Cinta Bagai Disangkar Emas

Cinta Bagai Disangkar Emas
Minta maaf


__ADS_3

Daniel mencari istrinya dan melihatnya sedang melamun , di bangku taman sambil melihat bunga.


Daniel menyusulnya duduk disebelahnya.


"Aku meminta maaf atas perkataanku tadi" katanya.


Novi menoleh kepadanya dan menatap suaminya yang mulai dia cintai tapi tidak mencintainya.


"Tidak apa mas memang aku tidak pantas buatmu yang kaya raya, bahkan sanggup menggaji seorang chef apalah arti diriku yang orang biasa ini aku sadar diri kok" kata Novi sinis.


"Masakanmu sangat enak bahkan aku akui lebih enak daripada chef yang bekerja kepadaku, aku hanya tidak menyangka kau bisa memasak melihat sifatmu yang kekanakan" puji Daniel dia bangga ternyata istrinya lebih dewasa daripada yang dia kira.


"Aku akan bekerja mulai besok kemarin aku cuma urus ijin cuti selama 2 hari"kata Novi.


Dia merasa dengan bekerja lebih baik daripada di rumah.


"Kau tidak perlu bekerja lagi urus saja rumah sekarang kau nyonya rumah ini" kata daniel.


"Baiklah jika itu maumu" Novi menyerah dia lagi malas berdebat saat ini.


Daniel memeluk bahu istrinya lalu menyandarkan kepala istrinya di dadanya.Novi berdebar mendapat perlakuan manis suaminya dan menikmati pelukan Daniel.

__ADS_1


Mereka lalu bergandengan tangan masuk kedalam rumah, Daniel tersenyum menatap istrinya yang hari ini penurut tidak membantah perintahnya.


Para pelayan semua terkejut melihat tuannya tersenyum, karena baru kali ini mereka melihat senyum di wajah tuannya yang terbiasa bersikap dingin bahkan dengan istri lama tuannya tidak bersikap mesra seperti itu.


"Bi Ijah tolong pudingnya bawa ke kamar ku ya" kata Novi.


"Baik nyonya!" Lalu mengambil puding dari kulkas.


"Tok..tok.. permisi Nya...tuan" bi Ijah masuk kamar dan meletakkan puding di meja.


"Makasih bi.."balas Novi lalu mengambil sepotong puding dan memakannya tadi dia belum sempat makan karena jengkel dengan suaminya.


"Kau tidak seperti rekan bisnis atau klien wanita ku yang hanya suka salad dan jaga image di depanku" katanya.


"Buat apa aku jaga image kalo lapar ya makan aja" sahut Novi seenaknya.


Daniel hanya menggelengkan kepalanya melihat kepolosan Novi, Daniel melihat ada sedikit coklat di ujung bibir Novi dan dia menyeka dengan jarinya.


Novi terpesona menatap mata Daniel yang sedang menatap nya.


"Kenapa bengong sudah kenyang?"tanyanya.

__ADS_1


Novi menganggukan kepalanya, Daniel mengambil piring di tangan Novi , lalu menggendong tubuh Novi dan membaringkan ke ranjang.


"Mas mau apa?" tanya Novi gugup.


"Aku ingin menemanimu tidur siang" goda Daniel.


"Apaan sih mas Novi gak mengantuk" sahut Novi mukanya memerah malu.


Daniel mengangkat wajah istrinya dan perlahan menciumnya lembut dan mesra, Novi terbuai dengan sentuhan dan ciuman juga pelukan suaminya.


Tanpa sadar dia mendesah membuat Daniel bergairah lagi, dan akhirnya siang itu penuh dengan pertempuran panas.


Selesai bercinta Novi memeluk suaminya, dia pun kelelahan dan jatuh tertidur bersama Daniel di sisinya.


Ketika Novi terbangun dia masih dalam dekapan suaminya , yang dadanya naik turun nafasnya terasa berhembus hangat di lehernya.


Novi tadi berpikir suaminya kembali ke kamarnya sendiri, tetapi ternyata masih tetap di kamarnya. Diam-diam novi merasa senang dia berharap mereka tidur seperti ini selamanya, karena dia sangat nyaman dipelukan suaminya.


Daniel terbangun dan menatap wajah istrinya yang tertidur lagi, dia tersenyum ada hangat dihatinya memeluk istrinya.Daniel mencium kening Novi


"Aku mencintaimu sayang" gumam Daniel lirih.

__ADS_1


__ADS_2