
"Ohh begitu ya Bik? " kata baby sister.
" Ya Bibik senang tuan muda bahagia dan bisa seperti ini beda dengan dulu rumah ini serasa kuburan" kata Bi ijah.
"Wah saya sangat respect sama nyonya muda" sahut baby sister.
"Iya nyonya tidak membedakan bahkan gaji di sini lebih tinggi dari lainnya" kata Bibik.
"Bibik sampai mati akan mengabdi di sini apalagi anak Bibik semua tuan muda yang biayai bahkan mengangkat jadi orang kepercayaannya" katanya lagi.
" Kita beruntung ya Bik" kata baby sister lagi.
" Karena itu kita harus menyenangkan nyonya jangan membuat nya kesal dan bila nyonya besar datang menyakitinya kita harus melindunginya" kata Bi ijah.
" Nyonya besar galak ya? "
" Dia meninggalkan tuan muda dan tuan besar untuk bersama kekasihnya yang hanya memperalatnya, setelah dibuang dia ingin tinggal di sini bahkan nyonya muda pernah di sakiti"
"Wah jahat banget Bi? "
" Karena itu kalau dia datang kita harus mengusirnya"
"Siap Bibi demi nyonya muda kita akan bersatu"
"Bagus "
__ADS_1
"Sekarang kita siap kan dulu makan malam"
"Ayo aku bantu Bi kan tuan kecil bersama tuan muda"
Mereka menata meja dan mengambil lauk dari dapur untuk di tata di atas meja beserta piring dll,
Bi ijah mengambil sup kesukaan Daniel dan mendinginkan sup di mangkok mattew .
"Tuan makanan sudah siap, biar tuan kecil bersama saya" kata Bi ijah mengambil mattew dari gendongan Daniel.
"Iya Bi makasih" sahut nya.
Novi berdiri dari duduk nya begitu Bi ijah masuk keruangan dalam, tetapi Daniel segera menarik tangannya sehingga dia terjatuh kepangkuan Daniel .
"Mas kau ini nakal " kata Novi memeluk leher suaminya
"Ehm.. " Novi melepaskan ciuman suaminya karena hampir kehabisan nafas.
" Kau mau membunuhku?" kata Novi.
"Hahaha..Mana mungkin.. itu karena kau sangat menggemaskan jadi aku ingin memakanmu" bisik Daniel.
" Ayo makanan keburu dingin " ajak Novi sambil bangkit dari pelukan Daniel.
Daniel mengikuti istrinya dan berjalan berpegangan tangan, lalu duduk di meja makan sambil menunggu istrinya mengambil lauk dan sayur juga sup favoritnya.
__ADS_1
Mereka makan sambil diam dan menikmati makan malam dalam keheningan, setelah selesai Novi mengambil puding buat suaminya sebagai pencuci mulut.
Novi sengaja tidak mengajak suaminya mengobrol saat makan, karena mengenal suaminya tidak akan bicara saat makan.
Selesai makan maid membereskan meja dan mereka duduk menonton televisi di ruang tamu, Novi memutar drama Korea favoritnya dan Daniel menemaninya meskipun pria itu lebih suka bola daripada drakor.
"Mattew sudah tidur nyonya di kamar nya sehabis makan" lapor rina baby sister nya.
" Kalau begitu kau boleh istirahat rin" kata novi.
"Baik nyonya Makasih" kata rina pamit.
" Eh rin ada puding di meja bagi sama yang lain ya" kata Novi.
"Baik nyonya" rina menuju meja dan mengambil puding buatan Novi lalu membawa ke dapur.
"Bi nyonya meminta semua makan puding bagi rata" kata rina.
Semua maju dan menikmati puding bersama-sama.
"Wah enak nyonya pintar membuat puding" kata rina.
"Nyonya pintar masak tidak kalah dengan chef Dika" kata Bi ijah.
"Wah beruntung ya tuan dapat istri cantik pintar masak dan mau bekerja di kebun" kata rina.
__ADS_1
" Benar nyonya juga baik semua di bagi kalau masak sesuatu" kata Bi ijah lagi.