
.
Setibanya Auliee di lobi kantor. Melangkah penuh hati-hati, hasratnya ingin ketemu Leo. Namun Nihil.
Naik ke lantai Tujuh di mana ruangannya berada. Tidak jauh dari situ terlihat OG yang bernama Nini mengapel.
"Ni sini,"
"Iya Bu, ada pa pa yang perlu saya bantu, hmmm, belum ada lagi haha tapi aku mau nanya, kamu ada lihat Pak Leo kemari ngak,"
"Hihihi, rasanya belum, Bu,"
"oke makasih,"
"Iya Bu, aku kesana ya,"
"Langsung aja," senyum Auliee pada Nini.
"Duh Bu manis sekali,"
"Ada ada aja kamu, udah sono,"
" hihihi iya,"
Auliee duduk di tempatnya dan memulai pekerjaannya.
Hampir 1 jam berlalu. Auliee masih menunggu kedatangan Leo assistent pak Ben itu bahkan masih belum muncul.
Auliee masih penasaran kondisi pak Ben. Almaklum saja dia baru mulai bekerja tetapi pak Ben sakit di saat dia baru bertemu.
Saat Auliee masih dengan penasaran nya, dia melihat ada panggilan masuk.
📞"Hello??,"
📞"Hello selamat pagi Nona Auliya Anggun," dari Leo yang mengatakan bahwa pak Ben masih dirawat dan tidak masuk kerja.
📞"Baik Pak, akan saya urus, hmm, tapi Pak ada rapat penting saat siang nanti bersama investor asing, dia baru tiba dari Singapura"
📞" Oh ya, Mr. Mike, hmmm...send email semua berkasnya akan saya urus rapatnya, ya,"
📞" Iya baik Pak,"
__ADS_1
Ternyata Leo juga tidak bisa ketemu pada pagi ini. Semua rapat yang lainnya harus ditunda selama 3 hari ke depan.
Masih di talian..
📞"hmmm baik akan saya aturkan semuanya, tapi pak boleh saya tau kondisi pak Ben gimana, maaf saya hanya ingin tahu pak," tanya Auliee.
📞"Dengan aku santai aja nona, panggil Leo aja saat berdua, geli telingaku, hahahaahahah nanti kita ketemu di kantor saja, aku ceritain nanti." Jelas Leo terus mematikan telepon sepihak.
Leo tidak banyak bicara. Happy kayaknya. Sudah keyang.😁
Auliee gumam sendirian.
" Erm kayaknya tunggu lagi deh, huuuh!!!, Hmmm kenapa ya dengan pak Ben, ganteng malah sakit tapi sakit apaan....kok aku jadi perhatian ya," Auliee mengangkat bahu.
Auliee terus kembali memulakan kerja yang menumpuk. Menata semula jadwal rapat. Ya sangat sibuk.
Memperlakukan macam-macam ragam manusia membuat dirinya lelah namun dia kuatkan demi kebutuhan hidup.
Ketegasan dan disiplin memang harus diterapkan oleh semua atasan. Namun bila saat salah satu diantara mereka mempunyai masalah melibatkan kesehatan mau apa lagi harus lah ikhlas.
" Fiiiiuhhhhhh, selesai," lega seketika urusan rapat yang terpaksa di tunda.
Kini giliran menyemak semua berkas yang belum di tandangani oleh Pak CEO.
"Kopi dululah," Auliee terus ke pantry ingin membuat kopi.
Terlihat Nini ngobrol bersama Lolo si OG.
"Weyy kamu tau Pak ganteng kita lagi sakit sakitan, ngak pernah kan kayak gitu sebelum ini, anehkan??," Ucap Nini.
"Iya iya, pantesan ngak lihat, eh, di mana kamu tau dia lagi sakit," tanya Lolo.
"Hm kemarin aku ngak sengaja dengar, lagian penasaran, aku ngintip tapi aku ngak tau sakit apaan,"
"Ooooo jadi kangen aku,"
PUKK
PUKK
"AAAUUUWWWWW, sakit bego,"
__ADS_1
"Itu dapetnya, gatel, disini kerja bukan kangen kangenan, lagian kamu itu ngak cocok sama sekali, ngerti,"
"Halah!!, Iri bilang, weekkk,"
"Ya udah sono kerja,"
Beginilah mereka saat bertemu, akhir mesti ngak akur.
"Eehemmm," deheman Auliee memecahkan kegaduhan mulut OG itu.
"Eh Bu, mau bikin kopi, mau saya buatkan bu, nanti langsungnsaya hantarkan ke meja ibu,"
"Iya boleh, terima kasih ya Nini,"
"Iya masama bu,"
Nini dan Lolo saling menatap dan Lolo pergi kembali dengan kerjaannya.
.
.
.
Di lobi perusahaan Samurda muncul seorang wanita cantik berpakaian ala model papan atas. Kedatangannya sudah menjadi kebiasaann bagi semua karyawan.
Dia selalu menagih cinta dari Pak CEO. Namun tidak di balas. Iya itu semua karyawan tau. Mereka semua mengabaikan.
TING
Pintu lift para karyawan terbuka. Wanita cantik itu melangkah penuh gaya ke arah meja Auliee.
Dia berdiri tegak sambil melihat keliling dan akhirnya memanggil Auliee yang tidak sadar akan kedatangannya.
.
.
.
Dikit dulu ya🙏
__ADS_1
Terima kasih 💋
To be continued...