CINTA FIORA

CINTA FIORA
Ep_54..Semakin Cantik


__ADS_3

"Tuan Zemi"


Kedua nya pun menoleh ke belakang dan melihat seorang wanita yang bisa di bilang jauh lebih dewasa umur nya di banding Fiora tengah berdiri di belakang mereka.


"Siapa?" tanya Zemi acuh karena dia tidak tau dengan perempuan di hadapan nya itu.


"Saya Bernetza tuan,rekanan anda dari Roma" ujar si wanita sambil mengulurkan tangan nya pada Zemi tapi demi hanya menatap datar tangan itu tanpa mau menyentuh nya sama sekali.


"Maaf saya sudah menikah dan tidak pantas untuk bersentuhan dengan wanita lain,kenalkan dia istri saya Fiora dan ibu dari putra kesayangan saya Zeifir Rodriguez" ujar Zemi sambil memperkenalkan Fiora pada si wanita dan membuat si wanita sedikit berubah ekspresi wajah nya.


"O..oh begitu,ekhemm salam nona Fiora saya Bernetza rekan bisnis tuan Zemi senang berkenalan dengan anda" sapa si Bernetza pada Fiora dengan senyum paksa.

__ADS_1


"Ya" balas Fiora tersenyum kecil menyambut uluran tangan Bernetza sekilas.


"Em apa kita bisa bicara berdua tuan Zemi, sebenarnya ada yang ingin saya sampaikan kepada anda mengenai proyek yang sedang saya tangani" ujar si Bernetza tanpa ragu-ragu dan Fiora hanya tersenyum miring melihat ekspresi nya.


'Dasar pelakor amatiran' batin Fiora santai karena dia tau Zemi tidak akan mau tanya pa diri nya.


"Maaf saya tidak bisa karena sudah saya bilang tadi,saya pria beristri dan beranak jadi jika ada yang ingin anda tanyakan atau bicarakan anda bisa menghubungi asisten saya di negara X permisi,ayo baby" kata Zemi tegas lalu pergi merangkul Fiora posesif meninggalkan Bernetza sendirian menatap kedua nya dengan tatapan cemburu dan kesal.


Zemi memilih untuk tak meladeni calon bibit pelakor berkedok tekan bisnis itu,dia tak mau merusak waktu bersama Fiora nya dia hanya mau diri nya dan Fiora tidak ada yang lain nya.


"Pelan-pelan baby nanti tersedak bagaimana?" tegur Zemi dengan lembut sambil melap bibir Fiora yang belepotan dengan saos pasta.

__ADS_1


"Aku sangat lapar honey,kau tak malu kan makan dengan wanita seperti ku?" ujar Fiora lalu bertanya pada Zemi.


"Hey apa yang kau katakan,tidak akan.untuk apa malu kau sangat cantik meski belepotan sekalipun bahkan tambah menggairahkan dan aku ingin segera pulang ke hotel untuk memakan mu menjadi makanan penutup ku" ujar Zemi dengan tatapan lapar ingin menerkam Fiora.


Fiora hanya geleng-geleng kepala nya melihat sifat mesum Zemi yang kian hari kian bertambah level nya,dia heran kenapa dulu Zemi sangat dingin dan tak tersentuh tapi sekarang dia sangat bucin dan mesum bahkan di setiap waktu.


"Sudah selesai?" tanya Zemi yang melihat sepiring pasta telah habis di lahap Fiora.


"Hm,sekarang aku kekenyangan oh my" balas Fiora yang kini menyandarkan punggungnya di sandaran sofa di ruangan itu.


"Hahaha baiklah tunggu di sini biar aku bayar dulu,mau titip sesuatu untuk nanti malam?" tanya Zemi biar sekalian saja.

__ADS_1


"Boleh juga,pesan makanan berat karena seperti nya aku butuh ekstra energi untuk melayani mu nanti malam dan makanan ringan juga minuman" balas Fiora sembari mengusap perut nya yang kekenyangan.


"Hahaha baiklah"


__ADS_2