Cinta Bagai Disangkar Emas

Cinta Bagai Disangkar Emas
pertengkaran


__ADS_3

"Novi kamar Imma lebih besar dari kamarmu, ini di pakai untuk tamu dan bagaimana aku masuk kamarmu tanpa ketahuan orang rumah kalo tidak ada pintu tembusannya itu akan membuat orang berpikir yang bukan-bukan!" Daniel sudah mulai kehilangan sabar membujuk Novi yang kekanakan.


"Mas kan bisa pindah di kamarku kan kita sudah suami istri atau aku tidur di kamar mas kenapa harus kamar sendiri?" kata Novi kesal tidak mengerti pikiran Daniel.


"Novi aku tidak bisa tidur dengan orang lain sudah terbiasa sendiri, kenapa kau tidak mengerti dan selalu membuatku kesal dengan membantah perintah ku?"sahut Daniel.


"Mas aku bukan orang lain aku sudah jadi istrimu, wajar kan suami istri tidur bersama.Ohya aku lupa kau kan manusia es yang tidak bisa sehangat orang lain aku heran kenapa Imma bisa tahan dengan lelaki sepertimu! "ketus Novi.


Daniel yang sudah kecapekan karena mengurus pernikahan, dan lainnya juga kesal mendengar kata Novi langsung mendekati Novi.


"Jadi kau tidak percaya aku hangat apa kau mau bukti!" bisik Daniel lembut di telinganya.


"Sudahlah aku akan pindah ke kamar lain susah bicara sama robot sepertimu! tapi aku tidak mau tidur dikamar Imma.


Diujung sana ada kamar juga besar dan ada pintu tembusan, kalo kamu mau aku pindah kau juga pindah sebelahku adilkan?" kata Novi puas bisa membuat Daniel mati kutu.


Malam ini adalah malam pertamanya dia mendambakan malam yang romantis bersama suaminya, tetapi malah yang ada pertengkaran. Novi tidak munafik ingin seperti dalam drama korea yang ditonton nya tetapi suaminya selalu memicu berdebat dia sudah lelah.


Demi Imma dia rela pernikahan sederhana cuma di saksikan saksi di catatan sipil, juga hidup dengan manusia es ini yang selalu membuatnya kesal.

__ADS_1


Novi rela melepas semua impiannya demi Imma yang banyak berkorban untuknya.


Novi juga sadar sebenarnya dia sudah jatuh hati kepada Daniel cuma dia berusaha mengubur perasaannya, karena dia merasa tidak berhak mencintai suaminya itu karena dulu status Daniel suami Imma.


Kalo dia tidak mencintai suaminya Novi tidak akan sampai terlena seperti waktu itu, hanya berdekatan dengan Daniel saja dia bisa lupa diri.


Direlung hatinya Daniel sudah merebut semua hatinya, seandainya saja Daniel bersikap seperti orang normal lainnya dia juga akan menunjukkan perasaan cintanya.


"Bik ijah.." Novi keluar dari kamar dan memanggil pelayannya.


"Iya nyonya ada perlu apa?"sahut Bik ijah yang sudah lama bekerja di sana.


"Nyonya duduk saja nanti para pelayan yang pindahkan barang nyonya" kata bik Ijah dia sangat senang dapat majikan baru yang sopan tidak seperti tuannya keras.


"Novi bantu saja bik diam juga tidak enak terbiasa bekerja.."kata Novi.


"Nanti tuan marah nyonya lebih baik nyonya bersiap kan ini malam pengantin nyonya tuan sudah menunggu di kamarnya nyonya."kata bik Ijah.


"Baiklah bik kalo gitu Novi membersihkan diri dulu di kamar, barang Novi cuma sedikit kok sekoper kecil.

__ADS_1


Nanti Novi atur sendiri bibik suruh mang Ujang aja bawa kopernya, besok tuan juga pindah di sebelahnya kok." kata Novi.


"Baik nyonya.." Lalu Bik Ijah menyuruh mang Ujang membereskan barang di kamar tamu untuk di pindahkan dan dia membereskan tempat tidur yang akan di pakai Novi.


Semua kamar di sana biar tidak dipakai selalu dibersihkan sehingga kapan saja digunakan siap dipakai.


Bik Ijah membuka koper Novi dan menggantung pakaian nya di lemari, lalu mengeluarkan baju tidur satin yang lembut dan halus yang harga nya lumayan mahal di tempat tidur untuk dipakai Novi.


Tadi tuannya memberikan perintah agar baju itu diberikan kepada nyonyanya setelah mandi.


Novi keluar dari kamar mandi dengan berbalut handuk dan melihat baju tidur yang bagus, dia meraba baju tidur itu halus lembut walau agak menerawang sedikit.


Novi suka baju tidur itu.


"Bik ni baju Novi?" tanya Novi.


"Iya nyonya tadi tuan memberikan kepada saya agar nyonya pakai setelah mandi, saya keluar dulu nyonya bentar lagi tuan kemari" kata Bik Ijah.


"Makasih Bik.." sahut Novi.

__ADS_1


__ADS_2