Cinta Di Jalan Yang Salah

Cinta Di Jalan Yang Salah
tanpa sengaja


__ADS_3

panas terik hari itu mengantar ALin yg sedang berjalan menuju kampus nya yg hari ini ada kelas siang


mengunci pintunya dan berjalan melewati lorong di depan apartemen nya tiba-tiba dia berhenti di depan pintu tetangga nya saat mendengar suara laki-laki dri ruangan itu yg tak lain tetangganya sendiri


dia memiringkan kepalanya seperti sedang memastikan sesuatu


"suara laki-laki? bukannya mbak Eva janda?" pikir nya


" tpi suara itu sepertiny pernah aku dengar" lirih nya kembali sembari melirik jam tangannya


"aaahh kenapa aku hrus mikirin itu?"


tepisnya sambil berlari kecil melewati lorong itu menuju lift untuk turun ke bawah


saat di bawah seseorang telah menunggunya yg tak lain gojek yg dia pesan lewat order sekilas ia melirik mobil sport di sana ALin bingung


" sepertinya pernah liat" pikirnya tpi lagi lagi di tepisnya karna dia harus buru buru ke kampus ...


***


sore harinya ALin kembali berjalan gontai badannya terasa remuk setelah aktifitasnya yg melelahkan saat di parkiran ia melihat mobil itu masih terparkir disana yang tak lain mobil Devan


ALin menyusuri lorong di depannya berjalan menuju tempat tinggalny tiba tiba ia di kejut kan suara tetangganya


" Lin bru pulang?"


"ehhh mbak Eva bikin kaget za"


" jalan tuh jangan sambil ngelamun"


"ahhh ALin cape mbak"


sontak Devan yang sedang duduk didalam bersama Rey berdiri tiba-tiba saat mendengar nama ALin

__ADS_1


hingga membuat Rey yg di hadapannya terkejut melihat Devan


" ALin " teriak Devan sambil menyembulkan kepalanya dri balik pintu di belakang Eva...


seketika jantung ALin melemah seakan akan meluruh ke kakinya saat melihat Devan


ALin terkejut bukan kepalang saat melihat wajah itu kembali.kenangan 1 setengah tahun lalu pun kembali terpampang jelas di ingatannya saat mereka melalui malam panas itu saat dimana dia harus memberi kehormatannya pda laki-laki di depannya demi hidupnya....


" akhirnya kita bertemu lagi" sapa Devan membuat ALin tersentak dri lamunannya


" kalian saling kenal?" timpal Eva yg merasa bingung


seketika wajah ALin menjadi pucat lututnya lemas serasa tak mampu menopang tubuhnya hampir jatuh


" ALin " teriak Eva yg kaget melihat reaksi ALin yg mulai goyah sembari menopang tubuh ALin agar tak jatuh


"ayo Dev tolongin"Eva meminta Devan


akhirnya tanpa pikir panjang Devan membopong tubuh ALin yg akhirnya tak sadarkan diri karna shock membawa masuk menuju unit milik ALin di ikuti Eva dan Rey yang pada saat itu memang sedang mengadakan miting kerja di rumah Eva yg kebetulan hari itu adalah weekend....


saat ALin membuka matanya ia mengitari sekeliling nya akhirnya ia sadar bahwa itu adalah kamarnya sendiri...tpi ia tak menemukan siapa pun di sana


ALin menarik nafas dalam dan menghembuskannya dengan kasar...


dia menarik selimut dan menutupi wajahnya kepala nya terasa mau pecah mengingat kembali kejadian tadi


" kenapa harus bertemu dia lagi" teriak ALin dari balik selimutnya sambil mengacak-acak rambutnya...


Eva,Devan dan Rey yg menunggu di ruang tamu pun terkejut mendengar suara ALin lalu bergegas menuju kamar itu...


" kamu kenapa Lin?"tanya eva


ALin yg mendengar derap langkah kaki itu makin menutup erat wajahnya dengan selimutnya

__ADS_1


" ALin kenapa" Eva kembali menanya sambil menarik selimut itu namun tak berhasil karna ALin memegang erat


"ALin gak apa-apa mbak...mbak tinggalin aja"seru ALin dr balik selimutnya


Devan yg mengedipkan matanya pada Eva akhirnya mengerti maksud


akhirnya Eva dan Rey meninggalkan kamar ALin.


ALin yg mendengar langkah kaki yg semakin menjauh berpikir mereka semua sudah pergi akhirnya perlahan menurunkan selimut yg menutup wajah nya


namun betapa terkejutnya ALin saat melihat Devan yg berdiri tegak di samping ranjang nya dengan tangan di kantongnya


" kenapa kau begitu terkejut melihat wajah tampan ku ini, bukankah sebelumnya kau pernah melihatnya beserta dengan isinya?" Devan menggodanya sambil berbisik di telinga ALin hingga mampu membuat wajahnya merah merona karna malu ..


" harusnya tadi aku gak usah bangun" lirih ALin pelan


" kau membuatku terlalu lama menunggumu Beby" goda Devan kembali


" kenapa kau menungguku?" sentak ALin sambil menggesekkan kedua kakinya dan mengacak-acak rambut panjang nya


"begitu lama aku mencarimu namun tanpa di sengaja kita akhirnya bertemu kembali"


" kenapa kau harus mencari ku kita tak punya hubungan apa-apa "


" kau bilang tak ada apa apa? kau sudah membawa sesuatu yg berharga dariku setalah malam itu" senyum jail tergambar di bibir Devan


" aku tak membawa apa pun milik mu"


" kau yakin ALin?"


" iyaaaa"


"tidak ALin kau telah membawanya hingga membuat ku tak bisa melupakan malam itu dan tak bisa menikmati malam ku bersama siapa pun"

__ADS_1


ALin terdiam mendengarnya dan sebenarnya dia pun tak mengerti maksud Devan apa yg telah dia bawa....


__ADS_2