
Meila bingung.Disaat dia berkomitmen untuk menjomblo dulu.Cowok-cowok cakep kok pada datang mengantri.
"Kayak antrian bagi sembako aja," pikirnya. Baru ia berkenalan dengan dua Pria keren tiba-tiba Pria keren lain datang. Pria yang bernama Dani itu datang menghampirinya. Kedatangan Pria itu pas sekali ketika Derin hendak beranjak pulang dari rumah kos nya itu. Meila kawatir sekali Derin berpikiran yang engak-enggak akan dirinya melihat kehadiran Dani yang tiba-tiba itu.
"Duhhh...Nich cowo kenapa datangnya mepet-mepet begini.Bisa ngk pas udah pergi dulu yang satu, baru datang yang lain" Gerutunya dalam hati.Meila merasa seperti Play girl aja kla sempat ada yang lihat Ia bolak balik ketemh Pria-pria yang berbeda.
"Besok aja kujelasin sma dia" Pikir Meila.
Pria yang sudah berbincang dengannya itu bernama Dani.Dia adalah pria yang sudah lama dikenalnya.Sebenarnya ia sangat suka dekat-dekat dengan Dani.Tapi lama-lama ia berusaha menghindar.Takut terjebak cinta.
"Ck..ck..ck, Jadi ke geer an nich gua rasa-rasa Princes abal-abal" Gumannya dalam hati geli melihat kini tambah lagi orang yang bakal menambah kesibukannya.
" Mungkin ini saat nya kali yach.Aku milih salah satu.Siapa tahu aja ntar ke depan udah pada berlalu semua" pikirnya lagi.Ia angak terhasut sedikit ucapan ibu kostnya
Plashback.
"Mel...Banyak tuh cowok-cowok cakep yang antri.Pilih donk salah satu!.Asik jomblo aja.Lagian ngk baek dilihatin orang ngonta-nganti.Kayak makai baju aja harus ngonta-nganti cerocos ibu kost di suatu hari nan cerah.(haha..ha mesti banget ada disuatu hari nan cerahnya).
Mendengar ucapan Ibu kost yang kadang galak kadang agak waras dikit ngomongnya membuat Meila tertegun." Iya..apa iya yach?" Tanyanya dalam hati.
__ADS_1
"Ibarat naik mobil Mel, sepanjang jalan ngak selamanya pemandangannya padang bunga semua.Jika saat ini kita lagi jalan dijalanan yang penuh bunga-bunga indah.Kenapa kala suka ngk dipetik aja salah satu.Ntar nyesal loh pas padang bunganya udah berlalu yang ada semak duri semua.Nach biasanya disaat itu baru menyesal,kenapa tadinya ngk ambil bunganya salah satu aja." Ucap Ibu kos lagi sok bijak membuat gadis manis itu makin galau.
"Gimana dengan komitmen ku untuk jomblo dulu yach" gumannya lagi dalam hati.
Meila ingat banget dengan anak tetangganya.Masih kuliah udah nikah aja.Tadi niatnya tuh wanita mau kuliah sama berkeluarga bersamaan.Awalnya masih sukses dan semua berjalan lancar.Lama-lama problema muncul-muncul.Si wanita jadi putus kuliah,Sibuk ngurus anak. Eh' lama-lama ia tahu pria yang dulu ngebet banget menikahi si wanita tetangganya itu dengan alasan karena teramat cinta rupanya endingnya meninggalkannya.Sekarang si wanita memboyong ke tiga anaknya yang do..re..mi pa..sola..sido itu (kelahiran rapat) kerumah orang tuanya yang kebetulan tetangga mereka.Semua orang tidak percaya termasuk Meila, karena beberapa tahun pernikahan mereka semua orang pada dibuat ngiri.Mereka datang berkunjung kerumah orang tua mereka selalu dengan langkah mesra.Bergandengan dan berangkulan kala jalan.Tiap tahun ada tambah anggota keluarga mereka,tapi mereka kelihatan baik-baik saja dan bahagia.
