
Di sebuah ruangan tampak suasana tengah tegang..3 orang tengah duduk di sofa dan tampak di hadapan mereka ada seorang wanita cantik dengan tampang dingin dan tak bersahabat.
Wanita yang di ketahui sebutan nya adalah Fiora itu tengah menatap 3 staf nya dan salah satu nya adalah orang kepercayaan nya yang tak lain adalah Sonya..bukan karena merasa tersaingi atau apa tapi ini masalah butik.
Keuangan yang tak sama dengan data yang dia unduh sendiri dari server rahasia nya ternyata memiliki data yang berbanding terbalik dengan data yang di serahkan oleh orang kepercayaan nya yaitu Sonya.
Sonya adalah orang yang Fiora percaya untuk mengurus keuangan di butik nya..bukan setahun dua tahun dia bekerja dengan Fiora melainkan sejak awal dia mendirikan butik ZF'collection di negara M,5 tahun sudah mereka bekerja bersama-sama tapi ternyata semakin ke sini Sonya semakin banyak bertingkah.
Bukan tidak tau apa yang Sonya lakukan selama ini..hanya saja Fiora memilih diam mengingat awal dia membangun ZF'COLLECTION bersama Sonya,suka duka mereka lalui bersama tapi ternyata ini balasan yang dia dapat.
"Jelaskan" ujar Fiora tegas dan dingin.
Ketiga nya diam tak menjawab..gemetar,takut,serta tengah menyiapkan kata-kata yang pas untuk membela diri..tampak Sonya berkeringat dingin tak berani menatap ke arah Fiora.
"Saya hitung sampai 5 jika kalian tak mengatakan apapun maka dengan terpaksa ini akan saya bawa ke jalur hukum..saya memiliki bukti akurat siapa yang telah berbuat yang menyimpang selama ini" gertak nya dengan raut datar nan tak terbantahkan.
"Nona..saya tidak tau apa-apa mengenai masalah ini..saya sudah menyerahkan data yang sebenar nya pada__" ucapan salah satu staf Fiora terhenti saat Sonya memotong nya.
"Kau menuduh ku?" ujar nya melotot menatap tajam ke arah rekan yang tadi berbicara.
"Saya tidak mau tau..serahkan copy an data yang kalian punya dan serahkan kepada saya sekarang juga..saya beri waktu 5 menit" kata Fiora kemudian duduk di kursi kebesaran nya.
Tiga orang itu langsung keluar dari ruangan Fiora menuju ruangan masing-masing untuk mengambil salinan laporan keuangan yang sudah mereka buat kemarin saat Fiora sedang berlibur.
"Aku akan menendang mu keluar setelah ini..sudah cukup sabarku selama ini" gumam nya menatap pemandangan luar jendela ruangan nya yang ada di lantai 3.
__ADS_1
Sementara itu di sisi lain tampak seorang pria yang tak lain adalah Zemi tengah memandangi jendela ruangan Fiora..tempat yang menjadi kantor pribadi Zemi adalah sebuah bangunan yang tepat berada di depan butik Fiora.
Awal nya tempat itu adalah sebuah toko kue berlantai 2 dengan konsep seperti cafe namun lebih kecil dari kafe dan lebih mirip seperti rumah biasa..Zemi awal nya kesulitan untuk mendapatkan tempat itu tapi dengan keteguhan dan usaha nya akhir nya Zemi berhasil membeli tempat itu dengan harga yang lumayan.
Tok...
Tok....
Tok.....
"Masuk" ujar Zemi dari dalam kamar yang dia sulap menjadi sebuah ruangan ala-ala CEO.
Ceklek....
"Permisi tuan..maaf saya mengganggu waktu anda..ini sudah waktu nya makan siang,anda mau saya pesan kan apa?" tanya si sekertaris Zemi setelah berada di depan nya.
"Yang seperti biasa saja" jawab Zemi menatap jendela lagi dan mengibaskan tangan nya agar si sekertaris nya keluar.
"Baik tuan.. permisi..em apa anda butuh kopi tuan atau mau saya pijat mungkin..saya lihat anda kelelahan" tawarnya setelah berdiam sejenak agar lebih lama lagi di ruangan Zemi.
"Tidak" jawab Zemi tanpa menoleh.
Wajah si sekertaris sedikit muram lalu dia keluar dari ruangan Zemi dengan perasaan dongkol.
"Ck sialan..kenapa susah sekali sih mendekati nya" gumam nya mengepalkan tangan nya erat dan meremas sisi rok nya.
__ADS_1
Zemi menghela nafas panjang setelah sekertaris nya keluar..dia agak risih dengan penampilan sekertaris itu yang sangat menggoda mata..bukan tergoda dia risih dan sedikit bergidik melihat nya..dia laki-laki normal yang mempunyai haserat namun bukan dengan wanita lain melainkan hanya dengan Fiora seorang.
"Fiora.. Aku merindukan mu" gumam nya masih menatap jendela ruangan Fiora.
**
*
*
"Kau di pecat..keluar dari tempat ini sekarang juga" ujar Fiora dengan nada dingin tanpa bantahan pada seorang wanita yang telah menjadi kepercayaan nya selama 5 tahun bersama.
"N..nona..nona saya mohon jangan pecat saya..saya janji tidak akan melakukan hal serupa lagi..tolong nona" mohon si Sonya pada Fiora.
"Keluar" hanya kata itu yang Fiora ucapkan.
"Nona..apa anda tidak ingat siapa yang menemani anda selama ini dari awal merintis hingga sesukses ini..jangan seperti kacang lupa kulitnya nona" kata Sonya berani menatap kesal pada Fiora.
"Begitu..jadi menurut mu aku adalah kacang yang lupa kulit nya?" tanya Fiora sekali lagi ingin memastikan.
"Ya..anda seperti kacang yang lupa kulit nya..lagi pula saya hanya menggelapkan sedikit uang butik tidak semua nya..anda terlalu pelit nona" ujar nya meremehkan hal yang dia lakukan.
"Hahahaha" Fiora tertawa mendengar kata-kata Sonya.
Fiora masih tertawa dan Sonya semakin tak mengerti karena apa yang dia ucapkan tidak ada yang lucu..ada apa dengan Fiora kenapa dia tertawa seperti itu.
__ADS_1
"Hahaha..astaga ahahahah aduh perut ku sakit..ekhemm..jadi begini biar ku jelaskan kesalahan mu agar otak mu bisa kembali mengingat apa yang telah kau lakukan selama ini.. Sonya Reanicta apa kau ingat saat 2 tahun kau berkerja bersama ku,saat aku minta data keuangan pada mu dan kau mengirimkan nya lewat surel dan aku bertanya kenapa selisih angka dan barang masuk nya sangat beda jauh,dan kau menjawab apa..kau menjawab karena ada barang-barang yang rusak serta tidak layak pakai untuk bahan pakaian yang aku desain bukan..lalu aku diam tak menanggapi lagi masalah itu kau tau kenapa aku diam..aku diam bukan berarti aku percaya begitu saja dengan ucapan mu..aku melihat dan mengecek sendiri kenyataan nya dan aku menemukan banyak sekali kejanggalan..kau sudah korupsi dana menggelapkan uang butik lebih dari 3 tahun ini tapi aku masih mendiamkan mu karena aku berharap agar supaya kau bisa berubah tapi ternyata tidak..kau malah semakin gila mengeruk keuntungan dari kepercayaan yang ku berikan" ujar Fiora membuka borok Sonya sejak bekerja dengan nya.