
Setelah membantu mengoles cream lotion di punggung Novi, Daniel menggendong tubuh istrinya dan mencium keningnya lalu menyelimuti tubuh istrinya.
"Aku memeriksa berkas kantor dulu, nanti aku akan kembali setelah selesai dengan pekerjaan ku tidurlah dulu jangan menungguku" kata Daniel.
"Iya jangan lama-lama bekerja tidak baik begadang bisa diteruskan besok saja" balas Novi.
Daniel mengangguk dan meninggalkan Novi lalu berjalan ke kamar kerjanya, dan duduk diatas meja kerja itu sambil melihat berkas yang di kirim oleh asistennya tadi.
Novi melihat notifikasi handphonenya sambil menunggu Daniel, yang sementara itu perlu mengecek sebentar pekerjaan kantor. Yang dia tinggalkan sewaktu menemani istrinya, jalan-jalan tadi di mall seharian itu.
Karena kelelahan memeriksa berkas penting dia pun tertidur di atas meja, Novi yang masih belum tidur dan tidak melihat Daniel kembali beranjak dari tempat tidurnya.
Dia terbiasa tidur di dalam pelukan Daniel dan tidak bisa tidur bila Daniel tidak memeluk dirinya, dia melihat ke kamar kerja Daniel dan melihat suaminya yang ketiduran.
Dia pun mendekati suaminya dan menciumnya dengan lembut untuk membangunkan suaminya, yang sedang tertidur lelap tanpa harus mengejutkan suaminya.
"Mas bangun ayo pindah kamar" bisiknya di telinga Daniel.
__ADS_1
Daniel perlahan membuka matanya dan melihat wajah istrinya, lalu membalas ciumannya tadi dengan agak panjang sambil memangku tubuh istrinya di atas pahanya.
"Ayo pindah tidur nanti badanmu sakit kalau tidur posisi begitu" gerutu Novi .
Dia mengingatkan suaminya, dia juga tidak mau kebablasan bila suaminya menciumnya seperti ini karena otomatis dia bisa olahraga sampai dini hari.
Daniel menggendong tubuh istrinya dan membawa memasuki kamar tidur mereka, lampu sudah berganti lampu tidur dan dia melepas pakaiannya dan mengenakan boxer saja.
"Kenapa belum tidur bukankah sudah kubilang agar tidak usah menunggu aku? " tanya Daniel.
Dia memeluk tubuh istrinya yang tidur menyamping kearahnya, mencium keningnya dan membelai rambutnya.
Daniel tersenyum melihat kelakuan istrinya lalu mendongeng tentang putri tidur , yang pernah dia dengar dan ingat sewaktu sekolah dulu sambil memeluk Novi.
Novi mendengar itu dan senang suaminya menuruti permintaannya , namun dia susah memejamkan matanya karena tidak mengantuk padahal malam sudah larut.
"Kenapa tidak bisa tidur? " tanya Daniel.
__ADS_1
"Entahlah mas kok tidak mengantuk sekarang" balas Novi.
" Ehm.. rupanya anak kita mau di jenguk papanya" kata Daniel .
Dia juga sudah tidak mengantuk karena ciuman Novi tadi, sewaktu membangunkan dirinya yang tertidur di atas meja kerjanya.
" Maksudnya apa mas di jenguk? " tanya Novi heran.
"Begini.. " jawab Daniel sambil mencium Novi dengan penuh gairah.
"Hmmm mas.. " Novi tidak bisa membalas karena mulutnya sudah di cium dan di tutup bibir suaminya.
Daniel ******* nya dengan mesra dan Novi akhirnya mengerti maksud perkataan Daniel, dan dia pun melayaninya sampai dini hari dan tertidur pulas.
Pagi hari Daniel meminta pelayan tidak membangunkan Novi yang masih tertidur pulas, kemarin mereka tidur menjelang pagi jadi biar tidur sampai siang pikirnya.
Daniel berangkat ke kantor dan mulai bekerja seperti rutinitas biasanya, sementara Novi terkejut ketika bangun sudah jam 10 pagi.
__ADS_1
Wah dia ketiduran tidak sempat mengantar suaminya ke kantor, namun dia masih mengantuk cuaca juga hujan pagi itu jadi udara dingin dan kamar gelap membuat dia tertidur kembali.