
Setelah pekerjaannya usai akhirnya ALin pun pamit pulang duluan pada Eva.ia pun merapikan mejanya dan memastikan semua berkas pentingnya di simpan di ruang Eva sang ketua timnya.setelah ia pastikan semua beres ,ia pun menghampiri Dev yang sedari tadi menunggu sambil menatap laptop di hadapannya.
"beb pulang yuk" ajak ALin
"oh.. udah beres ? ya udah yuk" Dev beranjak menutup laptopnya dan memasukkannya ke tas.lalu bangkit dari duduknya sambil menggandeng tangan sang kekasih.
" mbak eva,aku duluan ya!"
"ya Lin " jawab Eva sambil melambaikan tangannya.
ALin dan Dev pun berjalan menuju parkiran dengan tangan saling bertautan.saat tiba di parkiran seorang wanita menyapa mereka.
"hai Dev!" sapa suara lembut wanita.dev pun menoleh karna suara itu tak asing baginya. dia tahu persis itu suara temannya yang sangat dia kenal.
"Gita?? hai kapan kamu pulang?" Dev pun merangkul gita.dan ALin yang melihat Gita sangat kegirangan.orang yang dulu selalu membantunya.bahkan hubungannya saat ini adalah bagian dari perannya.
"kak Gita? hah ALin kangen sama kak Gita setelah begitu lama akhirnya bisa ketemu lagi" ALin memeluk erat Gita dengan air mata berlinang di pelupuk matanya.
__ADS_1
"iya Lin...hmmm kamu cantik banget sekarang beda banget saat aku lihat kamu di ausi masih abg?"Gita memuji paras cantik ALin.
" gimana kalau kita ngobrol sambil makan dulu?" Dev menawarkan
" ahhh sebenarnya aku juga pengen Dev tapi besok saja soalnya aku masih ada urusan tadi aku hanya mampir menyapa kalian berdua.tapi besok kita harus ngobrol banyak okee?" Gita pamit sambil berjalan menuju mobilnya.
" oke kutunggu besok" jawab Dev sambil melambaikan tangan menatap kepergian Gita.
setelah mobil Gita menghilang dari pandangan keduanya lalu mereka berdua pun memutuskan untuk pulang.mobil yang di kendarai Dev pun melaju membelah keramaian jalanan kota.
"sayang kita makan di luar?" tanya Dev memecah keheningan diantara mereka berdua tanpa menoleh.
"okee " Dev pun memasuki parkiran sebuah restoran untuk makan bersama ALin.mereka pun masuk dan duduk di sebuah meja dekat dinding kaca restauran itu,dan memesan makanan.
Tak berselang lama pesanan mereka pun datang.
namun saat mereka sedang menikmati makanan di meja ALin tiba tiba terkejut dengan pemandangan di parkiran restauran itu.ia hampir tersendak melihat seorang laki-laki dan perempuan yang sangat dia kenal keluar dari sebuah mobil dengan posisi saling merangkul.
matanya membulat dan lidah nya terasa kaku saat ini.tanpa ia sadari butiran bening jatuh di wajah.Dev yang menyadari akan hal itupun akhirnya mengikuti arah pandangan ALin. Melihat pasangan itu tapi ia tak mengenal nya dan merasa bingung kenapa ALin menangis saat melihat pasangan itu.akhirnya ia putuskan bertanya pada ALin.
"sayang kamu kenal mereka? siapa mereka?" dengan lembut Dev bertanya sambil menggenggam jari
__ADS_1
ALin.
" gak kog beb.kita pulang sekarang ya!" pinta ALin yang tiba-tiba kehilangan mood nya saat melihat pasangan tersebut.
"ya udah yuk!" Dev pun akhirnya memutuskan untuk mengikuti keinginan ALin karena ia menyadari mood sang kekasih sedang tidak baik saat ini,dan ia pun memutuskan untuk tidak bertanya lagi saat ini.
ia pun hanya diam dan fokus mengemudikan mobilnya membelah jalan kota yang sudah mulai gelap karna hari sudah malam.
begitupun ALin hanya diam saja menyandarkan kepalanya ke kaca mobil menatap ke arah luar.entah apa yang ada saat ini di pikirannya.sesekali ia terlihat menarik nafas.
********
sesampai di apartemen ALin pun langsung menuju kamar mandi di kamar mereka bersiap untuk mandi tanpa bicara.Dev pun memahami suasana hati sang kekasih hanya diam saja dan memutuskan untuk mandi di kamar mandi belakang.
setelah cukup lama ALin pun keluar Dangan rambut dan tubuhnya yang masih terbungkus handuk. ia duduk di meja rias untuk mengeringkan rambutnya,Dev pun mendekati dan meraih hairdryer dari tangan ALin membantu mengeringkan rambut panjang kekasihnya.
"sayang.... boleh aku tanya?" dengan suara lembut Dev berusaha ingin mengetahui tentang kejadian di restoran tadi
"hmmmm?" ALin bergumam dengan mata terpejam menikmati sentuhan tangan Dev di kepalanya.
"siapa dia orang tadi?"
"ibu tiriku" jawab ALin singkat.
mendengar jawaban ALin Dev pun akhirnya mengangguk tanda mengerti dengan kejadian itu dan memutuskan untuk tidak bertanya kembali.
__ADS_1
ALin kembali murung, kenapa saat ia berusaha keras untuk melupakan semua kenangan tentang masa lalunya .dan saat ia hampir bisa melupakannya kenapa sang ibu tiri dan laki-laki itu harus muncul kembali di hadapannya.
meski sulit baginya selama ini namun ia sudah berusaha keras untuk menata hidupnya sendiri saat ini.melepaskan diri dari bayang bayang masa lalunya.