juga khawatir.
"katanya dia mau ngawasin orang nyong.ga taulah besok.capek gue"
meskipun merasa kepedasan,ceker yang tadi segunung lama kelamaan hanya tersisa tulang.keringat mereka sudah bercucuran.air mata juga menetes beberapa kali.
*****
"kamu mau ngapain vel,terus kesana sama siapa?"
"ama temen ma,main doank kok"
"temen cewek apa cowok?"
"cowok ma"
"temen kamu suruh minta ijin sendiri ke mama,kalo gak abang kamu"
"ntar aku sampein ma,aku mau balik ke kamar"kata vella sambil membalikkan badan.
setelah sampai dikamarnya vella langsung meraih hape yang tergeletak dikasur.
__ADS_1
dia lalu mengetik balasan untuk fawaz,dan menginformasikan bahwa dia harus meminta izin pada ibunya langsung.
seketika itu juga fawaz langsung membalas,bukan jawaban melainkan pertanyaan yang ia dapatkan.fawaz bertanya kenapa dirinya belum tidur selarut ini.
"aneh,sendirinya aja masih online jam segini malah nanya balik"
dia lalu mengetikkan balasan bahwa fawaz sendiri yang harus meminta izin,vella tak menjawab pertanyaan fawaz karena baginya itu adalah privasi.di akhir chat dia membagikan lokasi rumahnya agar besok fawaz bisa langsung datang.
dia lalu pergi mandi sedangkan nadia masih asyik menonton.
"nyet,siapa tadi nama cowok yang ngajakin lo ke puncak?"
"fawaz"
"kayak apaan orangnya?"
"huh ngeselin,suka nyuruh-nyuruh,galak lagi"
"woyy maksud gue look ama bodynya dodol" sahut nadia cepat,dia mulai kesal menghadapi kelemotan sahabatnya.
"tinggi,putih,alisnya tebel,matanya tajem,hidung mancung,mukanya lumayan lah gak jelek-jelek amat"
mereka berdua lalu menjerit saat tiba-tiba hantu muncul dilayar televisi.
nadia juga bercerita panjang lebar mengenai rama,yang baru dia tau merupakan anak salah satu pengusaha sukses.
pukul 3 pagi baru mereka berdua pergi tidur karena sudah sangat mengantuk.
##############################
gimana menurut kalian???
vote & komen yukkk
__ADS_1