CINTA FIORA

CINTA FIORA
Ep_34.. Merindukan


__ADS_3

"Fio..maafkan aku telah berkhianat di belakang mu..maafkan aku yang telah mengkhianati mu hingga kau memilih pergi meninggalkan ku.. mungkin ini karma ku yang tak bisa jujur akan diriku pada mu..maaf Fio kembalilah aku merindukan mu" kata Zemi pelan memeluk baju Fiora yang masih tertinggal di rumah nya.


Zemi merebahkan tubuh nya di ranjang ruangan nya..Zemi yang sekarang semakin tak tersentuh apalagi dengan wanita..dia belum kepikiran karena hati nya masih terpaut oleh Fiora.


Lama merenung akhirnya Zemi memejamkan mata nya..Zemi tertidur hingga waktu makan siang tiba..sang asisten berjaga di depan ruangan Zemi jika sewaktu-waktu bos nya terbangun.


Zemy bangun karena merasa sudah terlalu lama tertidur..dia mencuci wajah nya di wastafel kamar mandi ruangan nya..dia letakkan baju Fiora di atas ranjang lalu dia menuju ke kamar mandi untuk bersiap karena Zemi dan asisten nya akan melakukan pertemuan dengan rekan bisnis nya di kota C.


Zemi telah siap dengan segala sesuatu nya..dia akan melakukan perjalanan bisnis ke kota C karena perusahaan rekan nya akan melakukan acara penyambutan keluarga baru yaitu keponakan si pemilik perusahaan sekalian tanda tangan kerjasama antar ZR.Management dengan G.Corps.


"Permisi tuan..maaf apa anda sudah siap?" tanya si asisten saat memasuki ruangan Zemi.


"Sudah.. ayo" jawab Zemi lalu berjalan keluar dari ruangan nya menuju lift khusus untuk Presdir.


Mereka berjalan beriringan menuju lift..tampak dari depan lift sudah menunggu sekertaris asisten nya yang tengah memegang berkas-berkas penting untuk kerjasama nya.


"Xenya tolong kau bereskan ruangan bos ingat jangan sampai ada barang yang hilang atau tidak kau akan mendapatkan masalah..hanya ruangan bos bukan ruangan lain" pesan asisten Zemi pada Xenya sekertaris nya.


"Baik tuan..saya mengerti" balas Xenya mengangguk.


Setelah Zemi dan sang asisten keluar dari gedung perusahaan,sang sekertaris memasuki ruangan Zemi guna untuk memberes kan ruangan bos nya..dia duduk di kursi kebesaran Zemi dengan memejamkan mata nya.

__ADS_1


"Aku akan lebih berusaha untuk mengambil hati mu Zemi sayang" gumam nya sambil mengusap-usap sandaran kursi kebesaran Zemi.


Dia mulai memberes kan meja kerja Zemi hingga rapih dan tampak cantik..lalu dia berpindah ke ruangan pribadi yang ada di sana..dia memasuki kamar pribadi Zemi yang biasa nya Zemi gunakan untuk beristirahat.


Dia menatap ranjang itu dengan tatapan sarat akan gairrah namun seketika tatapan itu berganti dengan tatapan kesal saat melihat ada sebuah gaun wanita yang tergeletak di atas ranjang.



"Gaun siapa itu..apa tuan Zemi membawa wanita ke kamar ini..cih pasti wanita murahan yang hanya sekali pakai..tidak sudi aku melihat gaun ini di sini..tempat mu bukan di sini" kata nya pada gaun itu lalu dia masukkan gaun itu pada tempat sampah agar nanti di bawa keluar dan di buang oleh petugas cleaning service.


Setelah nya dia membersihkan kamar itu hingga rapih kembali..asisten Zemi hanya menyuruh nya untuk memberes kan ruangan Zemi bukan ruangan pribadi atau kamar pribadi yang ada di ruangan Zemi.


