Cinta Bagai Disangkar Emas

Cinta Bagai Disangkar Emas
Nyonya besar


__ADS_3

Siang itu Daniel kembali bekerja di kantor nya,novi sedang asyik berkebun anggrek sudah banyak anakan jadi dia memindahkan di pot yang lain juga lidah buaya sudah besar dia potong buat es lidah buaya.


Rambutnya yang di ekor kuda dan dia memakai celemek biar tanah tidak mengotori bajunya dengan penampilan seperti itu tanpa riasan wajahnya kelihatan segar dan muda tidak nampak dia berumur 28 tahun.


Di depan pagar satpam yang menjaga tampak heboh dan para pembantu juga keluar terburu-buru, novi heran melihat kehebohan seperti ada presiden datang saja.


Belum sempat novi bertanya seorang wanita berumur yang masih cantik tentunya dengan operasi kecantikan yang nampak di wajahnya juga pakaian yang menampakkan belahan dadanya yang rendah kelihatan memikat para lelaki juga rok mini menampakkan paha mulus dan hak tinggi nya muncul di depan nya.


"Hei pelayan! kau mau di pecat ha tidak menyambut ku..?" Nyonya itu berkacak pinggang didepannya.

__ADS_1


"Nyonya aku tidak mengenalmu kenapa juga harus menyambut mu?" tanya novi dia menebak pasti ini mama Daniel dan melihat sikapnya seperti itu dia tidak akan beramah tamah.


"Kau ini.. aku akan bilang anakku untuk memecatmu segera!!" serunya emosi.


"Nyonya kau sudah masuk rumah orang tanpa ijin dan marah tidak jelas harusnya aku yang marah kepadamu lagian anakmu tidak ada di sini tapi di kantor jadi carilah di kantor!" kata novi berjalan pergi ingin mandi badannya sudah lengket kena keringat.


Dengan kemarahan yang besar dan merasa di kurang ajarin seorang pembantu, nyonya itu langsung menarik novi dan menamparnya.


"Dasar nyonya tua peyot cantik aspal berani nya kau menamparku rasakan balasanku" kata novi langsung menarik rambut nyonya sombong itu dan menamparnya balik dengan sekuat tenaga hingga nyonya jatuh mencium tanah.

__ADS_1


"Rasakan nyonya sombong dan lapor saja anakmu kalo dia masih mau membelamu, dan ingin memecatku enak saja aku tidak pernah bekerja denganmu yang berhak memecat ku hanya anakmu!!" katanya meninggalkan nyonya yang berlumuran tanah dan jadi tontonan pelayan dengan puas.


Sialan kuat sekali dia aku akan membalasmu pelayan sialan..gumam nyonya itu.


Sementara itu di kantor, Daniel yang lagi bekerja melihat asisten nya masuk dan bilang kalo ina menelpon dan bilang nyonya besar lagi berada di rumah dan bertengkar dengan nyonya muda bahkan nyonya besar menampar istrinya.


Daniel yang marah besar langsung memutuskan pulang kerumahnya, dia takut novi kenapa-kenapa menghadapi mama nya yang tidak di harapkan itu.


Sementara di dapur para pelayan menahan tawa, melihat wajah nyonya besar berlepotan tanah dan rambut acak-acakan karena di banting nyonya muda nya.

__ADS_1


Mereka sangat kagum kepada nyonya muda yang tidak bisa di tindas oleh nyonya besar nya yang sangat sombong dan angkuh itu, dan mereka juga tidak menyukai nyonya besarnya itu yang sangat merendahkan mereka dan tidak menganggap nya manusia hanya pekerja tidak seperti nyonya muda nya yang menganggap keluarga sendiri mereka sangat mencintai nyonya mudanya itu dan bersyukur nyonya mereka tidak terluka karena nyonya besar sombong itu.


__ADS_2