
ALin bersiap untuk makan malam bersama Dev,ia menata makanan yang dia pesan lewat gofood diatas Meja sembari menunggu Dev.
Tak berselang lama Dev pun akhirnya keluar,ia duduk di samping Alin dan makan dengan perlahan sambil bergurau sesekali.
ALin pun menuju ruang tamu seusai mencuci piring bekas makan mereka tadi,dan bergabung dengan Dev yang sedang duduk dan terhanyut dengan laptopnya.
ALin duduk di samping Dev sembari melirik sekilas ke arah laptop Dev yang sedang membaca file. ALin pun memilih memainkan ponselnya.
Dev menutup laptopnya dan melihat kearah ALin yg sedang menatap ponselnya.
"sedang apa sih? serius amat" tanya Dev sembari memeluk pinggang ALin.
"gak ngapa-ngapain" jawab ALin melirik ke arah tangan Dev di pinggangnya.
"keliatannya sibuk" Dev pura pura cemberut
" ada juga kak Dev yang sibuk dari tadi,kerjaan terus,tpi btw ini dah malam kak Dev gak pulang?" tanya ALin
Dev menggelengkan kepalanya
" gak aku mau menginap disini sama kamu honey,boleh ya ?..."tanya dev
"ih apaan sih kak Dev nanti apa kata orang?"ALin berusaha menolak
"orang siapa? lagian siapa yang peduli ini kan hidup kita honey" sambil menciumi tengkuk leher ALin
"kak Deeevvv"ALin berusaha untuk mengingatkan Dev
"ayolah sayaaang" bisik Dev dengan suara berat
"aku malu kak"bisik ALin yang mulai terbuai dengan ciuman di lehernya
"kenapa harus malu? kita sudah pernah melakukannya sayang hmmm" suara Dev terdengar semakin berat seperti sedang menahan sesuatu
"gimana sayang? boleh yaa?"melepas ciumannya sejenak dan menatap wajah ALin sangat berharap
akhirnya dibalas anggukan pelan ALin yang artinya mengiyakan.
ALin yang mulai merasakan panas tubuhnya karna gairah yang dibangkitkan ciuman Dev pun akhirnya luluh.
dengan wajah bahagia dan senyum lebar Dev membopong tubuh ALin memasuki kamar.
__ADS_1
dengan sangat pelan ia meletakkan tubuh ALin di ranjang.dengan cepat Dev melepas kaos yang menutupi badannya.
ALin menelan Saliva nya menatap dada bidang milik Dev yang sangat indah menurutnya. jika dulu ia malu melihat tubuh Dev lain halnya dengan
sekarang, ALin menatapnya dengan sangat berani dan penuh gairah.
Dev yang berada diatas tubuh ALin kedua tangan nya mengunci tubuh mungil dibawahnya.
dengan penuh gairah Dev menciumi leher ALin dengan hisapan hisapan kecil sesekali hingga meninggalkan banyak bekas di leher ALin.
tangan Dev yang sudah lihai mulai menyusup kedalam baju ALin dan berhasil mendarat di gunung kembar milik ALin.
puas memainkan tangannya disana akhirnya Dev melepaskan seluruh pakaian gadis mungil itu hingga tak bersisa meski sehelai benang pun.
melihat tubuh mulus dengan lekukan indah di hadapannya semakin membuat tubuh Dev terasa panas dan menegang.dengan rakus Dev menciumi setiap inchi tubuh ALin,sesekali ia menjilati,membuat Alin semakin menggeliat dengan ******* ******* kecil keluar dari bibir gadis itu.
