Cinta Bagai Disangkar Emas

Cinta Bagai Disangkar Emas
Mengganti manajemen toko


__ADS_3

Daniel menuju ke arah Novi dan memeluknya "Apa kau puas dan terhibur", tanyanya.


" Sangat puas bisa memberinya pelajaran berharga", jawabnya.


"Kalau begitu ikutlah denganku ke kantor dan kita akan memperbaiki managemen toko ini bersama, kedepannya aku akan menyerahkan mall ini untuk kau kelola", katanya.


Mereka memasuki kantor yang terletak di lantai 2 toko itu, di sana sudah menunggu manajer toko yang ketakutan .


Dia sudah melihat CCTV tadi dan keributan tadi, memicu banyak orang melihat dan bergosip di sekitar area toko.


Manajer toko sangat mengenal siapa bosnya itu walaupun jarang berkunjung, bosnya bisa membuatnya mati kutu sekali dia datang .


"Bos kenapa anda tidak bilang akan berkunjung kemari? ", tanyanya.


" Kalau aku bilang maka aku tidak akan melihat pertunjukan menarik ini bukan? ", sindir Daniel.


" Maaf bos saya tidak mengira.. "

__ADS_1


"Apa.. pramuniagamu berani sekali berkata kasar dan melecehkan istri bos, itu tanda bahwa manager tempat ini tidak becus menjalankan tugasnya.


Apa kau ingin aku mencarikan ganti untuk menggantikan posisimu di sini? ", tanyanya.


" Jangan bos saya mengaku salah kepadamu dan saya berani jamin ke depan tidak akan terulang hal seperti ini lagi", sahutnya dengan keringat sebutir jagung di dahinya.


Makan apa anak istrinya kalau dia sampai di pecat dari sini, bosnya memang galak tetapi sangat murah hati dan gaji juga tinggi dibandingkan tempat lain.


Dia akan memeriksa semua karyawan dan memantaunya sendiri, karena ini terjadi karena kesalahannya tidak memperhatikan semua karyawan dengan baik.


" Terima kasih bos saya berjanji , tidak akan terulang kembali hal seperti ini", janjinya.


"Baiklah aku pegang janjimu sekarang kami akan pergi , kau atur sendiri semua pramuniagamu dan tertibkan .


Juga semua perilakunya harus standar pelayanan profesional tidak memandang seseorang, jangan sampai aku mendengar karyawanku meremehkan seseorang karena penampilanny", katanya.


"Ayo.. ", Daniel memegang tangan Novi lalu menggandeng keluar.

__ADS_1


Mereka pulang dari Mall dan di rumah ternyata Matthew masih tidur dengan lelap, setelah membersihkan diri Novi berganti pakaian dengan baju santai di rumah dan menyiapkan makanan dan susu buat Matthew kalau terbangun nanti.


Tidak lama Matthew terbangun dan dia memberikan makan dan minum susu, lalu mengajaknya menonton film kartun favoritnya dan bermain dengan ayahnya.


Daniel mengajari Matthew angka dan berhitung, juga bermain balok warna warni untuk menarik perhatian Matthew.


Novi memasak buat makan malam sementara daniel menjaga Matthew, lalu setelah makan bersama dan menidurkan Matthew Novi masuk kamarnya sendiri dan beristirahat.


Jalan -jalan ini membuat kakinya pegal namun cukup menghibur, karena sudah lama dia tidak pergi ke Mall.


Apalagi Daniel rela menemaninya di tengah kesibukan yang padat, sungguh tidak mudah membuat Daniel melupakan pekerjaan dan menemaninya .


Karena itu dia sangat senang dengan waktu yang di berikan Daniel untuknya, tanda bahwa Daniel lebih memprioritaskan dirinya daripada pekerjaan yang menumpuk tidak habis-habis.


Novi menyisir rambutnya yang habis keramas dan mengoleskan cream ke wajahnya, lalu mengoles hand body lotion ke seluruh bagian tubuhnya agar tidak kering.


Namun ketika akan mengoles bagian punggung tangannya tidak bisa menjangkaunya, Daniel yang melihatnya langsung mengambil botol lotion dan membantunya mengoleskan punggungnya.

__ADS_1


__ADS_2