CINTA AULIEE

CINTA AULIEE
15 - BANTU ARDY


__ADS_3

.


"Apaaaaa!!!???," teriak Chaca saking kagetnya dia hampir membuat papa Xerlan jantungan.


Tapi bukan saja papa Xerlan malah Leo juga kaget dengan berisiknya suara Chaca.


"Jadi ....ahhhh Auliee tau ngak ya mama Arlin??,"


Papa Xerlan menjelaskan apa yang berlaku sebentar tadi karena belum sempat dia menceritakan semuanya langsung Auliee pingsan.


" Ya Allah, aku bersyukur pa ma karena setelah ini mereka akan bersatu," ucap Chaca.


"Kita doakan saja ya nak, banyak lagi hal yang mereka harus jalani setelah ini,"


"Jadi Pak Ben itu kak Ardynya Auliee ya pa ma??, amnesia dia itu punca dari kecelakaan saat dia SMA,"


"Iya, dan sebenarnya Ardy itu kecelakaan setelah mereka bertemu,"


"Ooooo ya Allah sungguh, aku benar-benar kaget dan juga sangat gembira,"


"Jadi setelah ini kita usahakan untuk menyatukan mereka, bantu Anggun untuk terus bangkit, dan beri semangat ya nak Chaca," kata papa Xerlan memberi semangat.


"Iya wajib dong pa, kasian mereka, sungguh tragis percintaan mereka,"


"Kita doakan semoga dipermudahkan semuanya karena ini semua sudah tertulis oleh Allah,"


"Aamiin," ucap mereka semua termasuk Leo...


"Leo, kamu beli makan siang untuk kita semua, termasuk dirimu, kita makan siang disini aja, boleh ya Chaca, sambil menunggu Auliee sadar," kata mama Arlin.


"I--ya tan," Leo segera pergi dan mendapat lirikkan dari Chaca membuat dia gugup.


Selepas hampir 40 menit Auliee mulai terjaga. Chaca yang menemani Auliee pon meletakan ponselnya lalu menghampiri temannya.


"Cha, kamu di sini,"


"Iya, aku di hubungi oleh asisten Pak CEO, Kamu tidurnya lama banget, khawatir aku,"


Chaca tidak tahu bahwa asisten Pak CEO itu adalah Leo.


"Pa---papa, mana Cha, aku ingin bertemu,"

__ADS_1


" Papa Xerlan ada di luar, bentar lagi dia masuk," kata Chaca.


Chaca menatap iba pada temannya. Chaca terus memeluk Auliee.


"Au, kamu harus kuat untuk mendengar semua cerita tentang kak Ardy mu, aku mendukungmu. Ada mama Arlin juga akan menemani mu," pungkas Chaca


"Mama Ar Ada di sini Cha???," Chaca manggut-manggut.


CEKLEK


"Maaa," panggil Auliee.


"Mamaaaaaa, mamaaaaaa siniiiih aku kangennnn, mamaaaa hikkksss hikssss," Auliee menatap kerinduan wajah ibu kepada kekasihnya yang dia sanyangi.


" Anggun, mama juga kangen nak, kamu baik-baik aja kan,"


"Iya ma," sambil menghapuskan air matanya tersisa.


Dalam keadaan yang sungguh terharu, Auliee segera melepaskan pelukkan mereka. Papa juga mendekat dan mula membuka bicara.


"Papa harap kamu ngak bakalan pingsan lagi ya Ang...,hahahah," Canda papa Xerlan.


"Iya pa, maaf, tadinya aku kaget banget," sahut Auliee malu.


"Sebenarnya Ang, Ardy mengalami kecelakaan setelah kalian bertemu," papa melihat mata Auliee mulai berair.


"Kecelakaan itu membuat Ardy tidak sadarkan diri dan keadaan Ardy memang kritis, bahagian muka dan kepala mengalami kecederaan yang teruk, Ardy hampir drop sehingga kami membuat keputusan untuk ke luar negeri,"


"Ja--jadi kak Ardy, masih hidup pa, di mana dia, kok aku ngak lihat dia, di-- dimana dia pa ma," 


"Sabar dengar dulu cerita papa sampai tuntas," kata mama Arlin turut ikut menenagkan Auliee.


"Iya, maaf," kata maaf dari Auliee karena tidak sadar akan tingkahnya.


" Saat Ardy sadar sudah hampir dua tahun kami di luar negeri, kami minta maaf karena ngak bisa kasi kabar, papa ada mencarimu, tapi nihil,"


"Anggun," panggil papa Xerlan.


"Iya pa,"


"Ardy itu Ben sayang, dia kekasihmu," Auliee membesarkan matanya langsung memandang kearah Leo dan kearah temannya. Mereka memanggut manggut.

__ADS_1


Aulieeee kaget menatap tak percaya. Matanya berkedip. Hening.


Yang lainnya menunggu Auliee bicara. 1 detik 2 detik 3 detik...


"Bagaimana bisa dong pa," tanya Auliee masih enggan percaya.


"Kamu lupa dia mengalami kecederaan teruk di muka dan kepala sekalian amnesia,"


"Ohhhhh iya lah, aku lupa, jadi aku harus bagaimana,"


"Anggun, mama sama papa sedia maklum kamu sangat kangen banget kan sama Ardy, tapi kita harus memulihkan Ardy dengan perlahan, ngerti sayang,"


"Iya pa, apa harus aku lakukan....,"


Mama, papa, Chaca juga Leo bersama Auliya mendengarnya, mereka berbincang apa yg harus mereka lakukan karena kondisi Ardy sangat bahaya kalau di paksa untuk mengingat kembali.


"Papa akan bantu mu Anggun, kita sama sama kembalikan ingatan nya dengan perlahan, yuk kita makan siang, udah laper nih," kata papa.


Auliee bangun dan memeluk papa dan mama. Leo sudahpun menata makanan di meja untuk mereka santap.


"Om ayo kita makan duluan," panggil Leo agar mereka segera makan karena waktu makan hampir habis. Lapar banget kayaknya si Leo.


"Au,"


"Hmm,"


"Lihat dong sinih, dia itu siapa, dari tadi nempel terus sama papa Xerlan," tanya Chaca menunjukkan ke arah Leo menggunakan bibirnya.


"Itu??,"


"Ihhhhh, iyaaa, apaan,"


"Tuh kan Leo, Asisten nya Pak CEO,"


"Apa????!!!!!,"


.


.


bersambung....

__ADS_1


ehemmm bagi dikit dong bunganya🌹


like juga ya hihihi☺️


__ADS_2