
Lain hal nya dengan para pria yang telah selesai membelikan minuman untuk para kesayangan mereka.
Arick tengah panik karena sepulang dari stand minuman tak tau kenapa tiba-tiba Zemi di tusuk oleh seseorang yang sengaja ingin melukai Zemi..Arick menghubungi Zizi untuk mengabarkan bahwa Zemi mengalami penusukan saat akan kembali dari stand minuman.
Flashback.......
"Apa sudah semua?" tanya Zemi pada Arick.
"Sudah..ayo kembali nanti mereka malah jadi singa jika kita kelamaan" ajak Arick yang memang sudah selesai dengan pesanan nya.
"Hahhaa..untung mereka tidak mendengar mu kalau tidak sudah habis piton mu kurus kering" timpal Zemi terkekeh mendengar ucapan Arick.
"Hahaha" kedua nya tertawa dan berlalu dari stand minuman menuju tempat dimana para kesayangan tengah menunggu mereka.
Baru keluar dari area food court Zemi tak sengaja menabrak seseorang namun tak di sangka ternyata di perut nya sudah tertancap sebuah pisau..setelah orang itu berlalu,Zemi terjatuh dengan posisi berlutut sambil menahan pisau itu agar tak tertancap semakin dalam.
Arick yang melihat Zemi terjatuh menajdi bingung..dia berjongkok dan melihat tangan Zemi tak lagi memegang kantung minuman melainkan penuh darah dan segera Arick menangkap tubuh Zemi yang hampir limbung ke depan agar pisau itu tak menancap semakin dalam karena tekanan.
"Zemi..hey jangan bercanda sialan..bangun Zemi..bangun..Zemiiiii" ujar Arick panik karena Zemi tak sadarkan diri.
Orang-orang yang lewat membantu nya menelfon ambulan..sementara Arick menghubungi anak buah nya sebelum menghubungi Zizi..dia benar-benar panik saat ini karena dia tidak sempat mengejar bajingan yang sudah menusuk Zemi.
Flashback end...
Zizi dan Fiora yang tengah berbincang di kejutkan oleh suara ponsel Zizi..Zizi melihat si pemanggil dna mengangkat nya.
"Ya honey" jawab Zizi setelah menekan tombol hijau di layar ponsel nya.
".........."
__ADS_1
"A..APA.." Zizi terkejut mendengar ucapan Arick yang membuat nya benar-benar syok sambil menatap Fiora.
".........."
"I..iya..baiklah" jawab Zizi lemah.
Zizi memutuskan sambungan telefon dari Arick..dia menatap Fiora dengan air mata yang sudah menggenang y pelupuk nya..dia menatap Fiora dalam dan sangat dalam lalu sepersekian detik kemudian air mata itu tumpah dari pelupuk nya.
Fiora yang melihat Zizi menangis jadi bingung..dia bertanya pada Zizi namun Zizi hanya terisak tak mampu membuka mulut nya.
"Zi..kau kenapa..kenapa kau menangis?" tanya Fiora yang jadi bingung dengan Zizi.
"Hiks..hiks..ka Fio hiks..ka Zemi hiks" kata Zizi masih dengan Isakan kecil dari mulut nya.
"Zemi, kenapa jangan buat aku penasaran Zi?" tanya Fiora kini benar-benar penasaran.
"Dia hiks..dia di rumah sakit ka" jawab Zizi membuat Fiora menegang kaku tak sanggup menjawab ataupun merespon apapun di sekitar nya.
"J..jangan..jangan bercanda z..Zi" kata Fiora terbata.
"Kita ke rumah sakit ka..hiks..biar anak-anak dengan para bodyguard" kata Zizi mengajak Fiora ke rumah sakit dan memasrahkan anak-anak di bawa oleh para bodyguard.
Zizi dan Fiora bergegas menuju rumah sakit tempat dimana Arick membawa Zemi..sepanjang perjalanan,Fiora tampak terdiam dengan pikiran yang tak tentu..baru saja dia akan mengatakan 'IYA' pada Zemi namun keadaan sangat tidak mengijinkan nya.
