
Daniel termenung mengingat kata kasar tadi, dia melihat wajah novi yang pucat mendengar kata-katanya dan dia yakin istrinya tidak melakukan perbuatan yang menyakitkan hatinya.
Wajah novi sangat syok melihat foto tadi dan dia merasa dijebak maka Daniel meminta asistennya menyelidiki kebenarannya.
Daniel menyesal terbawa emosi bisa-bisa dia kehilangan istrinya,dia harus meminta maaf kepada novi pikirnya sambil berjalan menuju kamar novi.
Daniel melihat koper novi tidak ada ditempatnya, dia pun membuka lemari dan melihat kosong sisa baju yang dia berikan. Daniel pun membuka kamar mandi dan menemukan tespack disana.
Daniel terduduk di tempat tidur novi, dia kehilangan anak dan istrinya karena emosi. Dia menyesal tidak menyelidiki sebelumnya dan langsung menuduh novi.
Sekarang novi pergi sambil membawa calon anaknya yang mungkin dia tidak akan menemukannya karena novi pasti sakit hati dan tidak mau melihatnya lagi karena kata-katanya tadi.
," dr..drt...drtt. "asisten menelepon Daniel pun mengangkatnya.
"Ya hans bagaimana? " tanyanya pada asisten terpercayanya.
" Sepertinya nyonya dijebak tuan, saya yakin100% nyonya tidak bersalah dan saya merasa perbuatan jahat ini dari nyonya besar " katanya melaporkan hasil penyelidikannya.
Kurang ajar.. tidak puas juga wanita itu rupanya membuat hidupnya menderita selama ini..Daniel geram tangannya mengepal.
__ADS_1
"Beri mereka pelajaran dan cari nyonya secepatnya!" kata daniel.
"Siap tuan " balas hans dan mematikan sambungan telponnya.
Sementara novi yang berjalan membantu seorang nenek menyebrang," kasihan nenek sendirian mana cucunya nek bahaya menyebrang sendirian?" tanyanya.
"Nenek sudah tidak punya keluarga lagi nak, "sahut nenek tersebut.
"Apa boleh novi tinggal bersama nenek jadi ada yang mengurus nenek " kata novi.
"Apa suamimu mengizinkan nak?" tanyanya.
" Sudah ga usah sedih tinggal sama nenek anggap saja nenek kamu sendiri" kata nenek mengusap kepala novi.
" Makasih nek novi juga bingung kemana soalnya tidak membawa uang" kata novi.
Novi lalu ikut nenek tersebut pulang, nenek sofi begitu dipanggil ikut senang ada yang menemani nya sehingga tidak kesepian lagi.
"Orangtuamu dimana nak? " tanyanya.
__ADS_1
"Surabaya nek cuma novi ga berani pulang, novi tidak mau melihat mereka sedih karena anaknya mau bercerai.
" Begitu to nduk ya wes sing sabar wae" kata nenek dalam bahasa Jawa.
"Kamu bisa tinggal disini sampai kamu bos an " lanjut nenek sofi.
" Ya nek novi akan merawat nenek dan bekerja untuk biaya kita"kata novi.
"Kau fokus saja sama anakmu nduk kita wes py lahan tinggal petani setor kepada kita " katanya.
Sejak hari itu novi tinggal sama nenek sofi dan dia senang bisa bertemu nenek yang baik hati kepadanya.
"Besok nenek blg rt kamu cucu nenek biar nanti tidak curiga warga sini melihatmu" kata nenek sofi.
"Baik nek terserah nenek saja " kata novi.
Novi memulai usaha online sambil menunggu bayinya lahir dia mencari rejeki lewat jualan hasil kebun punya nenek sofi juga olahan manisan mangga yang dia buat sendiri.
Beberapa bulan kemudian...
__ADS_1
Usaha novi mulai rame dia senang bisa menghasilkan sesuatu jg uang buat biaya sehari-harinya, rupanya anaknya membawa keberuntungan usaha bertambah ramai pesanan dan dia sangat bersyukur dalam beberapa bulan ni omsetnya naik terus terutama manisan mangga buatannya sangat disukai banyak orang.