
Hari ini novi sangat senang suaminya mau berkunjung kerumah orangtuanya di Surabaya, sekalian dia melihat kantor cabang yang ada di sana.
Orangtuanya pasti senang dengan kejutan ini, karena selama ini hanya lewat video call saja pertemuan mereka.
Daniel belum bisa meninggalkan kantor pusat dan orangtuanya tidak bisa naik kendaraan mabuk karena itu kesempatan ini sekalian mudik setelah sekian lama tidak pulang juga karena ada covid.
Mereka naik pesawat kelas bisnis dan sesampainya di bandara juanda, supir perusahaan Daniel menjemput mereka dan mengantarkan ke alamat orangtua novi.
" Apa kau senang sayang?" tanya Daniel.
"Tentu saja mas, novi sudah kangen sama mereka" jawab novi.
Daniel memeluk istrinya," asal kau senang apapun yang mas bisa penuhi akan mas penuhi "
"Makasih mas" novi balas memeluk suaminya dan mencium pipinya.
Tidak terasa mereka sudah sampai di depan rumah orangtua novi yang biar tidak besar namun tampak asri dengan banyak pepohonan dan buah yang sudah nampak lebat.
Ayah novi yang berada di teras rumah melihat kedatangan putri dan menantu serta cucunya sangat terkejut, dan gembira langsung memeluk putrinya dan mempersilahkan mereka masuk dalam rumah sambil memanggil istrinya setelah novi dan Daniel mencuci tangan mereka di teras yang ada kran air dan sabun.
"Ma, anak kesayangan kita pulang" teriaknya.
" Novi.." sahut mamanya dari dapur langsung memeluk mereka.
" Akhirnya anak manja mama pulang juga"
__ADS_1
"Mama ini " novi memeluk mamanya.
" Ini mattew cucu mama sini ikut nenek" mama novi langsung menggendong cucunya lelaki yang gemuk dan cubby itu.
"nek..nek nyam" oceh mattew tidak jelas membuat mereka tertawa.
"Istirahat dan bersihkan tubuh kalian dulu biar cucu mama yang jaga"
"Baik ma.." jawab novi.
Novi dan Daniel bergantian mandi dan berganti baju santai, lalu mereka memasuki kamar lama novi yang uk tidak sebesar rumah mereka.
"Maaf mas tidak sebesar rumahmu" kata novi.
" Tidak apa di mana u tidur aku tidak masalah asal bersamamu" kata Daniel.
"Justru aku suka karena bisa memelukmu " kata Daniel.
Wajah novi memerah mendengar suaminya mengucapkan kata memeluk, dengan nada sensual yang mengandung banyak arti di dalamnya.
"Kau ini sudah punya anak seperti anak remaja saja" goda Daniel melihat pipi istrinya memerah karena godaannya.
"Habis kau ini suka banget jail." kata novi.
"Hahahaha.." Daniel tertawa.
__ADS_1
"Mas hmff..." belum selesai novi bicara Daniel langsung menciumnya lembut.
Mereka saling melepaskan ciuman setelah kehabisan nafas.
"Kau ini suka menyerang tiba-tiba " kata novi.
"Habis kau sangat menggemaskan " jawab Daniel mencubit hidung istrinya.
"Ayo keluar mama menunggu kita"
Novi menarik tangan suaminya sebelum suaminya berbuat lebih lanjut, karena novi sangat mengenal suaminya itu bila berduaan dengannya.
"Iya buru -buru amat takut aku makan" seringai Daniel.
"Kalian sudah selesai mandi ayo kita makan dulu" ajak mama novi.
"Mattew di mana ma?" tanya novi karena tidak melihat putra kesayangannya.
"Oo dia sudah tidur sehabis minum susunya" jawab mamanya.
"Oiya nak Daniel berapa lama di sini?" tanya papa novi.
"Mungkin seminggu pa soalnya sekalian audit kantor cabang" jawab Daniel.
"Syukurlah jadi bisa lebih lama main sama cucu" kata papa novi.
__ADS_1
"Iya pa kita juga bisa perpanjang nanti" jawab Daniel.