Dalam hati Fiora terus berdoa semoga Zemi baik-baik saja karena dia tak sanggup lagi tanpa Zemi setelah beberapa bulan ini mereka jalani bersama..sampai lah di rumah sakit, Zizi bertanya pada pihak resepsionis dimana ruangan Zemi.
Setelah tau mereka bergegas menuju ruangan di mana Zemi di tangani.. Zizi melihat Arick yang tengah duduk di depan ruang operasi dengan kepala menunduk..dia memanggil suami nya itu.
"Honey" panggil Zizi membuat atensi Arick teralihkan dan melihat kehadiran istri nya.
__ADS_1
Zizi langsung memeluk Arick mengusap punggung pria tampan pujaan hati nya itu..Arick menumpahkan kesedihan nya lewat pelukan hangat istri tercinta nya..punggung Arick bergetar menandakan bahwa suami Zizi itu tengah menangis.
"Sudah jangan menangis.. bagaimana ka Zemi?" ujar Zizi menenangkan suami nya itu.
"Dia sedang di operasi honey..dia kehilangan banyai darah" kata Arick mengajak Zizi duduk serta Fiora.
Fiora hanya diam tak menanggapi apapun percakapan antara Zizi dan Arick..dia hanya menatap kosong ruangan di depan nya yang di mana di dalam sana ayah dari anak nya tengah berjuang untuk bertahan di meja operasi.
'Kau harus baik-baik saja Zemi..jika kau meninggalkan kami lihat saja aku akan membawa Zeifir pergi jauh dari mu dan tak kan ku kenalkan dia pada ayah seperti mu' batin Fiora menatap kosong ruang operasi di mana lampu nya masih menyala.
1 jam setelah nya pintu ruang operasi terbuka dan muncul lah seorang dokter yang menangani Zemi..dokter itu menghampiri mereka yang menunggu di depan ruang operasi.
"Dok.. bagaimana keadaan nya?" tanya Arick dengan tak sabaran.
"Keadaan pasien sudah tidak mengkhawatirkan seperti di awal anda membawa nya ke sini tuan..meski pasien mendapatkan penanganan namun kondisinya masih kritis,luka tusukan yang pasien alami lumayan dalam namun tidak sampai mengenai organ vital nya..kami sudah berusaha semampu kami dan sisa nya tergantung pada pasien sendiri..pasien masih harus menunggu sadar dan melewati masa kritis nya agar kami bisa tau keadaan lebih lanjutnya" jelas si dokter menjelaskan keadaan Zemi yang masih Kritis meski telah menjalani operasi.
"Baik lah dik terimakasih" balas Arick lalu membiarkan si dokter pergi.
#
#
Di tempat lain tampak seorang wanita tengah tertawa puas dengan hasil kerja orang suruhan nya..wanita itu sangat puas setelah orang suruhan nya berhasil menusuk seroang pria yang amat sangat dia inginkan sebelum penolakan dan rasa malu yang dia terima.
Kini rasa ingin memiliki itu bertukar menjadi rasa benci dan amarah atas kehidupan yang telah dia alami setelah pria itu menghancurkan semua rencana nya..anak yang dia lahirkan mengidap gagal jantung hingga tak mampu bertahan dan akhirnya pergi meninggalkan nya.
Begitu pun dengan ayah anak nya yang kini membuang nya karena dia tak lagi mampu memiliki anak setelah di angkat rahim nya karena terlalu banyak mengkonsumsi pil penunda kehamilan yang mengakibatkan rahim nya rusak.
"Hahahaha semoga kau mati saja hingga dendam ku terbalaskan..kau harus mati untuk menemani anak ku yang lebih dulu meninggalkan ku..hahaha" ujar nya sambil menenggak minuman setan yang dia simpan di apartemen nya.
__ADS_1
Wanita itu kini berubah menjadi wanita penuh dendam.. Erma,ya siapa lagi kalau bukan mantan sekretaris asisten Zemi..dia hancur karena diri nya sendiri namun otak nya malah menyalahkan orang lain.