CINTA FIORA

CINTA FIORA
Ep_59..Ke Perusahaan


__ADS_3

Sementara itu Fiora sudah berada di jalan dan hampir sampai di perusahaan Zemi,dia bersama putra tampan nya yaitu Zeifir kedua nya tampak sangat serasi dan juga tampak seperti keluarga bahagia.


Tak berapa lama kemudian mereka telah sampai di perusahaan Zemi.Fiora turun dengan menggandeng tangan Zeifir yang sedari tadi sudah ingin berjalan-jalan sendiri.


"Dididi" ucap Zeifir membuat Fiora tersenyum gemas.


"Iya kita ke tempat Daddy,sabar ya ayo jalan lagi" balas Fiora lalu melepas tangan Zeifir yang sudah tidak mau di pegang lagi.


"Sayang jangan lari-lari nanti jatuh" ujar Fiora lembut sambil mengejar langkah kecil Zeifir yang seperti terlihat bahagia.


Zeifir sampai di depan meja resepsionis dan membuat kedua resepsionis itu menatap gemas pada Zeifir karena mata bulat indah nya begitu mempesona mereka.di tambah pipi bakpao nya yang sangat ingin mereka cubit dan ciumi.


"Dididi" ucap Zeifir sambil berjinjit dan membuat kedua resepsionis itu keluar dari balik meja dan menghampiri Zeifir.

__ADS_1


"Hey sayang kamu cari Daddy mu ya,Daddy mu ada di atas di ruangan nya nanti kamu sama mommy mu ya ke sana.uhhh kamu sangat menggemaskan" ujar salah satu resepsionis itu sambil tersenyum gemas pada Zeifir.


"Selamat datang nyonya,tuan sudah menunggu di atas" sapa kedua resepsionis itu yang sudah tau siapa Fiora dan Zeifir.


"Terimakasih ya,kalau begitu kami permisi dulu ayo nak kita ke tempat Daddy" pamit Fiora lalu menggandeng tangan Zeifir.


"Baik nyonya" balas kedua resepsionis itu sambil kembali ke tempat mereka.


#


"Lancang sekali kau membuang gaun yang ada di ruangan ku hah,siapa yang memberi mu wewenang untuk melakukan nya dan kau pikir siapa kau hingga bisa seenak nya membuang barang seenak nya yang ada di ruangan ku.kau tau itu baju siapa,itu baju istriku dan kau dengan lancang nya malah membuang baju itu di tempat sampah lalu entah sekarang ada di dimana baju itu.Dan lebih parah nya lagi kau malah tidur di atas ranjang milikku tanpa permisi dulu,apa kau tidak pernah berkaca sebelum terbangun dari tidur mu hah.aku benar-benar ingin mencabik-cabik mu dengan pisau kesayangan ku" ujar Zemi dengan marah menatap nyalang pada sekertaris asisten nya yang kini tampak ketakutan setelah mendengar suara marah nya.


"Ma..maafkan saya tuan,sa..saya tidak sengaja saya pikir itu gaun yang sudah tidak terpakai jadi saya berinisiatif untuk membuang nya dan karena saya terlalu lelah jadi saya merebahkan tubuh saya di atas ranjang milik tuan.sungguh saya tidak bermaksud apa-apa tuan dan saya menyesal maafkan saya" jelas si sekertaris asisten Zemi dengan wajah yang kian memucat.

__ADS_1


Zemi tidak percaya dengan apa yang wanita tidak tau diri itu katakan,dia tau sejak awal masuk ke dalam perusahaan ini wanita itu selalu saja mencari perhatian nya bahkan terkesan menggoda nya dengan pakaian kurang bahan nya itu tapi Zemi bukan lah pria murahan yang akan dengan mudah nya tergoda.


"Kau ku pecat dan jangan harap kau bisa di terima di perusahaan manapun karena aku akan membuat nama mu jelek,anggap ini sebagai balasan atas tindakan mu itu sekarang pergi dari ruangan ku" kata Zemi dengan dingin dan juga tatapan datar nya.


"Tu..tuan ampun tuan maafkan saya,saya mengaku salah tapi saya melakukan itu untuk bisa lebih dekat dengan tuan saya menyukai tuan sejak pertama kali melihat tuan,tolong tuan jangan membuat saya menjauh dari anda saya mohon saya benar-benar mencintai tuan" ujar si wanita itu dengan tidak tau malu nya.


Di saat yang bersamaan juga tampak Fiora masuk kedalam ruangan Zemi dengan tatapan datar nya menatap ke arah wanita yang saat ini sedang terpaku di depan meja Zemi,dia melepaskan tangan Zeifir yang sejak tadi sudah tidak sabar untuk segera melihat dan memeluk sang ayah.


"Dididi" sapa Zeifir lalu berjalan dengan cepat menuju Zemi namun belum sempat Zeifir sampai di dekat Zemi rupa nya wanita yang sejak tadi masih di ruangan Zemi itu malah menarik tangan Zeifir hingga Zeifir terjatuh lalu dia gendong dan dia jadikan sandra untuk mengancam Zemi.


"APA YANG KAU LAKUKAN HAHHH?" bentak Zemi menatap tajam pada wanita itu dengan Zeifir yang masih menangis mungkin karena sakit di tangan nya.


Sementara Fiora,dia seperti orang kesetanan menatap tajam ke arah wanita itu lalu dengan cepat Fiora memukulkan vas bunga yang ada di meja depan sofa di ruangan Zemi ke kepala wanita itu.

__ADS_1


"Arghhhhhh"


"Zeifirrrrrr"


__ADS_2