CINTA DENGAN EMPAT PRIA

CINTA DENGAN EMPAT PRIA
PERTEMUAN TIDAK TERDUGA


__ADS_3

"Ada apa dengan bu Miska kak?" Tanyanya lagi.


" Ibu Miska masuk rumah sakit karena suaminya baru meninggal" jawab Dani lagi.


Mendengar itu Meila sangat-sangat terkejut. Ia begitu sedih.Menyadari hanya suaminya yang bisa membuat Wanita itu bahagia selain seorang anak perempuannya. "Sekarang bapak itu sudah berpulang.Kasihan sekali Bu Miska" ujarnya lirih.


Dani menepuk lembut pundak Meila yang sekarang menjadi tertunduk sedih. Ia menyadari Meila juga begitu menyanyangi wanita itu.


"Kamu kan sudah lama ngk kesana.Ibu Miska katanya rindu sekali sama mu Mel" Ujarnya lagi


Dani menceritakan jika ia datang ke acara pemakaman dua hari yang lalu.Meila mengatakan kenapa tidak mengajaknya.


"Aku telp kamu mel.Tapi kamu ngk angkat" ujarnya.Yang kini Meila jadi menyesal mengapa mengabaikan telpon dari Dani.


"Itulah efek ke ge-eran." gerutunya dalam hati menyadari betapa payahnya dirinya.Dikiranya kala cowo-cowo nelp itu mau menggodanya aja.Hadeeeh...


"Tapi sekiranya kan bisa Wa kak" ujarnya masih cemberut.

__ADS_1


"Oke..oke aku minta maaf.Saat itu pun Aku baru dapat kabar jadi segera bergegas aja dari kantor kesana" Tuturnya berusaha menjelaskan


"Kapan kamu bisa kesana Mel?.Bu Miska itu masih dirawat dirumah sakit sekarang" kata Dani lagi.


"Kala kakak ngk sibuk kita kesana aja sekarang,karena besok aku ada bimbingan.Mau nungguin Dosen.Belum pasti jam berapa bisanya ketemu Bapak itu" ujarnya mengigat hari biasa ia akan susah meluangkan waktu. Lagian ia berharap bisa menemui Ibu itu di rumah sakit saja karena jika dirumah ia amat segan ketemu anak-anak laki-laki ibu itu yang pada masih lajang.


"Oke..oke ngk apa-apa sekarang karena besok juga aku kerja dan ngk tahu pulang kantor bisanya jam berapa" ujar Dani.Mereka pun bergegas ke rumah sakit yang dimaksud.


☆☆☆


Akhirnya mereka bertemu Ibu Miska di salah satu ruangan VIP. Ibu itu sangat senang akan kehadirian Meila. Berkali-kali diciuminya wanita itu sambil menagis. Disampingnya ada seorang pria tampan yang berdiri menemaninya.Ibu Miska memperkenalkan laki-laki itu pada Meila sambil bercerita singkat kala pria itu anak ke duanya. Profesinya sebagi seorang Pilot.Dia jarang ada dikota mereka.Menetap di Ibu kota.Jadwalnya juga padat. Ia belum bisa pulang karena ayahnya baru meninggal dua hari yang lalu dan ibunya masuk rumah sakit.


" Farrel" Ujarnya sambil menjabat tangan Meila


" Farrel..! ini Meila yang sering Mama ceritakan ke kamu itu" ujar Mamanya.


Peryataan ibu itu membuat mereka semua terkejut.Dani juga terkejut.Demikian juga dengan Farrel.Tiba-tiba ia menatap ke arah Dani.

__ADS_1


"Meila" balas Meila dan Dani juga berjabat tangan memperkenalkan diri juga.


" Dia kakak angkatnya" guman wanita itu lagi seperti mengerti isi hati anaknya karena dilihatnya Farrel masih mengamati Dani.


Farrel binggung knapa Ibunya selalu menceritakan seorang gadis bernama Meila kepadanya Sampai kadang ia jenuh dibuatnya. Jelas-jelas ia sendiri sudah punya pacar.Kini Wanita yang diceritakan pun membawa Pria lain lagi.Gumannya di dalam hati.


Mendegar peryataan ia hanya sebatas kakak angkat Dani seperti tidak suka.tapi ia memilih diam saja.Sambil mengamati wajah Meila.Sepertinya gadis itu datar aja terhadap si Farrel itu.Demikian juga si Farrel sepertinya biasa aja terhadap Meila.


wanita yang mengaku-ngaku sakit itu terlihat begitu bersemangat begitu ia bertemu Meila.Mereka saling berangkulan, bercanda-canda dan terkadang tergelak-ngelak tertawa bersama. Farrel anaknya itu mengamati dengan heran. Sewaktu ia mengenalkan pacarnya Desi kepada Mama dan Papanya itu seberapa usaha Desi membuatnya tertawa atau tersenyum tetap tidak bisa.Padahal ia sudah melihat usaha pacarnya itu yang akhirnya merasa prustasi tidak bisa membuat ke dua orangtuanya untuk menyukainya.Kini ia melihat pemandangan yang berbeda.Mamanya begitu gamblangnya bercerita mengenai mereka semua anak-anaknya kepada wanita asing.


Demikian juga si Dani.Ia merasa khawatir pria yang didepannya itu menyukai Meila.Ia melirik trus kepada Farrel yang diam saja mengamati ke dua wanita yang masih asik berbincang itu. Tiba-tiba ruangan di ketuk dan seorang dokter bersama perawat permisi masuk untuk memeriksa keadaan pasien. Perhatian mereka semua langsung teralih ke dokter dan perawat yang masih dimuka pintu.


"Silahkan pak Dokter" ujar Farrel mempersilahkan dokter itu untuk memeriksa keadaan ibunya. Perawat disampingnya mempersilahkan mereka menunggu di luar atau di sofa sebelah ruangan pasien sambil ia hendak menutup tirai pembatas yang membatasi ruangan pasien dan seperangkat Sofa didalam kamar VIP itu.Dani dan meila beranjak meninggalkan ibu miska. Namun meila terkejut begitu melihat wajah dokter yang datang ke arah mereka. Mereka berpapasan. Dokter hendak berjalan k arah bu miska sedangkan ia dan dani hendak keluar.Sejenak ia dan dokter itu bertatapan. Rupanya si dokter adalah ayah derin.Pria yang lagi dekat dengannya.


Sejenak dokter itu berhenti dan memandang kearah meila dan dani. Meila tersenyum dan menyapa


" oom.." ujarnya sambil menunduk. Dokter itu menganguk dan tersenyum simpul kepadanya.Lalu melanjutkan langkahnya ke arah pasien.

__ADS_1


Sejenak semua yang mendengar merasa heran.Bu miska,Farrel dan juga dani.Dalam hati mereka berkata mengapa dokter itu bisa kenal dengan meila?. Siapa dokter itu? dan apa hubungannya dengan meila.Hingga meila memanggilnya dengan sebutan Om..


☆☆☆


__ADS_2