CINTA FIORA

CINTA FIORA
Ep_31.. Kontraksi


__ADS_3

Tak terasa usia kandungan Fiora sudah memasuki bulan lahir nya..kemarin dia memeriksakan kandungan nya dan bertanya kapan hpl nya agar dia bisa bersiap-siap untuk menjalani prosesi persalinan.


Rubby selaku dokter kandungan pun selalu memperhatikan keadaan Fiora dan keponakan nya agar tak terjadi hal yang tak di inginkan..dia selalu over protektif terhadap kedua nya.


"Fio kamu ngapain hah.. berani-berani nya kamu ngelanggar kata-kata ku" geram Rubby menatap tajam Fiora yang saat ini ketahuan makan makanan pedas yang memang tidak di perbolehkan karena mengingat janin nya waktu itu pernah lemah di karena kan Fiora mengkonsumsi makanan pedas.


Fiora yang di omeli pun meletakkan kembali makanan yang baru dia makan 5 suap itu...dia tidak berani jika Rubby sang pawang tengah marah karena dia melanggar aturan..sungguh dia menyesal saat ini karena sudah membantah dan malah memakan apa yang di larang oleh Rubby selaku dokter kandungan pribadi nya.


Nyali nya menciut seketika saat Rubby sudah melotot ke arah nya.


"Maaf" cicit nya pelan sambil menggulung-gulung ujung baju nya.


Rubby diam tak bergeming..dia masih menatap tajam Fiora yang menurut nya kini semakin bertambah imut..astaga pertahankan image mu Rubby.. sekali-kali bumil ini harus di kasih pelajaran biar tau rasa.


"Rubby maaf" Fiora mendekati Rubby dan menggoyangkan lengan Rubby juga menatap nya dengan sejuta mata kucing yang berkilau- kilau.


"Siapa yang menyuruh mu makan itu?" tanya Rubby datar menatap tajam Fiora yang membuat Fiora menengguk Saliva nya dengan susah payah.


"Maaf..aku..em baby yang pengin" kata Fiora masih berkilah dan menyalahkan anak nya yang ingin makan yang pedas-pedas.


"Sshh kau ini masih bisa menyalahkan keponakan ku hah..minta ku kirim ke kembali ke sana apa bagaimana hah..sudah berapa kali aku katakan jangan makan pedas Fiora..kau ingat bukan karena kau makan pedas kandungan mu melemah waktu itu..apa kau mau terjadi sesuatu pada anak mu Fio..kau tak menyayangi nya?" tanya Rubby dengan nada serius karena dia harus tegas pada Fiora.


"Maaf hiks..aku janji nggak akan ulangi lagi hiks" kata Fiora menahan tangis nya namun tidak bisa dan akhir nya pecah juga.

__ADS_1


"Hufttt baik lah aku maafkan..ingat Fio sekali lagi kamu membantah aturan yang udah aku kasih buat kebaikan kamu maka aku menyerah..aku nggak akan lagi ikut campur urusan kamu" kata Rubby tegas tanpa belas kasih agar Fiora jera.


"Iya..hiks..iya aku janji hiks.. hiks" janji Fiora lalu kedua nya berpelukan dengan Fiora yang menangis kencang karena merasa habis di marahi oleh ibu nya.


"Jangan menangis..maaf jika aku terlalu keras tapi aku hanya ingin kamu tidak kenapa-kenapa Fio.. Aku menyayangimu layak nya adik ku sendiri dan dia adalah keponakan ku.. Aku hanya ingin yang terbaik untuk kalian" kata Rubby menepuk-nepuk punggung Fiora yang naik turun karena sesenggukan.


#


#


"Minggu depan kamu di perkirakan bakal lahiran..kamu yakin mau normal aja?" kata Rubby yang saat ini mereka tengah berada di rumah karena hari ini adalah hari minggu.


