
.
Di lobi perusahaan Samurda muncul seorang wanita cantik berpakaian ala model papan atas. Kedatangannya sudah menjadi kebiasaan bagi semua karyawan.
Dia selalu menagih cinta dari Pak CEO. Meskipun tidak di balas dia tetap akan terus mencoba. Lagi lagi lagi lagi dan lagi.
Iya itu semua karyawan tau. Mereka semua sudah muak dan mengabaikan walaupun dia seorang yang ramah.
Wanita itu melangkah masuk ke dalam lift dan menekan button tujuh.
TING
Pintu lift para karyawan terbuka. Wanita cantik itu melangkah penuh percaya diri terus ke arah meja Auliee.
Walau bagaimana pun Auliee tidak sadar akan kedatangan seseorang. Dia berdiri tegak sambil melihat lihat sekitar dan akhirnya memanggil Auliee yang masih sibuk dengan kerjanya sejak beberapa menit.
"Haii....Maaf bertanya ya, Pak Ben nya ada ngak mbak," dia yang tidak Auliee kenal menyapa.
Auliee terpana dengan kecantikkan gadis bule di depan nya. Lalu berkata jujur.
"Pak Ben sepertinya tidak masuk kekantor untuk beberapa hari kedepannya, mbak ini siapa.....?, maaf juga ada buat janji temu?," tanya Auliee sekalian menanya siapa di hadapan dia.
"Aku Maily, aku juga ngak buat janji, tapi aku teman tapi mesra nya Pak Ben heheehhe....oh ya Pak Leo nya ngak ada juga ya ermm sepertinya kamu baru ya disini...ganti sekreteris lama." tanya Maily lagi. lagi. dan lagi.
"Oooooo....Pak Leo sebentar lagi datang, ya saya Auliee sekreteris baru nya Pak Ben," jawab Auliee tenang dan ramah.
"Baiklah aku terus aja ya keruangan Pak Leo.. makasih Auliee, hmmm kamu cantik mbak Auliee," Auliee tersenyum ramah pada Maily lalu menunduk hormat padanya.
"Kamu lagi cantik mbak," gumam Auliee membetulkan kaca matanya. Melihat Maily melangkah dengan santai.
Tanpa menunggu lama Maily ke ruangan Pak Leo yang tidak jauh dengan ruangan Pak Ben.
"Dia sepertinya sudah biasa ke sini," batin Auliee terus duduk dan menggeleng.
Auliee melakukan rutinitas seperti biasa, dia sibuk melihat semua berkas berkas yang harus di semak dan ditandatangai oleh Pak Ben. Auliee terus mempersiapkan jadwal rapat yang baru.
Tidak lama datang Pak Leo mendekati dan menyapa Auliee. Saat itu Auliee juga tidak sadar kedatangan Leo. Benar-benar sibuk.
__ADS_1
"Selamat siang nona Auliee, ada masalah hari ini ," panggil Leo langsung membuat Auliee kaget.
"Aaaah...ya..ampunnnn, pak Leo, kaget aku," hampir saja berteriak kalau dia tidak menutup mulutnya dengan tangan.
"hahahahaah, masa sih kamu ngelamun terus, aku yang tampan ini kamu ngak sadar ya ," tawa Leo yang membuat Auliee memutar bola mata kesal dan tersenyum kembali.
"Iya Pak tampan" kesal Auliee terus mengambil semua berkas yang sudah di siapkan nya dan di serahkan pada Leo.
"Nih, harus segera ya Pak tampan,"
"AHahahha ya terima kasih , oh ya yuk makan siang, kamu belum makan kan, sekalian aku mau kasi tau kondisi Pak ben dan kamu harus selalu siap dengan apa yang akan terjadi jika penyakit Pak Ben kumat lagi," jelas Leo dengan serius.
"Serius banget, aku jadi takut, Oke Leo tapi kan ada seseorang yang ingin ketemu sama Pak Ben tapi ada diruangan kamu Leo, katanya teman Pak Ben," kata Auliee sambil membereskan mejanya.
"Hahahahah, santai aja, kita sama- sama pantau kondisi Pak Ben,"
"Ermmm..siapa ya mau ketemu Pak bos?, sebentar ya nona aku ketemu dulu sama dia, rasanya ngak ada pertemuan," jelas Leo berwajah malas dan Auliee hanya mengankat bahu.
" Iya aku beresin ini dulu, aku nunggu disini aja ya Leo,"
Ceklek (pintu kamar ruangan Leo dibuka)
"Kamu?? "Leo kaget
" Yaaaa aku Leo, hihihi,"
"Ngapain kamu disini Mai jelas sekali Ben ngak suka sama kamu, sudah lah Mai, jangan ganggu dia, " kata Leo pada Maily yang masih duduk tenang.
"Aku mau langsung ketemu sama Ben, mana dia Le, aku mau jelaskan yang aku cinta sama dia, aku janji ngak bakalan buat hatinya terluka lagi, aku di jebak Leo, tolong aku ya" jelas Maily malah dicuekin.
Leo tidak menghiraukan Maily malah keluar terus dari ruangannya.
"Leo aku mau ketemu Ben tolong aku ya Leo...," Leo langsung meninggalkan Maily dan menghampiri Auliee.
"Yuk nona kita terus ke cafe depan kantor dan lanjutkan apa yang seharusnya aku harus jelasin, maaf kita tidak ada masa yang banyak," jelas Leo tegas.
Auliee yang kaget dengan ketegasan dan keseriusan Leo terus bangkit dan mengikuti langkah Leo yang berganda.
__ADS_1
"Apakah punca dari dia," pikirnya.
"Leo!!!, tunggu aku, hiiiiiss," teriak Maily melihat mereka meninggalkan dirinya sendiri.
Maily yang dicuekkin terus mengomel sendirian.
" Ngak akan aku biarkan, aku harus sabar, aku akan datang lagi,"
"Aku akan mendapatkan hatimu Ben, aku akan mencarimu,"
Auliee melihat kekesalan di wajah wanita cantik yang bernama Maily itu. Penarasan apa yang terjadi dengan bosnya.
"hissss, udah ah masalah orang jangan campur, tapi apakah itu pacarnya pak Ben ya,"
"Ahhh, sudah lah," gumam Auliee tapi di dengari oleh Leo.
"Bukan, dia sama sekali ngak pernah jadian sama wanita jadian itu, hanya saja dia yang tergilakan Pak bos kamu," Jelas Leo santai.
"Oooo, kalau pacar ya ngak pa pa, cantik, Pak Ben juga wow, bikin luluh hatiku, opssss, maaf Leo,"
" Hahahahaha, ngak usah maaf, dia ngak dengar, lagian benar kan, bukan kamu aja bilang gitu, semua wanita termasuk para ibu tetangga," tawa Leo pecah melihat muka malu Auliee.
"hisss,"
Sekarang ini mereka sudah meninggalkan kantor dan berjalan menuju ke cafe terdekat...
.
.
.
Bersambung...
Terima kasih 💋
Kita lihat apa saja yang Maily lakukan...😁
__ADS_1