Cinta Bagai Disangkar Emas

Cinta Bagai Disangkar Emas
Merry menerobos


__ADS_3

Namun tiba-tiba ketenangan terganggu karena ada seseorang menerobos masuk dan pelayan tidak berani mencegahnya karena kedudukan mereka.


Bagaimanapun mereka hanya pelayan dan yang menerobos nyonya besar mereka, Merry masuk dengan angkuh dan berteriak ke dalam memanggil putranya.


"Daniel dasar anak durhaka kenapa kau melarang ibumu masuk ha? ", teriaknya.


Pelayan ketakutan dan Daniel yang mendengar segera berjalan keluar, melihat ibu yang berteriak tanpa rasa malu dia ingin segera melemparkan keluar wanita tidak tahu diri itu.


" Kau bukan ibuku sejak kau meninggalkan ayahku, dan kau tidak di terima di sini, kalau kau masih berani masuk tanpa ijin jangan salahkan aku memanggil polisi menangkap mu", katanya.


"Tetapi kau tetap anakku dan kau tidak bisa menghapus begitu saja", balasnya.


" Sekarang cepat keluar atau aku benar-benar memanggil polisi, dan kalian semua ingat baik-baik rumah ini milikku dan dia bukan siapa-siapa jangan ragu mengusirnya ", perintah Daniel.

__ADS_1


Merry yang marah berjalan pergi sambil memaki-maki Daniel, namun dia tidak berani tetap di sini karena tidak ingin di penjara bagaimanapun dia masih punya rencana lainnya.


Novi menghentikan makannya karena keributan di luar , dan mendengar kalau mertuanya berani menerobos masuk ke rumah rupanya masih belum sadar juga mertuanya.


Sebenarnya kalau dia bertobat dia akan lebih tenang hidupnya dan bisa tinggal bersama mereka di masa tuanya karena bagaimanapun dia adalah orang tua suaminya.


Namun sayangnya tidak mau berubah dan kebencian Daniel belum berkurang, sehingga Novi tidak bisa memberi nasehat juga mengingat kesakitan yang dulu suaminya alami.


Pelayan juga tidak menyukai nyonya besar mereka karena mengingat perlakuan dia dulu kepada mereka, sehingga Novi akan melupakan masalah suami bersama mertuanya.


Dia hanya bersuara bila Daniel meminta pendapat darinya dan tidak ingin ikut campur masalah itu karena akan berpengaruh buat bayi mereka bila dia kepikiran hal sedih.


Daniel datang menghampiri dia dan memeluk pinggang Novi lalu berbisik meminta maaf, atas perlakuan wanita itu yang tidak di sangka berani menerobos masuk rumah mereka tanpa ijin.

__ADS_1


Dia masih tidak berubah tetap angkuh dan menganggap semua adalah miliknya, sehingga seenak hati berbuat apapun lupa bila Daniel akan mengusirnya pergi.


Para pelayan memang tidak berani mengusir nyonya besarnya, namun Daniel berbeda rumah ini miliknya dan tidak akan dibiarkan siapapun mengganggu kehidupan mereka yang tenang dan damai.


"Tidak apa tenanglah jangan terbawa emosi tidak bagus untukmu, ayo kita makan aku sudah lapar", ajak Novi.


Dia berusaha mengalihkan perhatian Daniel agar melupakan hal yang membuat hatinya sakit, teringat wanita jahat itu membuat dia kehilangan ayahnya.


Daniel sangat menyayangi ayahnya dan tidak ingin ayahnya hidup tidak tenang, karena perlakuan jahat wanita itu sehingga ayahnya di alam sana tidak tenang arwahnya.


Daniel selalu berdoa agar mereka terbebas dari wanita itu, dan tidak bertemu lagi karena akan membuat dia teringat masa lalu.


Bi Ijah memanggil Ina dan meletakkan makanan di atas meja, agar nyonya mereka bisa makan juga menyiapkan jus semangka yang sangat segar dan manis kesukaan Novi selain jus alpukat biasa dia minum.

__ADS_1


__ADS_2