
Novi menatap Daniel yang memegang tangannya dan tersenyum lalu dia mengecup pipi suaminya itu. "cup.. makasih sayang" bisiknya dia sangat senang dengan kejutan suaminya.
"Sama -sama sayang ,cepat habiskan makananmu kita akan naik keatas" kata Daniel.
"Naik atas maksudmu kita menginap? " kata Novi terkejut.
"Ya benar" balas Daniel.
"Tapi sayang bagaimana dengan mattew? " tanya novi.
Novi merasa tidak enak bila nenek sofi tidak bisa tidur karena ulah mattew.
"Tenang aja kedua neneknya sangat senang dititipi dia dan ada perawat yang membantunya , juga mattew mengerti orangtuanya ingin menikmati masa pacaran jadi dia tidak rewel " kata Daniel.
"Bagaimana kau bisa mengetahuinya? " tanya Novi heran.
"Barusan aku menelpon bi ijah sewaktu pergi toilet tadi" kata Daniel.
__ADS_1
"Klo begitu aku bisa tenang kalo mattew tidak rewel " balas Novi tersenyum dia juga ingin istirahat bentar dari rutinitas sehari-hari dan menikmati masa berdua bersama suaminya yang sangat sibuk.
Novi ingat sudah lama Daniel tidak mengajaknya keluar berdua, karena itu kesempatan ini tidak akan disia-siakan olehnya.
Selesai makan malam mereka naik kekamar khusus yang tidak disewakan kepada orang lain lantai teratas pentahouse dengan lift khusus.
Diatas sana hanya ada 1 kamar yang seukuran apartemen sangat luas dengan pemandangan indah bukit dan jalan raya juga keindahan malam, Novi menatap pemandangan luar bukit yang indah dengan lampu warna warni juga tempat tidur king dengan kelopak bunga mawar sangat indah.
"Bagus sekali sayang hotelnya " kata Novi sambil berdiri memandang pemandangan bukit didepan kaca kamarnya.
Daniel memeluk pinggang Novi dari belakang dan mengecup lehernya memberi tanda merah disana kepemilikan.
"Sayang kita tidak membawa baju ganti loh" kata Novi.
" Sudah ada dilemari kau tidak memakainya pun aku tidak keberatan "bisik Daniel dengan suara serak
" Aku ganti baju dulu " kata Novi berjalan kearah lemari dan menggelengkan kepala melihat baju disana.
__ADS_1
Lingerie sangat transparan seperti stoking dengan lubang di tempat tertentu pasti ini ulah suaminya dan asistennya membuat pipi Novi memerah karena malu.
Daniel berjalan kebelakang Novi dan mengambil baju tidur itu "pakailah aku ingin melihat kau dengan baju ini " bisiknya.
Novi sudah membayangkan dia bakal tidak bisa tidur malam ini karena dirumah ada mattew yang bisa menghentikan kelakuan suaminya ,tapi saat ini mereka hanya berdua Novi menelan air ludahnya dengan susah.
"Apa kau keberatan dengan permintaan suamimu? malam ini honeymoon kedua kita hanya ada kita berdua " peluk Daniel lagi.
Novi menggelengkan kepalanya lalu meraih baju ditangan suaminya dan membawa kekamar mandi.
"Kenapa kau tidak ganti baju disini saja? " kata Daniel menggoda istrinya.
Novi menjulurkan lidahnya lalu berlari kekamar mandi sebelum diserbu suaminya, Daniel tertawa melihat istrinya yang masih saja malu biar sudah pernah mempunyai anak.
Novi berjalan keluar dan melihat Daniel menatapnya , rupanya suaminya sudah memakai boxer saja kebiasaan dia kalo mau tidur suka bertelanjang dada dan hanya memakai boxer.
Novi melihat kebawah dan junior suaminya rupanya sudah tidak sabar keluar dan kelihatan dari balik celananya Novi langsung tertunduk malu.
__ADS_1
Daniel berjalan kearah Novi dan menariknya keatas ranjang yang bertabur kelopak bunga berbentuk hati.