"Iya aku mau melahirkan secara normal..meski sama saja tapi selagi aku sanggup dan bisa melahirkan normal anak ku ke dunia ini,maka aku akan mencoba berjuang untuk melahirkan nya.. Aku mengingat saat aku menemani Zizi gadis yang telah ku anggap adikku melahirkan di rumah sakit saat itu tanpa ada nya suami.. Aku melihat pengorbanan seorang ibu demi melahirkan anak nya dan bertaruh nyawa untuk membawa anak nya ke dunia ini..dari situ lah aku berkeinginan untuk melahirkan secara normal jika kelak aku hamil dan juga ingin di temani suami ku tapi aku kan sudah jadi janda hahah miris sekali sih" kata Fiora mencurahkan keinginan nya sejak dulu yang ingin melahirkan secara normal di saat dia menemani Zizi melahirkan.


"Baik lah aku akan ada di sana untuk menangani mu dan membantu mu melahirkan" kata Rubby memeluk Fiora.


"Sudah siap semua nya..kemarin aku dan si gorden sudah berbelanja pakaian bayi..kau hanya perlu menyiapkan diri mu dan mental agar kau siap..oh ya perbanyak untuk melakukan senam ibu hamil dan berjalan-jalan di halaman rumah agar memudahkan untuk mu melakukan persalinan" saran Rubby pada Fiora yang kini tampak mencebik karena tidak bisa keluar rumah.


Rubby hanya tersenyum geli melihat wajah kesal Fiora..hari minggu itu mereka habiskan untuk bersantai di rumah..tidak ada pengganggu karena biasa nya Gordon lah yang selalu setia mengganggu kedua wanita itu.


Keesokan pagi nya tepat pukul 4 pagi,Fiora terbangun karena merasakan perut nya melilit seperti mau bab namun lebih mulas dari itu.. dia bangun dan berjalan menuju kamar Rubby dan mengetuk pintu nya.


Tok....

__ADS_1


Tok.....


Tok.....


"Rubby ssshhh" panggil Fiora mendesis karena perut nya mengalami kontraksi lagi.


Ceklek.....


"Kau kenapa?" tanya Rubby yang melihat Fiora berkeringat dingin.


"Aku ssshhh seperti nya aku ssshh mau melahirkan aarhhh" kata Fiora jujur membuat Rubby kelabakan.


"Astaga..kau berjalan kesana kemari dulu sementara aku mengambilkan perlengkapan nya..tunggu sebentar" saran Rubby lalu dengan segera berlari menuju kamar Fiora untuk mengambil perlengkapan bayi yang telah mereka kemas kemarin.


Sementara Fiora dia terus berjalan kesana kemari sesuai arahan Rubby..dia juga sudah menelfon Gordon sebelum mengetuk pintu kamar Rubby.


Gordon ingin menemani Fiora melahirkan..kapan pun waktu nya dia akan selalu siap di hubungi dan akan langsung melesat menunju ke rumah Fiora.


Benar saja tidak lama setelah Rubby masuk kedalam kamar nya Gordon datang dengan masih memakai piyama tidur nya dan jangan lupakan sandal rumah nya yang mungkin tidak sempat dia ganti saking paniknya.


"Fio..oh astaga apa sudah mau lahir..apa kau kesakitan..aku bisa membantu apa?" tanya Gordon yang sudah masuk kedalam rumah dan dia juga memiliki kunci cadangan rumah Rubby untuk sekedar berjaga-jaga saja.


"Aku masih kuat..sakit nya hanya hilang timbul tidak apa-apa ssshh" lagi dan lagi Fiora mendesis entah sudah keberadaan kali nya.

__ADS_1


Gordon dengan sigap memegang tangan Fiora dan membantu nya untuk berjalan sebentar sambil menunggu Rubby..Gordon memilih membawa Fiora ke bawah dengan menggendong nya karena dia tak kuasa melihat Fiora kesakitan.


"Kau pasti bisa Fio..kau kuat anak mu akan bangga pada mu karena memiliki ibu seperti mu" kata Gordon menyemangati Fiora.


__ADS_2