CINTA FIORA

CINTA FIORA
Ep_29..Talak


__ADS_3

Suasana kamar rawat di mana Fiora tengah duduk di atas ranjang pasien dengan wajah sembab penuh luka tersirat dari tatapan mata nya..di samping nya tampak sang sahabat Rubby menatap sendu sahabat nya yang tampak lebih sakit setelah kata keramat yang pria itu ucapkan pada sahabat nya.


Dia menjadi saksi saat-saat di mana Fiora,sahabat nya di talak oleh Zemi yang saat itu masih suami sahabat nya..dia ikut merasakan kesakitan sang sahabat hanya dengan melihat ekspresi wajah sendu penuh luka nya.


"Fio..you ok..apa kau menyesali keputusan mu,kau masih bisa mengatakan kebenaran nya Fio" kata Rubby berusaha membuat sahabat nya tersenyum dan berubah pikiran lagi untuk mengatakan kebenaran.


"No..ini yang terbaik..kapan kita kan pergi..aku tak mau berlama-lama" tolak Fiora tegas dan bertanya dengan tenang kepergian mereka.


"You sure?" tanya Rubby memastikan kembali keputusan Fiora.


"Ya.. Aku sangat yakin..jadi kapan, bila perlu nanti malam atau sekarang karena aku ingin lebih cepat melupakan semua nya dan fokus kebahagiaan yang akan membuat hidup ku jauh lebih baik" kata Fiora sangat yakin tampak dari mata nya yang penuh keyakinan untuk melangkah menuju masa depan yang cerah.


"Hufttt..baik lah..kita berangkat besok dan untuk sekarang lebih baik kau ikut aku ke apartemen ku saja,tapi maaf apartemen ku sangat sederhana dan hanya ada dua kamar karena aku memilih untuk mandiri" kata Rubby memeluk sahabatnya.


"It's ok..aku malah jadi merepotkan mu..sorry Rubby aku pasti membuat masalah untuk mu kan..maafkan aku" kata Fiora menyesal melibatkan Rubby dalam masalah nya.


"No..kau tidak bersalah..ini sudah jadi jalan takdir ku..lagian aku memang akan pindah dari rumah sakit ini..surat pengunduran diri ku besok sudah sampai di tangan direktur jadi hari ini adalah hari terkahir ku bekerja dan bukan karena suami mu yang membuat ku di pecat" kata Rubby tersenyum menjelaskan bahwa dia memang sudah mengundurkan diri jauh hari sebelum kejadian ini terjadi.


"Ralat,mantan suami" kata Fiora datar tak suka dengan kata-kata Rubby yang masih menyebut Zemi suami nya.


"Hahaha astaga baik lah..ayo kita pulang aku juga sudah membereskan semua barang-barang ku" ajak Rubby menggandeng tangan Fiora meninggalkan ruangan nya.


Fiora dan Rubby keluar dari ruangan itu menuju tempat parkir..Fiora sudah menjual mobil nya karena tak mau meninggalkan jejak jika suatu saat nanti dia akan kembali..untuk butik dia percaya pada Fanella karena dia rekomendasi dari tuan Jarred.


Fiora pergi tanpa pamit pada siapapun termasuk Zizi..dia menjual ponsel nya dan membeli ponsel yang baru dengan kartu SIM yang baru juga..dia sudah memberitahu pada Fanella bahwa dia harus pergi entah sampai kapan dan dia mempercayakan butik pada Fanella.

__ADS_1


Fanella sangat sedih mendengar Fiora akan pergi tapi dia tidak bisa mencegah atau melarang jika itu demi kebaikan bos nya..dia hanya berharap semoga kelak dia bisa bertemu kembali dengan bos nya.


Sampai di apartemen Rubby..kedua nya melangkah menuju pintu lift..mereka menunggu sambil membahas mengenai rekening milik Fiora yang akan dia alihkan sementara pada Rubby selama dia belum memiliki akun lain..mau tidak mau Rubby membantu Fiora membuatkan akun baru untuk nya dengan sedikit menyogok agar bisa di rahasiakan.