ALin yang merasa sudah sangat nikmat dengan setiap sentuhan tangan dan bibir Dev hanya memejamkan mata menikmati permainan dengan tangan yang melingkar di leher pria itu.
puas bermain dengan tangan dan bibir akhirnya Dev pun melepas sisa kain yang menutupi tubuhnya.kini tubuh mereka berdua sama sama bersih tanpa sehelai benang pun.
dengan mata melebar dan sangat jelas ALin melihat benda tumpul berukuran besar berdiri tegak di hadapannya.membuat gairahnya semakin meronta ingin segera di puaskan.ia menelan Saliva nya saat melihat milik Dev dengan mata yang menuntut ingin segara di tuntas secepat mungkin.
sama halnya dengan ALin, Dev pun ingin segera menuntaskan gairahnya yang terasa telah sampai di ubun ubun.
ALin yang merasakan sesuatu memasuki tubuhnya mendesah nikmat.
jika dulu ia merasa sakit saat di masuki Dev tapi kali ini ia benar-benar menikmati sensasi permainan yang Dev berikan padanya.
"hmmm ahhh kak Dev" desah ALin dengan mata terpejam menikmati sesekali ia menggigit bibirnya.
"ya sayang ahhhh kamu nikmat sayang" balas Dev dengan gerakan memaju mundurkan pinggulnya dengan tangan memainkan kedua gunung kembar milik ALin.
setelah petualangan yang cukup lama akhirnya ALin merasa sampai pada puncaknya tubuhnya menegang dan secara perlahan mulai lemas.
akhirnya di susul oleh Dev yang semakin mempercepat gerakannya pertanda akan segera melepaskan sesuatu dari miliknya.
"aaaaaaahhhh" suara Dev terasa puas saat mencapai puncak,ia berhasil memuntahkan lahar panas miliknya di dalam milik ALin.
dengan nafas yang masih memburu Dev menjatuhkan tubuhnya tepat di sisi ALin,yang terlihat sama dengannya dada gadis itu masih terlihat naik turun.
__ADS_1
ia menarik ALin ke pelukannya
"cup....mengecup kening gadis itu.
" thank you sayang..." ucapnya lirih sambil memeluk erat yang di balas dengan pelukan ALin.
Dev menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka dan berniat untuk tidur setelah melewati petualangan mereka yang melelahkan.
\*\*\*\*\*\*\*\*
Pagi hari ALin membuka matanya ia melirik ke arah jam di atas nakas.
badannya terasa remuk tak ingin rasanya ia bangun hari ini,tapi ia harus kerja hari ini.
dengan sangat hati-hati ia melepas pelukan Dev dari perutnya,agar tak membangunkannya.
Dev yang merasakan gerakan tubuh ALin semakin mengeratkan pelukannya dengan mata terpejam belum mau bangun.
"sebentar lagi sayang...."lirihnya sambil mengeratkan dekapannya.
" Dev kita harus ke kantor" ALin mengingatkan.
Dev membuka matanya yang masih terasa perih
"kamu manggil ku barusan apa?" tanya Dev
"Dev,kenapa gak boleh?"ALin balik bertanya dengan tangannya yang memainkan dada bidang milik Dev
" hmm gak ,aku suka kog." balas Dev mengecup kening ALin dan perlahan merambat ke leher ALin.
" Dev kita harus kerja" ALin kembali mengingat kan
"kita berangkatnya agak siangan saja sayang... aku pengen lagi"Dev berusaha membujuk ALin agar menurutinya.tanpa aba aba miliknya sudah berdiri tegak di bawah sana.
" ayolah sayang....boleh ya..."bujuknya seperti anak kecil yang ingin di turuti kemauannya.
"Dev aku ini karyawan lho"ALin masih berusaha melepaskan diri.
namun percuma saja tubuhnya yang mungil di dekap erat dan di hujani ciuman panas dari Dev hingga membuatnya sulit bergerak.ciuman Dev membangunkan gairahnya dan tubuhnya menginginkan lebih.
setelah empat puluh menit berlalu akhirnya pelepasan pun terjadi untuk kesekian kalinya dirasakan mereka berdua.hingga tubuhnya Bermandi peluh pagi ini.
__ADS_1
akhirnya mereka berdua memutuskan untuk bangun dan mandi bersama pagi ini sebelum berangkat ke kantor.