
Setelah menonton bioskop mereka berdua langsung keluar menuju toko perhiasan, Daniel ingin membeli perhiasan buat istrinya karena sudah lama dia tidak memberikan Novi hadiah.
Ketika memasuki pintu masuk handphone Daniel berbunyi asistennya Jack menelepon, sehingga dia meninggalkan Novi sebentar karena Jack tidak akan mengganggunya bila tidak ada hal penting yang perlu persetujuan dirinya.
Seorang pramuniaga senior datang keluar melihat pelanggan yang datang, namun ketika melihat penampilan tamu yang datang pandangannya langsung melecehkan tamunya.
"Ckckck... penampilan seperti ini melihat perhiasan seharga puluhan juta apa kau kira tempat ini pasar, yang bisa kau lihat dan tawar bahkan harga termurah saja tidak mungkin terjangkau olehmu", katanya.
Novi melirik pramuniaga yang sombong itu dan heran, ternyata semua kebanyakan melihat penampilan tamunya saja.
Seakan semua penampilan sepertinya tidak punya uang , dia tidak tahu orang tidak punya uang pun banyak bergaya dari hutang rupanya Daniel harus memecat seseorang lagi..
Apa salahnya berpakaian yang nyaman menurutnya, kan dia membeli pakaian bukan untuk ajang pameran .
Novi membeli pakaian bukan untuk di pamerkan di panggung, tetapi untuk beraktivitas sehari-hari heran deh orang masih melihat penampilan seseorang.
__ADS_1
"Nyonya apa ada yang bisa saya bantu? ", tanya seorang pramuniaga yang lebih muda.
" Tidak perlu kau baik sama dia, membuang waktumu saja paling juga tidak akan membelinya ", kata senior yang tadi.
Pramuniaga itu tidak menghiraukan dan menunjukkan koleksi terbaru untuk di lihat Novi, serta menjelaskan harga juga keunikan setiap perhiasan yang dia perlihatkan.
" Kenapa kau baik kepadaku? ", tanya Novi.
" Senior memang seperti itu nyonya jangan masukan kata-katanya dalam hati", katanya.
" Berapa lama kau sudah bekerja di toko ini? ", senyum Novi.
Gadis ini sangat baik dan dia harus membantunya, karakter orang seperti ini yang patut menjadi manajer pengalaman akan mengikuti dan bisa di pelajari.
" Baru 1 bulan nyonya akhir bulan ini mohon maafkan saya kalo sikap saya tidak berkenan di hati nyonya, karena saya masih dalam tahap magang dan masih belajar lagi", katanya.
__ADS_1
"Berikan semua perhiasan yang baru datang untuk aku lihat dan juga yang terbaik", suara seseorang dengan nada angkuh memerintah.
Gadis yang masih muda kelihatan anak orang kaya , dengan dandanan bermerk dari atas kepala sampai kaki sedang melihat sekelilingnya.
Pramuniaga senior langsung dengan senang hati menyambutnya, pikirnya ini baru pelanggan potensial dan memberikan bonus yang besar untuknya.
"Lihat nona Ling datang itu baru pelanggan potensial, bodoh sekali kau mensia-siakan waktumu buat dia", sindirnya melirik Novi.
Novi tetap bersikap tenang dan tersenyum tipis, dia mengenal gadis itu adalah putri direktur pemasaran di perusahaan Daniel.
Baru kaya segini sudah angkuh ckckckck memang anak manja yang tidak pernah di didik ayahnya, tidak bisa di bayangkan keluarga seperti itu.
Novi melihat kalung safir biru yang mempunyai liontin berbentuk hati dan dia tertarik melihatnya, permata safir ini cocok dengan kepribadian dirinya dan dia berniat membelinya.
Namun tiba-tiba tangan seseorang langsung meraih kalung dari tangannya, Novi melihat ternyata pramuniaga yang tadi yang tidak sopan kepadanya..
__ADS_1
"Hati-hati nyonya kalung ini akan kotor bila kau pegang, dan bila rusak kau menjual diri pun tidak akan sanggup menggantinya", katanya.