CINTA AULIEE

CINTA AULIEE
31


__ADS_3

Kalau bukan pak Derman yang menghubungi nya, dia sendiri yang akan melakukannya.


Ben tersenyum smirk dan memikirkan apa yang seharusnya akan dia lakukan agar keluarga Derman tidak lagi melakukan hal-hal yang dapat membuka aib kedua belah pihak keluarga.


Leo juga dapat memastikan bahwa Pak Derman akan meminta untuk tidak membesarkan kasus yang melibatkan kecelakaan yang nyaris fatal.


"Leo siapkan pengacara untukku, papa besok saat makan siang jemput dia kemari," Ben dengan tegas menyuruh Leo segera menghubungi pengacara pribadinya. 


Papa Xerlan merasa aneh dengan tingkah anaknya.


"Di rumah???, dan kenapa Ardy, papa ngak ngerti," tanya papa penasaran.


"Dia lah punca kecelakaan itu,"


"APAAA!!!????," Papa Xerlan dibuat terkejut.


"Besok kita akan dengar dahulu apa kaitannya, mengikut firasatku sepertinya bukan Pak Derman tetapi anaknya," kata Ben penuh emosi amarah.


Ben menyuruh Pak Derman untuk ke rumah papa Xerlan karena dia tidak mau hal tersebut di ketahui oleh sesiapa pun termasuk calon istrinya.


Di saat mereka berbincang tiba-tiba seseorang datang mengetuk pintu ruang kerja papanya.


Tok


Tok


Tok

__ADS_1


"Maaf ganggu, Kak..... Kak Ardy... aku mau pulang nih udah hampir sore," kata seorang gadis yang cantik lembut berbicara.


"Ya sayang sebentar," ucap Ben menetralkan emosinya.


"Pawangnya udah dateng nih kayaknya," kata godaan dari mulut Leo mendapat pukulan di perut dari Ben.


"Waduhhhh woiii sakit," ucap Leo memegang perutnya.


"Rasakan, tuh ada cewek siapa tuh," Leo melihat kearah jari yang menunjuk ke arah seseorang.


Leo mendekat lalu merangkul lengan Chaca yang sudah menjadi bidadari di hatinya.


"Yuk aku antarin kamu yaank, sekalian non Auliee," ucap Leo mengkagetkan Ben.


Aneh kenapa bukan dia yang antar sendiri buah hatinya. Mereka bertengkar mulut. Akhirnya mama Arlin muncul diantara keduanya.


"Nih si Leo ma, mana mungkin dia yang antarin Anggun ku," kata Ben masih belum puas bersama calon istrinya.


Mama Arlin menjelaskan bahwa mulai hari ini mereka harus mengatur jarak. 


Leo menjulur lidah kepada Ben dan mereka kembali berdebat yang membuatkan mama Arlin menjewer telinga keduanya.


Anggun harus dipingit mengikut adat jawa. Ben sangat terkejut dengan ucapan mama Arlin yang sepertinya tidak adil kepada mereka yang baru saja melepaskan kerinduan.


"Ngak ada tapi-tapian, Leo kamu yang antarin mereka, pergi!!, ntar jalan macet gimana," ucap mama penuh penegasan.


"Arahan diterima Nyonya!!," Ucapan candaan Leo langsung mendapat cubitan dari mama Arlin. Langsung lari ke belakang Chaca sebagai pelindungnya.

__ADS_1


"Maaa~~~, ngak kasian ya ma aku," mohon Ben pada mama Arlin.


"Biarin, siapa nyuruh rahasia-rahasia segala, rasakan, itu balasannya," ucapan mama membuat wajah Ben cemberut dan membuat wajah kasihan kepada calon istrinya Auliya Anggun.


Auliee hanya sekadar tersenyum dan menerima saja permintaan dari mama Arlin.


Arlin memandang wajah Ben dan mengangguk tanda setuju supaya Ben menerima permintaan mamanya itu.


"Udah ahh ayo sayangku Vin, ayo non Auliee mari kita pulang jangan di pandang terus tuh calon suamimu ntar ngak jadi pulangnya, inget ya, satu minggu, aku ulangi nih satu minggu," kata Leo membuat Ben mengerling tajam.


"Wkwkwkwkwk serem tuh mukanya orang kaya macan," ucap Leo lagi sambil menarik lengan Chaca agar cepat ke mobil.


Auliee menyalami papa Xerlan dan mama Arlin kemudian bercipika bercipiki keduanya.


Kemudian Auliee menghampiri Ben yang membuang wajah dan mulai ngambek. Auliee menarik lengan Ben dan berkata.


"Depan pawangnya wahhh, sungguh aku ngak percaya sekali dia begitu manja, duhhh sakit yank, napa aku dicubit," bisik Leo yang mengejek temannya di cubit oleh Chaca atas kenakalannya.


"Aku sayang kamu kak, aku pamit dulu ya," kata Auliee dan saat Auliee membalikkan tubuhnya ingin pergi tetapi lengan Auliee ditarik.


Burgh


Auliee jatuh ke dalam dakapan Ben dan mereka berpeluk sejenak melepaskan rasa rindunya karena setelah ini mereka ngak bisa ketemu. Ben mendekat ke telinga langsung berbisik.


"I love you too," 


.

__ADS_1


__ADS_2