Rubby memiliki teman di salah satu bank ternama di sana..dia memohon agar teman nya itu mau membantu nya demi kebaikan bersama.. sebenar nya yang dia lakukan ini salah karena termasuk melanggar hukum..tapi apa boleh buat demi Fiora dia bahkan rela melakukan hal bodoh itu.


Mereka sampai di depan pintu apartemen milik Rubby..Rubby membuka pintu nya dan menyuruh Fiora masuk ke dalam..dia menutup pintu setelah di rasa aman dari bahaya..mereka duduk sebentar di sofa untuk memulihkan tenaga.


"You ok..apa perut mu sakit?" tanya Rubby memastikan keadaan Fiora.


"I'm ok..don't worry" jawab Fiora singkat dengan wajah sendu.


"Istirahat lah di kamar itu..aku ada di kamar sebelah mu..tenangkan pikiran mu aku sudah memesan tiket ke negara Z pukul 5 pagi untuk menghindari mantan suamimu" kata Rubby menatap Fiora dan menjelaskan bahwa mereka akan berangkat pagi sekali demi menghindari Zemi.


Sampai di kamar Fiora segera menjatuhkan diri di ranjang..dia terduduk dengan sesak menghimpit dada nya..dia teringat dengan kejadian tadi sebelum mereka pergi dari rumah sakit.


#Flashback........


Fiora kembali teringat dimana Zemi dengan membabi buta menyebut nya sebagai pembunuh janin mereka..dia ingat bahkan Zemi bersumpah akan membuat nya menderita sampai mati.


"KAU PEMBUNUH FIO..PEMBUNUHHHHH"


"Mulai detik ini juga aku talak kau..kau bukan lah lagi istriku..kita bercerai"


Itu lah kata-kata yang teramat menusuk relung hati nya..dia tak bisa menghilangkan kata-kata keramat itu dari benak dan pikiran nya..dia hanya tersenyum saat Zemi mengatakan itu dan dia sengaja memancing kemarahan Zemi agar segera mengurus surat cerai mereka.

__ADS_1


"Segera urus surat cerai kita.. Aku ingin bebas dari mu seperti aku bebas dari hasil kebejatan mu" kata Fiora saat itu yang benar-benar membuat Zemi meradang.


"Kau jahat Fio..kau tega menggugurkan janin yang tak bersalah"


"Jika kau memang membenci ku tidak apa-apa tapi jangan kau bunuh anak ku Fiora hiks..dia tidak bersalah..di sini aku yang salah..aku yang telah membuat mu membenci ku tapi jangan membunuh nya"


"Kau memang tak memiliki hati Fiora..kau sangat keji dengan menghilangkan nyawa yang tak bersalah hanya karena kau membenciku..atau kau memang ada main gila dengan pria di club waktu itu hahaha.. ternyata kau murahan juga..pembunuh seperti mu pantas menderita"


"Kau pembunuhu Fiora pembunuhhhh.. arghhhhhh"


"Aku bersumpah aku akan membuat hidup mu menderita lebih dari yang ku rasakan..aku membenci wanita seperti mu..dasar pembunuh"


"Pembunuh arghhhhhh"


"Terimakasih" kata Fiora menjawab semua cacian yang Zemi lontarkan.


Setelah nya Zemi meninggalkan kamar rawat itu dengan wajah yang sangat kacau..tak ada yang tau kemana perginya Zemi dan entah apa yang dia lakukan.


Setelah kepergian Zemi..Fiora menangis tersedu-sedu sambil memegangi dada nya yang terasa nyeri dan sesak hanya sekedar untuk bernafas..dia sangat sakit melihat wajah kecewa Zemi.


Biarlah dia di anggap pembunuh asalkan dia bisa lepas dari jerat pernikahan mereka..dia tidak masalah di anggap apapun oleh Zemi..setelah nya Fiora di tenangkan oleh Rubby yang selalu sigap membantu nya.


Tanpa mereka tau ternyata Zemi juga mengancam pihak rumah sakit untuk memecat Rubby karena sudah membantu nya menggugurkan kandungan Fiora..Rubby hanya tersenyum menanggapi hal itu karena dia sudah jauh hari berniat mengundurkan diri dari rumah sakit itu.


Flashback end.

__ADS_1


__ADS_2