CINTA FIORA

CINTA FIORA
Ep_27..Surat Cerai


__ADS_3

"Terimakasih adik ku..kau memang yang terbaik..jangan katakan apapun tentang kepergian ku pada Jack dan ibu..aku tak mau mereka sedih dan khawatir" pinta Fiora lagi agar Zizi menjaga rahasia nya dari Jack dan ibu nya.


"Iya Zizi janji" balas Zizi mengiyakan.


Setelah puas mengobrol dengan Zizi,Fiora melajukan mobil nya menuju rumah untuk mengambil semua barang-barang nya..tapi tunggu tidak sekarang..dia pergi beberapa hari lagi sampai Zizi mendapatkan tempat pengasingan untuk nya dan calon anak nya.


"Kita hidup berdua saja ya nak..kita tidak butuh Daddy..mommy bisa menjadi Daddy sekaligus mommy yang hebat untuk mu..maafkan mommy sayang,kau harus ada dalam hubungan tak sehat mommy dan Daddy mu..tidak apa mommy tetap akan mencintai mu sepenuh hati" gumam Fiora sambil mengelus perut nya yang masih rata.


Fiora mampir dulu ke rumah sakit untuk mengecek kandungan nya..dia ingin tau berapa usia kandungan nya,dia juga ingin melakukan USG agar dia bisa melihat foto anak nya meski masih berbentuk gumpalan darah tapi itu lah penyemangat nya.


Sampai lah Fiora di rumah sakit..dia turun dari mobil setelah mobil itu parkir dengan sempurna di area parkir rumah sakit..dia berjalan dengan langkah sedang..dia memoles wajah nya sedikit agar tak terlihat habis menangis.


Sampai lah Fiora di depan ruangan seorang dokter kandungan yang dimana dokter itu adalah sahabat nya..dia masuk dan melihat sahabat nya tengah berkutat di depan laptop nya untuk memeriksa data-data pasien nya.


"Rubby" panggil Fiora pada dokter yang bernama Rubby.

__ADS_1


Si dokter mendongak dan menatap seseorang yang telah lama dia rindukan karena sejak lulus kuliah mereka terpisah,karena Fiora ke negara M sedangkan dia di sini menjadi dokter kandungan profesi yang dia impikan dan pada akhir nya dia menjadi dokter kandungan sudah lebih dari 5 tahun.


"Fio..oh god.. you're here?" seru nya menatap Fiora dengan tatapan tak percaya.


Mereka saling berpelukan sejenak untuk melepas rindu..baik Fiora maupun Rubby mereka adalah sahabat yang sangat dekat meski beda jurusan tapi tidak menyurutkan waktu untuk mereka menyempatkan berkumpul.


"I miss you so much Fio..oh my kau dari mana saja kenapa kau tidak pernah menghubungi ku sialan..kau tau aku benar-benar memikirkan tentang mu dan kondisi mu..huwaaa aku merindukan mu Fiora" kata Rubby nyerocos dan hanya di senyumi oleh Fiora.


"Aku juga merindukan mu Rubby,sorry aku hanya mengejar impianku di negara M..sudah lah sebaik nya sekarang kau periksa aku..aku mau melihat calon anak ku" kata Fiora kemudian setelah mereka melepas kerinduan.


"What's..you pregnant..are you really?" tanya Rubby terkejut karena Fiora hamil.


"Kau hutang penjelasan pada ku sialan" kata Rubby menatap tajam Fiora dan hanya di sikapi sebuah kekehan kecil.


Fiora berbaring di atas ranjang pasien..dia menyingkap baju atasan yang dia kenakan sebatas dada kebawah sesuai dengan perintah Rubby..Rubby mengolesi gel khusus untuk memudahkan nya mendeteksi si baby.

__ADS_1


Setelah beberapa saat kemudian,pemeriksaan telah selesai di lakukan..Fiora di bantu Rubby beranjak dari duduk nya..dia membantu Fiora duduk di kursi depan meja nya dengan hati-hati.


"So.. bagaimana anak ku..dia sehat kan?" tanya Fiora membuka suara karena dia penasaran.


"You right..dia sangat sehat dan normal..usia nya baru 3 minggu,aku hanya berpesan pada mu jangan stres dan banyak berpikir yang mana nanti akan mempengaruhi pertumbuhan anak mu..di jaga pola makan nya dan jangan bekerja terlalu berlebihan karena di usia ini kandungan masih rentan keguguran..konsumsi buah dan sayur yang mencukupi gizi bagi calon anak mu..jangan lupa minum susu ibu hamil agar pertumbuhan baby nya semakin banyak meningkat..nanti aku resepkan vitamin untuk mu dan kau harus meminum nya secara rutin kalau tidak aku akan menghajar mu sampai kau babak belur..mengerti?" jelas si dokter menjelaskan mengenai kondisi kandungan Fiora dan juga apa saja yang boleh dan tidak boleh dia lakukan.


"Baik dok..saya akan melakukan apa yang anda katakan..hahaha thank's ya by kau memang sahabat terbaik ku" kata Fiora berterima.


"It's ok..Semua untuk keponakan ku bukan untuk mu sahabat laknat yang menikah tidak bilang-bilang bahkan tidak kabar-kabar.. Aku marah huhh" kata Rubby pura-pura marah melengos menatap samping nya sebagai tanda dia merajuk.


"Hahaha..sudah lah toh lagian aku dan dia sebentar lagi akan bercerai.. Aku menikah dengan nya karena jebakan konyol yang dia buat agar aku mau menikah dengan nya,dan kau tau apa yang lebih mengejutkan nya lagi..dia juga mau memiliki anak dari wanita lain selain aku..dan kau tau aku bisa memiliki calon anak ku karena apa,karena dia memperrkossa ku hanya karena dia sedang terbakar amarah.. mungkin ini sudah takdir hidup ku,tidak apa-apa aku bisa hidup berdua dengan anak ku tanpa campur tangan dia..biarkan dia bahagia dengan wanita yang dia hamili" kata Fiora menjelaskan dan menceritakan tentang pernikahan nya yang terpaksa.


"Fio..sorry aku tidak tau kau menyimpan luka segitu besar nya..maafkan aku..aku akan ada buat mu..katakan jika kau butuh sesuatu aku akan siap membantu mu..aku bisa membawa mu pergi dari negara ini ke kampung halaman ku yang aku jamin suami bajingan mu itu tidak akan mengetahui nya..aku selalu ada untuk mu Fio..berbagi lah dengan ku" kata Rubby yang kini mengajak Fiora duduk di sofa ruangan nya.


"Terimakasih.. aku tidak tau harus bagaimana.. Aku sudah membulatkan tekad ku untuk bercerai dengan nya tapi dia tidak mungkin mau menandantangani surat cerai nya..dia hanya mau mengikat ku seumur hidup nya agar aku selalu di sisi nya,tapi aku tak lagi sanggup jika harus di madu dan hidup bersama dengan madu ku apalagi seatap.. Aku lebih baik mati daripada seperti itu" kata Fiora yang kini menatap kosong tembok yang ada di depan nya.

__ADS_1


"I'm here with you.. don't be sad my bestie" Rubby memeluk Fiora yang kini benar-benar membutuhkan tempat untuk berkeluh kesah.


"Ikut lah dengan ku..untuk surat cerai itu aku ada ide tapi aku tak mau melakukan nya jika hati mu tidak sesuai dengan isi otak mu..aku tak mau kau menyesal di akhir keputusan mu" lanjut Rubby ingin membantu Fiora.


__ADS_2