Awalnya Meila sangat iri dan cemburu akan kehidupan yang kelihatan sempurna baginya.Ibunya saja bangganya minta ampun,karena menantu sangat care pada mereka semua dan memiliki pekerjaan yang mapan.Tapi akhirnya kecemburuan itu berubah menjadi rasa simpati dan ikut sedih. Kala suatu waktu Ina nama wanita itu membawa anak-anaknya pulang kampung.Bulan demi bulan berlalu namun si suami tidak kunjung menjemput mereka.Meila bergidik saat itu membayangkan betapa ngeri nya sebuah pernikahan jika hanya si pria saja yang mapan. Usut penuh usut teryata si pria sudah punya wanita lain dan melupakan begitu saja keluarganya dan membangun keluarga baru dengan wanita lain.Kasihan sekali Ina si tetangga itu dicampakkan begitu saja.Setiap hari ia melihat wanita itu menagis frustasi.
Anak-anaknya masih balita semua.bahkan yang terakhir masih umur satu bulan ketika ditinggal ayahnya.Kejadian itu membuat mama meila ikut-ikutan menjadi geram dan mewanti-wanti setiap anak-anaknya harus fokus sekolah dan kuliah. Sebuah peraturanpun dibuat.Yaitu dilarang berpacaran sebelum sukses!.Tidak ada tawar menawar.Titik!
"Woi gimana keputusannya.Ia dari tadi berceramah ini-itu ada ngk masuk" Ibu kos bete melihat Meila bukannya menanggapi omongannya malah asik melamun gk jelas.
"Huh capek ai ngomong,tpi ngk ada gunanya" Ibu kost mengerutu kesal dan dibalas tertawa oleh Meila.
"Jangan kelamaan mikir! pilih aja salah satu.Itung-itung investasi dulu" Ujar ibu kos begitu meila menceritakan kegalauannya
"Beeh! yang di investasi itu uang n emas buk"! Teriak Meila sewot.
"Yach cakeeep! Tumben pinter" Kata bu kos lagi membuat Meila mengeryitkan keningnya."Ngk salah dengar gua.Tumben pintar??Memangnya selama ne gua bloon" Makinya dalam hati.Si ibu kost ini orangnya memang kepedean tingkat dewa.Sudah merasa sok paling cantik, sok paling tajir sekarang merasa paling pinter lagi.Kwk..kwk. Meila zonk banget kala ngomong sama mak kost nya itu. Serasa ngk ada gunanya IPK dia yang hampir 4 itu kala dikata-katai tumben pintar oleh mak kostnya itu.haha (Kok jadi ngelantur)
__ADS_1
"Trus ibu kan nyuruh gua Investasi laki-laki bukan Uang kaleeee!". Giliran Meila yang sewot.
"Nach itu dia cakep.Pintaaar!" ucap ibu kost lagi buat geram sampai ke ubun-ubun bagi yang mendengarnya.
" Trus hubungaannya apa kali," gerutu Meila lagi kesal.
"Hubungannya... Mau tahu aja atau mau tahu banget?" goda Ibu kos sambil main mata ngk jelas ngitu. Kerlip-kerlip. "Nich kumat yach bu kost," gerutunya lagi dalam hati ngk sabaran lihat tingkah wanita empat puluh tahunan tapi tingkahnya serasa Abg itu. Jika yang ngomong itu temannya,rasanya da pengen ditimbuk aja sama si Meila.hehehe (sabar meila...sabar).
"Hubungannya uang yang seharusnya kita investasikan itu kan ada pada cowok-cowok tajir itu.Nach kala kamu save dulu mereka kan sama dengan nyimpan uang juga buat masa depan.Gimana sih,ngitu aja ngk nyampai pikirannya.Huuuh!" Bu kost yang sok pintar itu akhirnya mengalah untuk menjawab.Mengakhiri tebak-tebakan yang ngk jelas itu sambil berlalu ke dalam rumahnya yang disebelah kos-kosannya itu.
Mendengar jawaban ibu kos yang sekaligus mengejek itu membuat Meila sedikit murka
Kala sudah begini kejadiannya pengen dech rasanya Up grade ibu kost yang lebih oke.
Maunya Up grade trus alias pindah kos-kos an.Nyatanya si Meila masih di situ terus.ck...ck...ck. Poor Meila.
Kembali lagi...
"Mel..mel.." Sebuah suara mengangetkan nya.Meila baru sadar ia terlalu lama menghayal.
__ADS_1
" Yach ampun si dani dari tadi kucuekin nich.Ngomong apa dia barusan.Kok bisa-bisanya begitu cowo nich datang akunya malah mikir sana-sini," gumannya. Ia tiba-tiba tersadar ia tak sendiri sedari tadi, tapi bersama seorang pria cakep yang baru saja datang menemuinya.