Cinta Di Jalan Yang Salah

Cinta Di Jalan Yang Salah
bab. 23


__ADS_3

Dua Minggu sejak kepergian Dev untuk bisnisnya ALin sangat merindukannya meski berkomunikasi setiap hari tapi tetep saja terasa begitu sepi.


seperti biasa ALin masih sibuk dengan pekerjaannya hingga sore hari.


Saat jam berakhir ALin pun turun untuk segera pulang bersama teman temannya.namun langkahnya terhenti saat melihat sosok pria yang menunggunya di samping mobil sport mewah miliknya.senyumnya melebar dan berlari kecil menghampiri pria itu dan menghambur ke dalam pelukannya dan di sambut hangat pria itu sembari mencium puncak kepala nya.


Teman temannya yang memperhatikan pasangan itu hanya bisa meleleh dan iri .bagaimana tidak CEO tampan dambaan tiap wanita dengan bisnis dan kekayaan yang dimilikinya membuat siapa pun akan merasa iri dengan ALin gadis cantik yang beruntung itu.


" kog aku gak tau kamu pulang hari ini?" tanya ALin mendongakkan kepalanya untuk menatap wajah Dev.



"kejutan...." balas Dev sambil menciumi bibir gadis itu dan tersenyum lebar memamerkan lesung pipi di wajah sebelah kirinya itu.


alin merasa malu karna Dev melakukannya di depan gedung kantor dan pastinya banyak mata melihat nya tapu Dev bersikap biasa saja membuatnya segera berlari masuk ke mobil.dev yang melihat tingkah ALin hanya tersenyum puas.


setelah mandi ALin mulai merapikan kembali barang barang milik Dev.


Ia melihat sebuah sepatu dan tas mewah.ia penasaran itu siapa namun tak ingin bertanya dia hanya melihatnya saja.dev yang duduk di ranjang sedang memainkan ponselnya memperhatikan ALin.


Ia berdiri dan menghampiri ALin sambil memeluk pinggang gadis itu.


"gimana kamu suka?? Itu milik mu sayang..." sambil menempelkan wajahnya ke wajah ALin.



" ini untukku?? Ahhh cantik sekali aku suka.kamu memang pandai memilih "


"benarkah??? Tapi itu kakak ku yang memilih nya aku hanya membeli saja" jawab Dev sambil tersenyum

__ADS_1


"kakak mu? Di Paris?" ucap ALin penasaran kenapa bisa bersama Dev.


" iya kak Tania kerja di Sana dan kami bertemu dia yang memilihkannya kamu pasti akan bertemu dengannya nanti setelah dia pulang jdi siapkan saja dirimu"jawab Dev sambil membalikkan tubuh ALin untuk menghadap dirinya.


Dev mulai menciumi bibir ALin dengan lembut dan melumatny.rindu yang tertahan selama dua Minggu terasa menggebu-gebu hingga membuat ciuman lembut berubah menjadi ciuman panas penuh gairah.


butuh waktu beberapa lama untuk mereka mencapai puncak hingga akhirnya mereka tumbang dengan nafas memburu dan tersenggal senggal.


saat ALin baru mulai akan memejamkan mata Dev mulai menciumi nya kembali dengan tangan yang mulai beraksi di setiap inci tubuh gadis itu serasa belum puas dengan pertarungan yang baru saja terjadi.



" ayolah Dev ini sudah malam aku ngantuk"lirih ALin



" please sayang hmmmm...aku masih sangat merindukan mu" balas Dev tanpa berniat menghentikan ciumannya do leher ALin.


Dengan dada naik turun dan nafas yang memburu Dev menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka berdua.ia menoleh ke samping melihat ALin sudah tertidur,ia pun mengecup keningnya dan memeluknya lalu memejamkan matanya untuk menyusul ke alam mimpi.


*********


di sebuah cafe tampak anggota team Eva sedang duduk bercanda gurau sembari menunggu bos mereka tak lain Dev.