Setelah nya dia merebahkan tubuh nya di atas ranjang itu lalu tertidur meresapi aroma Zemi yang masih tertinggal di ranjang dan sprei itu..sementara Zemi dia berangkat ke kota C bersama asisten nya menggunakan mobil karena jarak tempuh kota C dengan kota dia tinggal hanya 10 jam.


#


#


"Girl's aku mau ajak kalian ke acara yang sudah aku buat untuk baby Zeifir dan tidak ada penolakan titik" kata Gordon mengungkapkan niat nya pada kedua wanita garang di hadapan nya sementara diri nya sedang sibuk bermain dengan baby Zeifir meski baby Zeifir hanya bisa menanggapi nya dengan merem,melek saja.


"Yaakkkk...kau itu suka sekali sih bikin acara tanpa persetujuan kami dulu..ck andai saja tidak ada baby Zeifir sudah ku pastikan kau babak beluk gorden" kesal Rubby pada Gordon karena selalu saja membuat acara tanpa mereka tau.

__ADS_1


Dulu baby gender reveal,love 7 bulanan,dan sekarang pesta penyambutan kelahiran baby Zeifir..astaga ingin rasa nya Rubby menelan Gordon hidup-hidup tapi niat Gordon baik bukan bermaksud jahat..huftt ya sudah lah tidak apa-apa.


"Apa tidak merepotkan mu..aku bisa membuat acara untuk Zeifir sendiri" kata Fiora bermaksud menolak secara halus karena dia tidak bisa terus-terusan seperti ini yang malah akan semakin membuat Gordon terus berharap pada nya.


"Aku kan membuat nya untuk baby Zeifir bukan kalian..jadi terserah ku ya kan boy..kau pasti mau kan di buatkan acara seperti ini,kau kan anak pintar..oh sayang kau sangat menggemaskan loh" kata Gordon sambil mengusap pipi chubby baby Zeifir.



"Oh sayangku..bolehkan paman menjadi Daddy mu..besok kalau sudah besar panggil aku Daddy ya..tidak apa-apa jika mommy mu tidak mau dengan ku asalkan kau mau maka aku tidak apa-apa..cups..cups.." kata Gordon pelan sambil mengusap-usap pipi menggemaskan baby Zeifir.


Semetara Fiora dan Rubby,mereka tak mendengarkan ocehan Gordon yang selalu ingin menjadi Daddy Zeifir..Rubby dan Fiora hanya tak mau jika suatu saat nanti Gordon tau bahwa Zeifir mencari ayah kandung nya maka Gordon akan sakit hati.


"Aku harus bagaimana by..aku tidak memberikan harapan pada nya tapi dia selalu membuat harapan nya sendiri" kaya Fiora pelan hampir berbisik pada Rubby.


"Apa memang kau tak memiliki perasaan pada nya Fio..dia baik dan tulus bahkan dia tidak mempermasalahkan status baby Zeifir sejak awal kalian kenal..aku hanya menyarankan agar kau bisa membuka hati mu lagi Fio..baby Zeifir butuh sosok ayah jika kau memang tak mau bersama Zemi lagi..Gordon bisa menjadi landasan terkahir mu" saran Rubby pada Fiora agar Fiora memikirkan kembali semua nya.


Fiora terdiam..hati nya tak bisa di paksa untuk bisa menerima kehadiran orang baru karena orang yang memiliki hati nya masih menempati posisi tertinggi di relung jiwa nya.


Fiora hanya tak mau menjadikan Gordon pelampiasan semata jika suatu saat nanti dia dan Zemi berjodoh..Fiora juga tak tau takdir seperti apa yang akan dia alami kedepan nya.


"Aku tak bisa memaksakan hatiku by.. Aku tak mau semakin menambah luka di hati Gordon dengan menjadi kan nya sebagai pelampiasan sesaat" kata Fiora menatap kosong Gordon dan baby Zeifir.

__ADS_1


__ADS_2