
"Puas kamu bajingan..puas hah..selamat kau berhasil membuat ku masuk dalam perangkap mu..aku semakin membenci mu Zemi" kata Fiora lalu pergi ke kamar nya.
Sementara itu Zemi hanya diam sambil menahan sesak setelah mendengar kata-kata Fiora.. Jack dan ibu nya pun masih sangat kecewa dengan kelakuan kedua manusia itu.
Sebenar nya ibu Jack bisa membaca situasi kedua nya tapi alangkah lebih baik nya lagi jika mereka memang di haruskan untuk menikah agar tidak ada komentar negatif kedepan nya..dia hanya bisa berharap semoga kedua nya bisa menjadi pasangan seperti pada umum nya..
"Sebaik nya kau pulang dulu nak Zemi..urus semua surat-surat yang kau butuhkan untuk melakukan pernikahan kalian besok..kalian akan menikah di catatan sipil dulu asalkan sudah sah dan jika nanti Zizi juga keluarga nya kembali baru lah kalian mengadakan resepsi agar tak ada kabar buruk mengenai kalian" kata ibu Jack memberikan saran pada Zemi masih dengan wajah kecewa nya.
Sementara itu Jack hanya diam menjadi penonton sejak tadi..dia bisa membaca situasi yang ada tapi dia tidak bisa membuktikan secara nyata bahwa kedua nya tidak melakukan apapun karena kondisi kedua nya saat di pergoki ibu nya memang setengah telanjang dia pun hanya melihat sekilas Zemi yang tak mengenakan atasan sedangkan Fiora,dia melihat bahu pollos Fiora yang semakin menambah kuat dugaan nya.
Zemi memilih pulang lebih dulu ke rumah nya..dia tak mau semakin menambah masalah..setidak nya dia dan Fiora akan menikah dan bersatu meski sekarang Fiora membenci nya tapi tidak apa-apa dia akan berusaha lebih keras lagi untuk membuat Fiora kembali luluh.
Sampai di rumah Zemi merebahkan tubuh nya di ranjang kamar nya yang menghadap kamar Fiora..dia duduk dan memandangi jendela kamar Fiora dengan perasaan yang tak menentu..dia memang ingin bersama Fiora tapi rupa nya cara yang dia lakukan salah dan malah semakin membuat Fiora membenci nya.
__ADS_1
"Huftt tidak apa-apa, perlahan aku akan membuat hati mu terbuka lagi agar bisa menerima ku kembali..maafkan aku Fio" gumam nya masih menatap jendela kamar Fiora dari kamar nya.
Fiora sejak tadi menangis dan menertawakan diri nya sendiri yang dengan bodoh nya bisa masuk kedalam jerat permainan Zemi..dia sungguh merutuki diri nya yang tak bisa mengingat apapun.
Yang dia ingat adalah saat dia di buat tak sadarkan diri oleh pria bajingan itu dan seterus nya dia tidak tau apa yang terjadi setelah nya..dia hanya heran kenapa dia bisa bersama Zemi dalam satu kamar..apa ini rencana Zemi atau karena kebodohan nya.
"Jika takdirku memang bersama nya maka aku terima..jangan harap lebih dari pernikahan ini Fio..jika nanti wanita nya kembali lagi maka kau harus sadar diri" kata Fiora meratapi nasib nya yang harus menikah dengan pria pujaan nya namun ternyata sudah memiliki wanita pujaan lain.
Fiora kini hanya bisa menegarkan hati nya agar tak lagi kembali merasakan sakit saat wanita yang Zemi tunggu kembali..mungkin sekarang mereka sedang break karena suatu hal dan dia tak mau kembali menjadi orang yang menyedihkan.
#
#
__ADS_1
"Apa yang mommy katakan..jangan aneh-aneh..mommy akan tetap awet muda 100 tahun kedepan bahkan selama nya" kata Fiora membalas pelukan hangat ibu Jack yang telah memberi nya kehangatan seorang ibu yang telah lama dia rindukan.
"Jadi lah istri yang baik nak..turuti dan patuhi perintah suami mu..tunjukan bahwa mommy mengajarkan hal baik pada mu..ingat kau sudah memiliki suami jadi kau harus bisa menjaga diri karena kau sekarang adalah tanggung jawab suami mu bukan tanggung jawab mommy dan Jack lagi..kau mau kan membuat mommy bangga akan didikan yang mommy berikan pada mu?" kaya ibu Jack memberikan sedikit nasihat pada Fiora agar menjadi istri yang baik bagi suami.
"Iya mom" jawab Fiora patuh.
Di sepanjang perjalanan menuju suatu rumah yang Zemi beli sebulan yang lalu untuk menyembunyikan rumah nya yang ada di dekat rumah Fiora.
Mereka hanya diam tanpa kata..Fiora masih dengan gaun pengantin nya dan Zemi juga masih dengan jas nya..Fiora hanya diam tak mau berkata apapun sebelum sampai di rumah Zemi.
Sesampai nya di rumah Zemi Fiora keluar dan mengambil koper nya sendiri tanpa mau di bantu oleh Zemi..Zemi hanya menghela nafas nya pelan karena sikap Fiora sangat dingin pada nya..tidak apa-apa ini juga karena ulah nya.
"Dimana kamarku?" tanya Fiora tanpa basa basi.
__ADS_1
"Kamar kita sayang" jawab Zemi mengoreksi kata-kata Fiora.
"Jangan pernah memanggil ku dengan sebutan menjijikkan itu..ah satu lagi jangan berharap apapun dari pernikahan hambar ini karena aku tak mau menjalani nya dengan setulus hati..aku membenci semua yang berkaitan dengan mu..dan aku sangat membenci mu Zemi" kata Fiora pedas dan menusuk hati Zemi dengan suara dingin nya.