Dev berjalan menghampiri meja itu bersam Ray dan duduk bergabung bersama mereka.


Hari ini mereka sedang makan bersama untuk perpisahan dengan Eva yang akan berhenti dan pulang ke Yogyakarta bersama suaminya yang baru di nikahinya seminggu yang lalu itu.


Suasana manjadi sangat hening dan menegangkan kala Dev dan Ray duduk diantara mereka.

__ADS_1


" jangan sungkan dia datang kesini sebagai temanku bukan sebagai bos kita,jdi kita pesan makanannya" ucap Eva untuk mencair suasana.namu tetap saja tidak terlalu mempengaruhi suasana meja itu.


" coba kalau lu lebih sering senyum pasti pegawai mu gak setegang itu ,lu tampan tapi lebih horor dari kuburan tau gak?" ledek Eva saat anggota timnya yang lainnya sudah pulang kecuali ALin karna ia akan pulang dengan Dev.


" senyum ku hanya untuk orang orang tertentu " jawab Dev ketus pada Eva.


Dan ia menunduk mengambil sesuatu dari bawah meja memberi kannya pada Eva dan suaminya.


" ini untuk lu sebagai hadiah pernikahan lu meskipun lu gak ngundang gua,ini tidak seberapa tapi gua tulus ngasihnya dan ini kedua kalinya.dan ini untuk bibi dan anak kamu sampainya salam ku pada mereka saat kau tiba disana"ucap Dev tulus sambil menyodorkan handbag berwarna coklat itu.ia senang saat teman bermainnya itu menikah namun ia sedikit tak rela karna dia akan berhenti dari kantor dan kembali ke kota asalnya akanembuat mereka sulit untuk bertemu.



Eva tersenyum dan cepat melihat isi hadiah Dev,sebuah kunci mobil baru dan dua tiket honeymoon ke Bali.



"terimakasih Dev dari dulu kamu memang selalu seperti ini "ucap Eva menatap Dev tak kalah tulus.


Ray juga memberinya hadiah sebagai teman yang selalu bersama saat kecil.yang selalu berbohong pada majikan orang tua mereka untuk menutupi kenakalan sang pangeran Dev kecil.


ALin yang duduk di sebelah Dev dapat melihat jelas ke akraban mereka bertiga hal itu membuatnya terharu.tak ada batas di antara mereka meski status berbeda.


"kamu juga harus segera menikahinya Dev, aku gak tau apakah orang tuamu akan merestui mu atau tidak tapi tak ada salahnya kalian coba.sampai kapan kalian berdua seperti ini,aku tau kamu sangat mencintai ALin Dev tapi dengan kebiasaan di keluarga mu pasti akan sulit membawanya tapi aku percaya kamu bisa melakukannya"ucap Eva lirih dan sangat tulus pada Dev.



Dev terdiam mendengar ucapan Eva.ya ucapan Eva ada benarnya, dia menyadari sebuah tradisi yang keluarganya lakukan turun temurun yaitu perjodohan demi menguatkan relasi bisnis seperti yang terjadi pada kedua kakaknya.meski seringkali mereka menolak namun keputusan sang ayah selalu mutlak dan tak terbantahkan.


Apalagi mengingat semua bisnis dan usaha ayah nya di wariskan pada dirinya seorang karena kedua kakaknya tak ada yang mau menerima harta ayahnya dan lebih memilih bisnis dan usaha sendiri.tidak menerima warisan sang ayah dan perjodohan yang berakhir dengan perceraian membuat hubungan kedua kakaknya menjadi sangat renggang dengan sang ayah

__ADS_1


Dev menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan kasar mengingat semua kejadian itu.apalagi tak lama lagi orang tuanya akan pulang ke tanah air.


Ia tau betul cepat atau lambat sang ayah akan mengetahui hubungannya dengan ALin dan akan menyelidiki latar belakang ALin.hal itu membuat dirinya sedikit takut,ia takut ALin akan menyerah dan melepaskannya dan Dev belum tidak akan pernah siap untuk hal itu.


__ADS_2