
"Assalamualaikum,"
"Waalaikumusalam," sahut mereka berdua langsung menoleh.
"Mama??,"
"Tan---tante!!??
Serempak mereka terkejut dengan kedatangan tamu yang menjadi pelanggan tetap di toko bunga milik Chaca.
Chaca bangun dari duduk nya mendekat dan menyalami mama Arlin langsung bercipika cipiki.
"Mama datang ngak bilang-bilang," ucap Chaca.
"Iya tan, kenapa ngak kasi tau, tante bisa nebeng kok," saran Leo mendapat jeweran tiba-tiba.
"Awwwww tan-tan-tante kenapa aku di jewer nih, salah aku apa???," Kaget Leo mengikut arah tangan yang menarik telinganya.
Chaca yang melihat hanya tersenyum dan tidak membantu sepertinya mengerti kode dari mama Arlin.
"Di mana Ardy???, Ngapain kamu di sini Leoooo!!!," Tanya mama Arlin yang mulai kesal dengan sikap Leo tidak memantau kemana Ben pergi.
"Sabar tan, lepasin dulu dong, sakit nih," Leo meringis kesakitan.
"Ngak!!!!!, bilang dulu, dimana anakku," khawatir mama Arlin.
"I--ya tan sabar tan, tenang dulu, duduk dulu, lepasin nih sakit di tarik terus tan," pinta Leo mencoba melepaskan jeweran dari mama Arlin.
"Iya bisa kalau kamu kasitau mama dimana Ardy,"
"Iya tan," lega Leo apabila mama mulai mengurangi kesakitan di telinganya namun tidak dilepaskan.
"Panggil aku mama bukan tante lagi," harapan mama Arlin sejak waktu dulu lagi dari Leo.
"I--ya tan eh maaf ma," jawab Leo menggaru kepalanya karena masih tidak layak baginya untuk dirinya memanggil panggilan mama dari mulutnya.
"Haaa gitu, sekarang cerita dimana perginya Ardy anakku, kirain kalian bersama, rupanya lagi kencan sama cewek,"
"Iya ma emang kencannya sama cowok, ya mestilah cewek iya kan yank," saja ngeledek mama Arlin langsung mendapat pukulan tas Mahal di pundak Leo.
__ADS_1
" aaaduh sakit ma, setelah ini aku langsung masuk rumah sakit kayaknya ....yankkok kamu hanya lihat aja ,terus ngakak mulu, ngak kasian apa sama aku?,"
"Rasakan, cepat bilang di mana anakku!!," Tanya mama Arlin sedikit teriak.
"Iya iya ma, dia lagi kencan sama calon mantu mama di pantai," jawab Leo santai namun mendapat pukulan lagi bukan di pundak malah di kepala.
"APAAAA!!!!????," Kaget mama.
"Maaaa Udah ma, kasian ma, biar aku bantu jelasin semuanya, nanti Leo pula yang amnesia gimana ma, hihihi," pinta Chaca merayu agar mama tidak lagi memukul Leo.
Leo langsung kabur ke arah belakang tubuh Chaca. Chaca hanya menggeleng kepala dan tertawa dengan tingkah laku Leo.
"Makasih yank selamat kan aku~," ucap Leo manja.
"Eeeeee geli mama dengar,"
"Hahahhahaha iri bilang ma," kata Leo.
"Aaaahhhh ngak bakalan iri!!," Sahut mama Arlin.
"Sinih ma duduk duluan, aku ambilkan minuman dulu ya, ntar di ladeni lagi sakit hati ,"
Chaca membawa nampan minuman buat mereka bertiga. Mama mencicipi teh hangat buatan Chaca bagi menenangkan hatinya Karena khawatir akan kondisi anaknya Ben.
"Sekarang cerita sama mama, dimana Ardy dan dengan siapa," Tanya mama,
"Ma aku udah bilang kan, dia kencan sama non Auliee di pantai,"
"Kencan sama Anggun kok ngak bilang ya, eh nih kamu ngapain disini, ngapa ngak temanin anakku, ntar penyakitnya kumat gimana???"
"Aku juga kencan ma, masa nempel terus sama Ben ma, ntar di bilang belok,"
"Kamu nih," hampir mama memukul Leo malah di hadang oleh Chaca.
"Bentar ma, kasi Leo habisin ceritanya," langsung Chaca membela Leo.
"Kamu Leo cepat apa alasanmu lagi?," kesal mama lagi.
"Iya, maaf duluan ya, tapi janji ngak bakalan mukul ku, yank nanti kamu nelpon rumah sakit ya kalau aku ngak bisa bangun,"
__ADS_1
"Hahahahaha ada ada aja kamu Leo, nah ini untuk perisai kamu," ucap Chaca menyerahkan bantal kecil.
"Kamu ihhhhh---," ucap Leo kesal.
"Ayuhhh cepetan Leo!!!," Pintar mama Arlin.
"Iya ma, sebenarnya Ben....," Leo menceritakan semuanya kepada mama dan mama benar-benar kaget.
"APAAA!!!!???, Hal sebegini penting kalian diam aja," Kaget mama Arlin terus bangkit dari duduknya dan ya apa lagi Leo di pukul lagi saking marahnya.
"Maaaaaa sakitttt udah maaa, ntar aku mati, gimana,"
"Hahahahahahahah," Chaca ngakak sampaikan matanya berair.
"Rasankan, itu balasan buat pake rahasia segala," ucap mama kesal.
"Ampun ma, maaf,"
"Haahhhh, kesal aku, eeeeeee," tambah mama lagi menjewer dikit kuping nyan Leo.
"Duhhhhh sakit, ini beneran mau masuk rumah sakit nih,"
"Aku mau kesana mau nonton .... yuk sayang," ajak mama Arlin langsung merangkul lengan Chaca.
"Kemana lagi ma?," Tanya Leo.
"Pantai!!," Ucap mama singkat.
Mama Arlin masih lagi kesal dengan Ardy dan Ben karena mereka suka-suka merahasiakan hal yang penting begini.
Leo tidak bisa membuat apa-apa melainkan menurut saja. Dan tiba-tiba mama Arlin bersuara
"Jangan seorang pun call atau chat tentang kedatangan kita, siap kalian ya, kalau Ardy ketahuan," perintah mama Arlin.
"Siap Nyonya,"
"Iiihhhhh, bilang pada papa mu, dan share location dimana kita nanti, ngerti!!!!??,"
" Iya Nyonya, duhhhh kayaknya masih kesal tuh,"
__ADS_1
.